Tampilkan postingan dengan label Ayam Goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam Goreng. Tampilkan semua postingan

Minggu, Mei 22, 2011

Ayam Bakar Bumbu Rujak Bintara

Gurihnya Kelezatan Segar Ayam Bumbu Rujak
INI DIA RUJAK AYAM PERTAMA DI INDONESIA

Bekasi - kulinerkuliner.com
Banyak sudah dijumpai menu masakan yang mengkombinasi antara gurihnya kelezatan daging dengan segar berkhasiatnya buah-buahan. Tapi pernahkah Anda mencicipi Rujak Ayam yang sebetulnya adalah masakan asli orang Indonesia?

Nah bagaimana menu ini bisa kita nikmati. Kok sepertinya sudah akrab di lidah orang Indonesia... Tapi kayaknya cuma di tempat ini orang benar-benar bisa menikmati Rujak Ayam yang begitu menggelitik lidah!


Beruntung petualangan kuliner kali ini karena saya menemukan warung makan yang konsepnya memang bukan sekadar tampil beda dalam sajian menunya melainkan juga membuka peluang buat siapa saja untuk bisa membuka usaha yang serupa.

Nama usaha inipun lumayan unik didengar, yakni Kiswah Kuliner. Saat kuliner menanyakan apa arti nama kiswa, sang pemilik, ustadz Edi menjelaskan "Kiswah itu artinya kain penutup Ka'bah". Mendengar jawaban sederhananya rasa tertarik kami semakin besar dengan usaha yang rencananya akan dibuat serupa waralaba ini dengan merk Ayam Bakar bumbu Rujak. Hmmmm kayaknya maknyus neh?


Sekarang coba kita jelajahi apa keistimewaan dari ayam bakar berbumbu rujak ini? Kalau mendengar proses pembuatannya, maka tak heran, pada awalnya saat potongan ayam yang ukuran lumayan besar itu direndam dan diungkeb dengan bumbu rujak. Kemudian setelah setengah matang tersaji, potongan dada atau paha atas dan bawah ayam siap untuk dibakar dan disajikan kepada pelanggan.

Melihat mungkin lebih baik daripada membaca tulisan ini. Makanya sebaiknya Anda segera meluncur ke jalan raya Bintara dan cari tempat makan sederhana Ayam Bakar Bumbu Rujak yang tak jauh tepat berada di depan sebuah warnet.

Pak Edi sang pemilik sengaja membuka usaha ayam bakar dengan bumbu rujak, mengingat sepanjang jalur jalan raya BIntara memang belum ada sajian serupa. Apalagi ternyata setelah buka beberapa bulan respon pelanggan dan pengunjung pun lumayan tinggi. Hmmm pasti ada yang lezat dan nikmat sehingga tak sedikit pelanggan ulang yang datang kembali.

Gurihnya daging ayam bakarnya lumayan empuk dan bau serta sensasi gosongnya begitu pas bercampur bumbu rujak. Wah kalau yang kayak gini seh makan setiap hari juga mau. Apalagi harganya pun relatif terjangkau Gan! Bumbu rujak yang meresap ke daging ayam inilah yang diperkuat dengan sambal mangga dan sambel dadak merah atau bisa juga kita minta sambal ijo. Hmmm mantap.

Untuk jeroan goreng dengan bumbu sambal mangga kayaknya nampol banget. Sepotong kepala bebek atau ayam goreng cuma dihargai 2000 perak. sedangkan jeroan hati ampela goreng dibandrol 5000 perak, untuk jeroan bebek dipatok 6000 perak dan ayam bakar cuma 9000 perak sedangkan potongan bebek bakar bumbu rujak dihargai 12.000 perak. Waduh gimana nggak puas. Harganya segitu murahnya, ukuran porsinya segini gedenya (sambil ngepel neh). Hehehehe... tertarik mau coba?

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Sebelum lebih jauh membahas tentang rasa unik nan lezat dari Rujak Ayam, baiknya kita lihat resep masakan ini terlebih dahulu ya.(diambil dari sumber : dapoerkami.com)


RESEP AYAM BUMBU RUJAK

peralatan yg diperlukan:
pinggan tahan panas, alasi kertas roti, semprot permukaannya dgn cooking oil spray.
bahan:
ayam, potong2 sesuai selera »saya pakai sayap ayam, buang ujungnya, bubuhi garam dan beri perasan air jeruk, aduk rata, sisihkan.
santan
campuran minyak dan margarin tuk menumis
bumbu dihaluskan:
cabe merah
bawang merah & bawang putih
terasi, sangrai
kemiri, sangrai
jahe & kunyit 
gula merah & garam
bumbu lainnya:
serai, ikat & memarkan bagian putihnya
lengkuas, memarkan
daun salam
air asem jawa
cara membuat:
panaskan minyak, masukan bumbu yang telah dihaluskan, serai, lengkuas dan daun salam, bilas cobekan dgn sedikit air, tuang kedalam wajan, aduk rata, tumis hingga bumbu harum, masukan ayam, aduk hingga ayam dan bumbu tercampur rata, lanjutkan menumis hingga ayam berubah warnanya, masukan santan dan air asem jawa, aduk rata & didihkan, kecilkan api, lanjutkan memasak sambil sesekali diaduk hingga santan mengeluarkan minyak.
panaskan oven pada suhu 250oC, pilih fungsi grilled.
atur ayam dalam pinggan tahan panas. panggang kedua sisi ayam hingga agak kegosong2an.  selama proses pemanggangan oles2i ayam dgn sisa bumbu.

Rabu, April 20, 2011

Ayam Bakar Barokah Durenjaya

Dada Ayam Bakarnya Sebesar Milik Melinda Dee
Hebohnya Es Kelapa Bundar Inong Melinda

Ibu Rofiah sedang memanggang
Bekasi - bukankelanakuliner.com
Makanan populer ayam bakar memang sudah demikian melidah bagi kaum urban. Apaan lagi tuh "melidah"? Maksudnya adalah, sudah demikian akrabnya di lidah banyak orang khususnya mereka yang terlalu sibuk untuk bisa memasak sendiri. Khusus di kawasan Bekasi Timur, ada satu tempat warung kaki lima yang begitu populer sehingga bisa kita temui dengan mudah di internet, yakni Ayam Bakar Barokah Durenjaya.

Pengguna setia kecap Bango dari thn 2004
Ayam Bakar Barokah yang dikelola seorang wanita cantik, Ibu Rofiah ini memang terkenal murah dan selalu diramaikan pengunjung setiap harinya.

Sehingga ketika liputan ini berlangsung saja, tak ada hentinya pelanggan yang datang berkunjung untuk membeli dan membawa pulang. Sehingga wawancara yang berlangsung satu jam lebih itu, hanya menyaksikan ibu Rofiah melayani setiap pelanggannya. Aduh rame banget nih bu! Ini berarti ayam bakarnya sudah begitu diterima oleh para pelanggannya.


"Saya sudah 7 tahun lebih berdagang ayam bakar Mas!" ungkap bu Rofiah yang akrab dipanggil Mama Viki ini kepada kulinerkuliner.com. Selama tujuh tahun itu, wanita beranak tiga ini sudah 3 kali berpindah tempat di kawasan jalur jalan baru underpass Durenjaya. Karena berpindah-pindah tempatnya tak jauh dari kawasan tersebut, Ayam Bakar Barokah tidak kehilangan pengunjung yang sudah banyak jadi pelanggan tetap.

Rasanya ayam bakar buatan wanita yang mengaku mendapatkan rahasia resep dari keluarga ini, memang tak beda jauh dengan ayam bakar lainnya. Tapi mungkin keberkahannya yang membuat ayam bakar ini terkenal dan laris setiap harinya. Bayangkan saja, sedikitnya 35 ekor ayam habis laku terjual, dimana harga satu ekor ayam bakar cuma dihargai Rp 35.000,- Sedangkan untuk potongan, ayam bakar bagian dada dihargai Rp 9.500,- per potong dan bagian paha dihargai Rp 8.500 per potong. Harga yang ekonomis, bukan?

Layanan menyenangkan, rahasianya
Yang lebih utama adalah penamaan barokahnya. Hal ini karena Ibu Rofiah membeli sendiri ayam negerinya dari pasar tradisional di Bekasi. "Saya ingin ayam yang saya olah itu langsung dipotong di hadapan sehingga, sehingga terjamin keberkahannya." ujarnya ketika ditanya mengapa ia lebih memilih beli sendiri daripada membeli dari supplier ayam. "Dan lagi kan yang saya jual kan makanan yang akan dinikmati oleh banyak orang," imbuhnya tersebyum. Di samping itu dirinya mengaku jauh lebih hemat dan bisa mengetahui kesehatan si ayam saat sebelum dipotong dengan syariat Islam, sehingga dia yakin bisa membawa barokah seperti nama warung sederhananya.

Hanya dibumbui Kecap Bango dan jeruk
"Saya juga melayani pesanan paket dengan nasi kotak Mas," imbuh Mama Viki yang jarang kelihatan lelah malayani pelanggan ini. Untuk paket nasi kotak, Mama Viki mematok harga hanya Rp 12,500 untuk sepotong ayam bakar plus lalapan dan nasi putih. Sedangkan paket komplit Nasi Kotak Ayam Bakar, hanya dibandrol Rp 17.000,- per box, yang terdiri dari sepotong ayam bakar, nasi, alapan, tahu tempe, buah dan aqua cup. Hmmmm murah meriah kan... Anda tertarik untuk pesan antar?

Paket Komplitnya bikin puas pelanggan
Untuk pesan antar, Mama Viki menyanggupi hingga ratusan box bahkan ribuan box ayam bakar bisa dikerjakannya dalam hitungan hari. Asal pemesanan dilakukan dengan pembayaran DP 50 persen 2 hari sebelum pengiriman untuk order di atas 500 box. "Kalau masih di bawah 500 box, saya sanggup mengerjakan di bawah 2 hari," pungkas wanita berdarah Jawa ini.

Pemesanan bisa dilakukan melalui ketik SMS "ORDER AYAM BAKAR" spasi "(jumlah order)" spasi "(hari/tgl pengiriman)" spasi "(tujuan)" ke nomor 081.385.386.583

Sidik Rizal - bekasi-online.com


Selasa, Desember 07, 2010

Nasi Uduk Ayam Goreng PAK UBUNG Bekasi

Menu Masakan Anak Betawi Asli Tangkiwood
MELANJUTKAN USAHA ORANG TUA "NASI UDUK PAK TATA"

RM Pak Ubung buka hingga jam 11 malam
Jl Kartini Bekasi - bukankelanakuliner.com
Sebuah usaha yang mumpuni terkadang memang lahir dari ketekunan yang panjang. Taruhlah seorang anak yang mengalami dan melihat langsung usaha dagang orang tuanya hingga dewasa. Hal itu pulalah yang membuat motivasi kuat untuk melanjutkan usaha orang tuanya. Nasi Uduk Ayam Goreng Pak Ubung adalah salah satu pengusaha yang mewarisi usaha orang tua dengan membangun merk dagang sendiri dan mencari modal sendiri tanpa mengandalkan warisan orang tua. Sebuah semangat dan kecintaan yang luar biasa.



Ruang lega kapasitas 36 kursi
Pak Ubung yang bernama lengkap Slamet Imam Riadi sebenarnya dulu memiliki nama asli Subur. Sebagai anak Betawi kelahiran Jakarta ini, ia lalui masa kecilnya di bilangan Tangkiwood. Saat itu Tangkiwood memang banyak sekali warga etnis Cina.

Sehingga Subur kecil sering sekali dipanggil teman dan tetangganya dalam lidah Cina dengan sebutan "Ubung". Si Ubung kecil ini ternyata memang kurang beruntung karena seringnya dia sakit, oleh orangtuanya diganti nama. Saat itu memang bila anak kecil sering sakit-sakitan maka perlu diganti nama, istilahnya keberatan nama atau apalah. Maka bergantilah nama Subur menjadi Slamet Imam Riadi. Namun panggilan kecil si Ubung oleh lidah Cina itu tak bisa lepas hingga kini.

Selalu ada menu baru tiap tahun
Itulah sebabnya, pak Slamet ketika membuka usaha untuk meneruskan usaha serupa orangtuanya menggunakan nama hoki Cinanya sebagai merk dagang Nasi Uduk Ayam Goreng Pak Ubung. Terbukti, kini warung nasi uduknya yang sudah mempunyai dua cabang itu menghasilkan sedikitnya 7 juta per hari. Huwaduh... lumayan juga yah. "Bahkan saat bulan puasa bisa menembus angka Rp 10juta per harinya," cerita sang istri yang kebetulan sedang giliran tugas jaga warung yang berlokasi di bilangan Jl Kartini Raya.

Lalu apa sih istimewanya nasi uduk dan ayam gorengnya pak Obeng eh pak Ubung ini? Ternyata ayam goreng kremesnya yang empuk dan gurih ini terasa nikmat sekali ketika dicampur dengan bumbu kacang plus kecap. Apalagi nasi uduknya yang putih bersih itu hanya bertaburan bawang goreng saja sudah menggoyang lidah "lapar" saya. Hmmmm... nyam-nyam banget deh. Eitttt... tapi tunggu dulu, sang istri bos itu juga menambahkan menu spesial, yakni sate kikil yang empuk dan kenyal tapi jauh dari alot (pokoknya jauh ke Belanda deh... alias gak ada alot-alotnya sama sekali).

Setia melayani pelanggan hingga malam
Sate kikil ala RM Pak Ubung ini bukan saja empuk, tapi juga manis dan lembut. Pas banget saat dimakan dengan sambel kacang plus kecap manis. Hmmmm... masya Allah nyam-nyamnya sampai dua roka'at Bos! (Gak kaget gue, kalo banyak artis seperti Parto Patrio dan Sule sering berkunjung kemari... apa jangan-jangan semua artis OVJ datang kemari kali yah?). Itulah sebabnya para pengunjungnya pada hari kerja kebanyakan adalah orang Pemda Kota dan Kabupaten Bekasi bahkan juga sering sekali orang dari Jakarta dan kru-kru televisi seperti TransTV atau Trans7.

Ibu Slamet, istri pak Ubung
"Nyaris setiap hari ada aja karyawan dan kru TransTV dan Trans7 yang datang kemari," ujar Bu Slamet. Meski ada juga kru dari televisi lain yang berkunjung.

Kalo melihat dari rasa, kulinerkuliner.com  menilai memang pantas saja Warung makan Pak Ubung ini ramai. Belum lagi harganya yang sangat ekonomis dan pantas, ditambah lagi lokasinya yang pas banget di persimpangan pintu keluar masuk jantung Kota Bekasi. Sepertinya Jl R.A. Kartini memang termasuk jalan hidup dua arah yang menjadi alternatif harian warga Bekasi. Inilah salah satu rahasia suksesnya RM Pak Ubung.

Anda tertarik mencoba menu-menu  sajian lainnya yang ada di tempat yang buka dari jam 10.00 pagi hingga pukul 11.00 malam ini? Jangan lupa untuk mencicipi nasi uduknya yang sangat terkenal karena gurih dan juga kelezatan ayam goreng kremes bumbu sambal kacang kecap manis. Hmmm, pokoknya nampol banget dah! Kalau kagak nampol... sini gue tampolin biar lebih berasa! Hehehe! GPLOK! (adaawww!)

Sidik Rizal - bekasi-online.com

Menu Unggulan Makanan
NASI UDUK AYAM GORENG
"PAK UBUNG"
Jl. R.A Kartini Bekasi

Pemilik: 
Slamet Imam Riadi
HP.: (021)280.67.123
(021)703.74178
(021)8822.135

Rumah:
Jl. K.H. Agus Salim
Gg. Satria I 03/06 No.45
Bekasi Timur
Telp: (021)883.41467
(021)70420359

Kamis, Oktober 14, 2010

Soto Kroya Pintu Tol Bintara

Sedap Uniknya Soto Kroya Mirip Soto Sokaraja



Bintara - kulinerkuliner.com
Perjalanan pulang dari liputan hingga tengah malam tak pernah menghentikan kulinerkuliner untuk menemukan sajian unik dan lezat meskipun itu adanya di pinggir jalanan seperti warung kaki lima sekalipun. Kali inipun pilihan tertuju pada Soto Kroya yang ada di dekat pintu Tol Bintara. Warung kaki lima yang masih buka hingga jam 12.00 malam ini membuat saya sadar bahwa masih banyak pedagang yang rela berjualan hingga malam hari demi mencari nafkah yang halal.

Namanya saja Soto Kroya, artinya di dalamnya pasti menyajikan masakan dan makanan ala Banyumasan khususnya dari daerah Kroya. Meski awalnya saat melihat bentuknya saya menduga ini adalah Soto Sokaraja, namun ternyata warung kecil ini benar-benar menawarkan sesuatu yang berbeda daripada Soto Sokaraja. Lalu apanya yang beda?

Ternyata taburan kacangnya dan potongan ayamnya yang relatif lebih besar. Uhhhhh, mantap nian. Meski taburan krupuk merahnya yang tak jauh berbeda dengan Soto Sokaraja maupun Soto Gombong, namun dari suapan kuah yang saya rasakan memang terasa beda. Entah dimananya, tapi buat kulinerkuliner yang sering sekali mencicipi Soto Sokaraja, saya tahu persis, bahwa Soto Kroya ini beda jauh dengan saudaranya yang lebih populer itu.

"Sebenarnya menu Soto Kroya ini adalah menu keluarga kami di Kroya," papar sang empunya Soto Kroya, pak Sugi. Dengan membuka warung kecil di pinggir jalan, pengurus RT dan RW ini berusaha untuk berdagang yang beda dari yang lainnya di kawasan jalur yang tak pernah mati itu. "Kebetulan tak jauh dari pintu tol Bintara, saya berharap para pelanggannya bukan hanya warga sekitar tapi juga mereka yang pada malam hari ingin mencicipi kehangatan malam dengan Soto asli dari daerah saya ini," tambah pak Sugi lelaki beranak 3 ini.



Anda tertarik ingin mencicipi Soto Kroya yang bukan saja enak dilihat tapi juga enak disruput malam hari kehangatannya ini? Hanya dengan Rp 8.000,- Anda bisa mendapatkan seporsi soto khas Kroya yang menghangatkan ditambah Anda juga bisa memesan Ayam Goreng maupun Ayam Bakar khas ala Kroya bersama Tempe Mendoan tentunya. Jika Anda tertarik silakan menghubungi (021)902.900.60 dengan pak Sugi.

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Selasa, September 28, 2010

NASI UDUK Mbak TIWO: Moro Seneng Moro Kangen

AYAM/BEBEK BAKAR Rasa Madu Meski Tanpa Madu
dengan KELEZATAN ASLI KLATEN yang DITIRU Warung Lain



Nusa Indah Raya Perumnas Klender - kulinerkuliner.com
ASUMSI kelezatan yang dirasakan oleh lidah kita memang gak bisa dibohongin. Tapi ternyata siapa kira ada juga banyak orang yang tertipu dengan kelezatan sajian sehingga mereka dengan ikhlas menyebut rasanya melebihi bahan pokok makanannya. Hal ini terjadi di sebuah warung nasi uduk yang menjual ayam bakar dan bebek bakar ala Klaten. Namanya Morse Morngen.... (hahaha.... apaan lagi tuh?) Morse Morngen adalah sebutan singkat buat warung nasi uduk Moro Seneng Moro Kangen milik mbak Tiwo.


Di warung ini saja lah yang terjadi dimana para pelanggannya sering memesan dan meminta Ayam Bakar Madu atau Bebek Bakar Madu, padahal menu sajiannya gak ada satu pun yang pakai madu. Huwaduh apa nggak hebat tuh? Kelezatan dan kepopulerannya yang membuat pelanggan seperti terhipnotis bahwa yang mereka konsumsi itu adalah sajian bakar madu. Ini berarti menu rempah dan bumbu yang dibuat benar-benar datang dari hati dan rasa yang penuh.

"Mungkin karena saya selalu menggunakan feeling saat saya meracik bubu dan memasak bebek atau ayamnya saat diungkeb," papar mbak Tiwo (baca: Tiwuk) yang punya nama asli Yanto ini.... eh salah maksudnya Mina.

"Saat diungkeb dengan campuran bumbu-bumbu ungkeban yang di seperti gula merah (gula aren) ditambah kunyit, bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh, garam dan lain-lainnya hingga kering," ungkap wanita kelahiran Jakarta, 14 Agustus 1972 ini. "Yang paling penting... ngungkebnya dengan penuh perasaan dan cinta," tambah mbak Evi, saudara perempuannya yang kebetulan juga ada saat wawancara.

Kombinasi rasa manis, gurih dan empuknya baik itu daging bebek maupun ayam memang melenakan setiap penikmat nasi uduk mbak Tiwo. Wajar saja kalau nama Morse Morngen alias Moro Seneng Moro Kangen ini pantas jadi sebutannya. Kayaknya kelezatan ayam bakar maupun bebek bakarnya mbak Tiwo memang bikin kita jadi seneng dan kangen. Gak berlebihan kok... swear... kalo nggak percaya, coba aja sendiri dan kunjungi warung sederhana yang berkapasitas 8 kursi pengunjung ini

Jangan salah, warung nasi uduk Morse Morngen mbak Tiwo khas Klaten ini hanya buka dari jam 04.00 sore dan tutup sampe jam 11.00 malam setiap harinya kecuali hari libur besar. Bulan  puasa lalu pun warung Morse Morngen tetap buka dan penjualan pun lumayan besar. "Sedikitnya kami bisa menghabiskan 5 ekor ayam dan 5 ekor bebek per harinya saat tanggalan muda," jelas mbak Tiwo. "Jika nanggung bulan memang kurang dari itu."

Jangan kuatir, di warung sederhana ini juga disediakan ayam goreng dan bebek goreng yang dibumbui sambel cabe merah dan sambel cabe ijo nan lezat. Kelezatan pedasnya sambel ini karena dibuat dari cabe rawit merah dicampur cabe kriting merah dan digerus kasar bukannya diblender. Termasuk cabe rawit ijo dan cabe ijo kritingnya digerus serupa, sehingga rasa alami sambal tradisional khas Jawa begitu terasa. Dijamin deh...  emang pernah kulinerkuliner.com bohongi ente?

Seandainya Anda ingin merasakan sensasi ayam bakar atau bebek bakar madu yang tidak menggunakan madu meskipun begitu Anda juga bisa minta ditambahkan madu saat dibakar bila diinginkan agar terasa lebih dimadu. Hehehehe..... itu kalau Anda mau, bisa langsung dipesan saja via telepon di no telepon berikut ini (021) 9346.1965 atau (021)3098.7837 langsung dengan mbak Tiwo. Dirinya menyatakan siap untuk menerima pesanan nasi kotak untuk aya bakar maupun bebek bakar.

Bila melihat lokasi, sepertinya tempat ini juga menjadi tempat tongkrongan beberapa anak muda, karena lokasinya yang strategis di bilangan jalan Nusa Indah Raya Perumnas Klender. Karena lokasinya berbatasan antara dua komplek perumahan, yakni rusun dan Perumnas, maka pelanggan yang ada banyak dari warga sekitar. Tapi tak sedikit pula para pengunjung dari orang sekadar lewat di jalur kelas 5 yang  lumayan ramai itu.

Buruan kunjungi Warung Nasi Uduk Morse Morngen di sore hari sebelum kehabisan bebek bakar dan ayam bakarnya. Atau nongkrong saja di sana sambil menunggu sajian pesanan Anda digoreng atau dibakar. Hmmm tempat yang nyaman juga seh buat nongkrong.


MENU SAJIAN
Nasi Uduk
Moro Seneng Moro Kangen
(Morse Morngen)
Mbak Tiwo Klaten

Menu Paket
* Paket Rica-Rica Entog
   - Rp 12.000,-
* Paket Ayam Bakar
   - Rp 10.000,-
* Paket Bebek Bakar
   - Rp 15.000,-
* Paket Ayam Goreng
   - Rp 9.000,-
* Paket Bebek Goreng
   - Rp 15.000,-
* Paket Lele Goreng
   - Rp 7.000,-

MENU UNGGULAN
* Bebek Goreng/Bakar
   - Rp 13.000,-
* Ayam Goreng
   - Rp 7.000,-
* Ayam Bakar
   - Rp 8.000,-
* Lele Goreng
   - Rp 5.000,-
* Ati Ampela Goreng
   - Rp 4.000,-
* Leher Bebek Goreng
   - Rp 3.000,-
* Tahu/Tempe Goreng
   - Rp 1.000,-
* Nasi Uduk
   - Rp 3.000,-

Senin, September 27, 2010

Nasi Uduk Mas Agung Khas Lamongan Rawakuning

Pasrah Penantian, Nikmat Sajian, Murah Bayaran
Ayam, Bebek, Lele Goreng & Soto Lamongan yang Terjangkau Siapa Saja

Rawakuning - kulinerkuliner.com
JALUR sepanjang jalan raya Rawakuning sedikitnya ada 12 warung nasi uduk di pinggirannya yang buka hingga larut malam. Jalur yang dilalui angkot T-22 Pulogadung Cakung Palad ini memang termasuk jalur jalan kelas 5 yang cukup ramai dilalui kendaraan bermotor. Tak salah jalur ini banyak warung kaki lima yang buka hingga samapai jam 3 pagi, terutama saat bulan puasa.

Warung nasi uduk khas lamongan yang menyajikan ayam goreng, bebek goreng dan lele goreng ini tadinya berdagang SEAFOOD, tapi karena permintaan pelanggan tidak setinggi dari yang diharapkannya, akhirnya sang pemilik, mas Agung memfokuskan diri berdagang nasi uduk dan lauknya. Bahkan kadang soto khas Lamongan  pun dia jarang jual. "Lagi ngumpulin modal hingga cukup Mas," mulainya bercerita saat ditanya kenapa spanduknya Seafood tapi dagangannya justru nasi uduk, ayam goreng dan bebek goreng serta lele goreng.
Kok nggak nyambung Pak? Dengan tersipu lelaki kelahiran 19 April 1949 (tertulis di KTPnya, tapi penampilan seperti berusia 40-an tahun) ini menjelaskan bahwa dia masih dalam proses mengumpulkan modal untuk membuat spanduk baru. Lelaki beranak 4 ini (2 diantaranya kembar) menyadari betul bahwa berdagang dengan terlalu banyak menu agak sedikit merepotkan. Namun dia harus tetap berdagang demi menghidupi keluarganya.

Penghasilannya dari buka nasi uduk malam hari ternyata lumayan hasilnya, setidaknya saat sepi atau tanggal tua dia bisa mendapatkan omzet paling tidak Rp 200.000,- per hari. Dan bila ramainya dia baru bisa mencapai Rp 850.000,- per harinya. "Kalau lagi sepi bisa 200 sampe 300 ribu lah Mas," tambahnya, "dan paling ramai, Alhamdulillah saya pernah mendapatkan 850 ribu dalam satu hari," paparnya tersenyum.

Menu sajian nasi uduk Mas Agung pun tampaknya biasa saja, hanya Nasi Uduk plus Lele Goreng, Ayam Goreng atau Bebek Goreng. Tapi sambelnya yang bisa dikategorikan asyik punya. Meski warung kaki lima dengan meja kursi ala kadarnya khas kaki lima, Mas Agung mampu menyekolahkan anak perempuannya yang sulung hingga lulus SMA. "Anak saya yang pertama itu tunggul menunggu dapat kerja saja, Mas." ujarnya.

Kalau mendengar ceritanya, saya jadi penasaran kenapa para pelanggannya mau datang dan makan di warung kaki lima yang tak terlalu besar ini. Ternyata setelah saya mencoba ayam goreng plus nasi uduknya, baru saya tahu bahwa dagangannya inilah yang bisa mengikat para pelanggannya. Murah dan enak nasi uduknya, ayam gorengnya pun lezat sekelas resto kelas atas. Nggak yakin? Coba minta mas Agung mengirimkan sampel menu makanan nasi uduk plus ayam goreng atau bebek gorengnya sekalian aja pecel lele gorengnya yang maknyuss itu. Pasti Anda setuju... Telpon dulu mas Agung di no 0812.812.217.32. Tapi jangan lupa setelah kiriman datang ke rumah Anda.... langsung bayar yah!

Soalnya harga menunya pun nyaris murah buanget. Pecel Lele Goreng cuma Rp 5.000,- plus nasi uduk jadi Rp 7.000,- Sedangkan Ayam Goreng + Nasi Uduk cuma dipatok Rp 10.000,- (harga ini jangan dibandingkan nanti tahun 2015, setelah Indonesia mengalami Redenominasi. Karena mungkin semua nilai uang jadi kehilangan 3 digit nol nya... hehehe kan lucu banget kalo 5.000 perak tahun 2010 dibilang murah, tapi di tahun 2015 nanti sangat mahal loh!)


Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Selasa, September 07, 2010

Selasa, Agustus 24, 2010

Ayam Bumbu Spesial : Misdawati Zurachim

Jadilah Jagonya Ayam
Dalam Waktu Semenit

Jatibening - Bekasi, bukankelanakuliner.com
Sudah jadi kebiasaan saat hari lebaran datang, dimana saat kita akan kedatangan banyak sanak keluarga dan tamu-tamu untuk bersilaturahmi, justru pembantu pulang mudik. Jadi deh kita kerepotan sendiri di rumah. Kalau sudah begini terkadang bukan saja ibu yang repot untuk menyediakan aneka sajian masakan buat menjamu tamu lebaran, terkadang anak dan bapak pun dilibatkan.


Namun buat ibu-ibu yang smart, tentunya tak mau repot apalagi sampai harus mengorbankan waktu hanya mempersiapkan aneka sajian apalagi kini ada banyak disediakan di supermarket makanan instan yang lumayan lezat dan layak untuk disajikan buat keluarga kita. Salah satunya adalah Ayam Bumbu Spesial ala Misdawati Zurachim.

Hanya dengan Rp 25.000,- per pack berisi 5 potong ayam, maka Anda bisa langsung mendapatkan ayam goreng berbumbu khusus yang siap saji. Paket satu bungkus ayam siap saji ini sudah dilumuri bumbu untuk digoreng serta disajikan hangat-hangat buat keluarga Anda pada saat lebaran tiba. Disamping itu ayam bumbu ini dikemas praktis serta higienis. Anda bisa memesan untuk diantarkan langsung ke tempat Anda.

Dengan kepraktisannya kita bisa dapatkan sajian instan super cepat dan tak perlu keahlian memasak dan keluarga tetap mendapatkan sajian menu lebaran yang sehat higienis. Tinggal telpon di (021) 9346.1965 maka pesanan paket ayam bumbu spesial sudah siap digoreng dan disajikan di meja makan Anda.

Dan bila Anda ingin menyimpannya di dalam freezer untuk siap diolah kembali dan digoreng di saat Anda perlukan. Meski tanpa bahan pengawet, bila Anda simpan dalam freezer kondisi dan kualitas ayam bumbu tetap dalam keadaan baik.

Hal ini dimungkinkan karena Ayam Bumbu Special Misdawati Zurachim dibuat dari ayam potong segar dengan bumbu berkualitas tinggi. Produksi dari PD Ayam Bumbu Special ini telah memiliki izin DepKes RI No SP 034.01/09.05/98. Anda bisa memesannya langsung ke Blok J.VI No.41 Jatibening II - Pondok Gede- Bekasi Telp (021) 847.9652 atau (021) 9346.1965


Sidik Rizal - kotabekasihotnews.com

Minggu, Juli 18, 2010

Ayam Bakar Belolangi Giant Hypermall Food Court Join Bebek Bentuman Grand Mall

Ayam Kesurupan VS Bebek Kesurupan
Berenang di nikmatnya Kuah Cotto Makassar dan Aneka Soto Nusantara

Bekasi, www.kulinerkuliner.com
Belum lama ini saya dihubungi oleh pihak TransTV (ah lupa gue apa Trans7 yah?) bahwa mereka ingin meliput satu hasil tulisan dan liputan saya tentang makanan berbumbu cabe rawit (dalam bahasa Betawi = cabe setan) hingga setengah kilogram. Bisa kebayang kan betapa pedasnya tuh bebek atau ayam. (Amit-amit deh kalo gue makan setengah kilo cabe rawit aja!!!!)


Akan tetapi sayangnya warung masakan Betawi khas Bekasi itu kini agak keteteran menyajikan masakan Bebek Kesurupannya yang fenomenal luar biasa pedas namun dengan harga "super" murah. Tapi rupanya dewi fortuna masih berpihak pada saya (ah nggak juga seh... Dewi Fortuna kan pengacara terkanal, maksud gue tuh Malaikat Pemberi Rezeqi masih ngasih jatah lebih buat saya). Pas saatnya sudah mendesak, Bebek Kesurupan rupanya kini hadir di beberapa tempat lainnya. Dan kini bebek kesurupan hadir di tengah masakan bakar serta goreng seperti yang pernah saya dapatkan di awal tahun 2009 lalu itu.

Tepatnya rezeqi itu saya dapatkan di Bebek Bentuman Grand Mall Bekasi dan Belolangi & Konro Giant Bekasi. Gerai Belolangi yang ada di dua tempat ini, yakni Giant Mall Food Court lantai 3 serta Bekasi Grand Mall Food Court Lantai 4 kedua-duanya menyajikan sajian super pedas yang diberi nama Bebek Kesurupan dan Ayam Kesurupan.

Sesuai dengan namanya, baik Ayam Kesurupan maupun Bebek Kesurupan baik itu yang disajikan dengan dibakar maupun dengan digoreng serta panggang, kesemuanya menggunakan bumbu utama cabe rawit atau cabe setan hingga setengah kilogram. Wait a minute.... Cabe Rawit yang berwarna merah oranye diungkeb bersama bebek atau ayam selama lebih dari 1 jam hingga pedasnya benar-benar menyerap ke dalam dagingnya. Wuihhhh... Oh my God.... ini seh makanan terpanas dan terpedas di kolong langit yang pernah saya jumpai.

Coba deh sensasi Cabe Setan (cabe rawit oranye) yang digerus bareng dengan ungkeb bebek atau ayam selama lebih dari sejam ini... berani bertaruh saya, kalau bebek atau ayam malang ini bisa menghanguskan langit-langit mulut kita dalam sekali suap.... Hoaaaaaahhhh aaaaargggghhhh.... Ingat film the Dragon Heart kan... si naga baik hati yang bersifat ksatria itu sedang menyemburkan api dari mulutnya... Nah mirip gitu lah kali rasanya... hmmmmm (pas gak yah?)

Menurut ibu Anna, sang pengola lapangan Ayam Bakar Kesurupan dan Bebek Kesurupan di dua tempat tersebut, mengatakan "Cabe Rawit sekilo kini seharga 40 ribu rupiah, jadi untuk sepotong ayam maupun bebek harganya kami naikkan 20 ribu dibagi empat potong. Cuma 2500 perak saja harganya kami sesuaikan." jelas wanita kelahiran Makassar, 25 Mei 1965 kepada kulinerkuliner.com

Untuk seporsi Ayam Bakar Kesurupan dipatok Rp 17.500,- termasuk nasi dan lalapan. Sedangkan Bebek Kesurupan plus nasi dan lalapan Rp 30.000,- Hmm gimana murah gak? Ya iya laha masak ya iya wekwekwek?

Terus di samping makanan yang bisa bikin haus tenggorokan, ternyata Belolangi menyediakan menu berkuah yang mampu mengguyur rasa pedas dari tenggorokan yang terbakar cabe rawit yang kini meroket harganya menjadi mahal. Sekalipun cabe rawit kini melonjak harganya jadi 2 kali lipat lebih, namun Bu Anna memastikan sajian Ayam Kesurupan dan Bebek Kesurupan tetap tersedia di kedai belolangi dan Bebek Bentuman yang dikelolanya. "Masalah harga mahal cabe rawit yang kini sedang melonjak tinggi, bagi kami sebagai tantangan agar bisa semua pelanggan kami tetap menikmati pedasnya cabe namun dengan harga yang tak terlalu tinggi," papar Anna berpromosi.

Bila Anda ingin merasakan pedasnya cabe rawit di kelezatan daging ayam bakar atau panggang atau goreng serta bebek panggang atau bakar ala Belolangi dan Bebek Bentuman, ya sudah buruan saja kunjungi kedua tempat ini di Bekasi Grand Mall dan Giant Hyper Mall. Pasti nggak akan kecewa dengan rasa lezat super pedanya. Pasti!!! 

Sepertinya menu Bebek Kesurupan dan Ayam Kesurupan Bu Anna ini bener-bener laku karena rasanya yang super pedas. Meski bukan utnuk konsumsi anak-anak, namun terkada ada saja anak-anak yang berani mencoba masakana super pedas ini. Wajar saja menu masakan ini disajikan di beberapa cabang warung makan milik Agus Iriyanto dan Bu Anna. Bila pak Agus sebagai pengelola keuangannya, sementara ibu Anna sebagai pengolala operasional harian menu masakannya.

Bu Anna sendiri mengaku telah lebih dari 7 tahun warungnya dia kelola di Bekasi Grand Mall, Giant Hyper Mall Food Court, dan C-One Plaza Hotel dan Cafe Deliza di Bekasi Square.

Biar lebih enak, kayaknya perlu deh saya kasih tahu nomor hotlinenya sang pengelola Bebek Kesurupan atau Ayam Kesurupan ala Bebek Bentuman dan Belolangi ini, yang langsung menghubungi Ibu Anna di (021) 321.75*** atau (021)9346.1965

Selasa, Mei 18, 2010

AYAM GORENG TULANG LUNAK Ny. NANI S. sejak 1989

AYAM GORENG TULANG LUNAK PERTAMA DI JAKARTA Bukan yang lain!!!
SANGGUP 1 X DELIVERI HINGGA 6000 BOX


Ayam Goreng Tulang Lunak
AGTL Ny. Nani Sugiono
Jl. Raya Pondok Kelapa Blok G1 No. 9A
Kalimalang Jakarta Timur.
Telp (021) 8690.1028 atau HP. 0813.9079.6246.
Jl. H. Ten Raya No. 7A Jakarta Timur (021) 475 2128

Jakarta Timur - www.kelanakuliner.co.cc
Mencari menu sajian ayam goreng di Jakarta tidaklah sulit. Beraneka masakan olahan ayam mulai dari ayam goreng, ayam bakar hingga aya sayur dan lainnya ada di semua wilayah Jakarta. Demikian pula Ayam Goreng Tulang Lunak. Di sekitar Jakarta Barat bahkan ada waralaba Ayam Goreng Tulang Lunak. Sajian masakan ayam yang dipresto sehingga lunaknya bukan saja dagingnya tapi hingga ke tulang.

Istilah ayam presto sendiri sebenarnya sudah dikenal lama oleh orang Jawa Tengah. Hanya pada masa tahun 1980-an istilah ini hanya di kenal kalangan tertentu, khususnya yang mengetahui teknologi memasak dengan alat presto. Namun kemudian ada pengusaha yang mempopulerkan menu masakan ayam ini dengan nama yang jauh lebih mudah diingat. Ayam Goreng Tulang Lunak diperkenalkan pertama kali di Jakarta oleh Ny. Nani Sugiono di tahun 1989.


Seperti pengakuan anaknya, Nur Cahyo kepada kelanakuliner, "Istilah ayam presto pada awalnya justru kurang populer bagi masyarakat awam. Kami mencoba membangun merk dengan istilah Ayam Goreng Tulang Lunak," kenang Nur Cahyo yang telah beranak dua ini membuka sejarah awal usaha yang sudah masuk ke generasi ke dua ini. "Jadi baru kami lah pada saat itu pertama kali yang menggunakan nama Ayam Goreng Tulang Lunak!" ungkap lelaki beristrikan Novita Yunianti ini.

Ayam Goreng Tulang Lunak yang dimiliki oleh pak Sugiono dengan merk nama sang istri, Ny. Nani Sugiono pada mulanya adalah sebuah tenda kaki lima di depan sebuah masjid Salman Al Farisi kantor Bulog di jalan Raya H. Ten. Tak lama setelah beberapa bulan berjalan, keluarga pak Sugiyono mencoba mengembangkan usaha dengan mengontrak sepetak rumah tak jauh dari masjid itu dan masih di pinggir jalan dengan kapasitas 3 meja atau setidaknya 12 kursi.

Seiring dengan kian populernya makanan ayam goreng tulang lunak di tengah masyarakat dari tahun ke tahun berjalan, maka pak Sugiono memperluas kontrakan rumahnya ke sampingnya. Semakin maju resto Ayam Goreng Tulang Lunak Ny. Nani S. maka bermunculan pula secara bersamaan waralaba usaha sejenis. Biarpun begitu Nur Cahyo menampik bahwa usaha milik orang lain yang menggunakan sistem waralaba itu sebagai pesaing langsung. "Kita beda konsep dan juga beda selera. Kebetulan saya sendiri juga berbisnis macam-macam," paparnya menjelaskan tentang hiasan dinding berupa kerajinan ukiran kaligrafi di atas plat kuningan yang terpajang di tembok restorannya.

"Kini memang saya mencoba untuk fokus ke usaha restoran ini," jelasnya santai. Apalagi merk restoran sederhana itu kini kian melambung semenjak beberapa stasiun televisi mulai dari ANtv, GlobalTV, TransTV dan Trans7 meliput AGTL Ny. Nani S. Tak kalah ramainya liputan media cetak juga seperti berebut menuliskan tentang ramainya pelanggan yang menggemari masakan ayam khas Jogja ini, seperti Tabloid Info Kuliner, Koran Wartakota, Tabloid Kontan, Majalah Pengusaha, Tabloid Peluang Usaha, Tabloid Prestasi dan media cetak ibukota lainnya.

Sedangkan kelanakuliner kali ini bukan mencicipi menu ayam goreng tulang lunak, namun ayam bakar tulang lunak. Ya sama saja, tapi sepertinya aroma gosong dari bakaran ayam yang telah dipresto selama berjam-jam ini paling disukai pengunjung rumah makan yang kini berkapasitas 50 kursi itu dan terisi separuhnya, padahal waktu itu sudah lewat jam makan siang. Ayam bakarnya terasa gurih dan tulangnya yang lunak membuat saya enggan menyisakan banyak tulang empuk itu. Sambal pedasnya pun terasa pas sekali dengan daging ayam yang wangi harum panggangan.

Yang bikin unik makan ayam khas tradisional Jogja ini adalah minumannya. Di samping minuman ringan umum seperti Softdrink, Es Jeruk dan Es Teh Manis, ada juga aneka minuman tradisional yang tersedia untuk menemani makan Anda, mulai dari Es Beken (Beras Kencur), atau Es Kunas (Kunir Asem) dan Es Gulas (Gula Asem), termasuk juga Es Sari Lidah Buaya, Sari Rumput Laut dan Kopi Mineral.

Ada lagi kelebihan yang ditawarkan oleh rumah makan bergaya tradisional ini, yakni kesanggupan mengirimkan pesanan hingga 6000 box. "Bahkan kami pernah mengirim pesanan dalam 5 hari hingga 11.000 box," ungkap Nur Cahyo. Wajar saja pesanan ini begitu banyak karena dengan pengalamannya RM Ayam Goreng Tulang Lunak ini pernah menerima order kantoran bahkan beberapa BUMN. Sebut saja baru-baru ini Kongres Partai Demokrat di JCC, Badan POM, Adira Finance, Astra Daihatsu Sunter, Rumah Sakit Islam, JICT Tanjung Priok, Gedung DPR. "Pokoknya banyak lah yang nggak bisa disebutkan, Mas!" pungkas Nur Cahyo tentang banyaknya pesanan kantoran.

Buat acara resepsi kantor atau pesta pernikahan, ulang tahun sepertinya menu paket ayam tulang lunak bisa jadi pilihan. Pilihan pesanan paket box ini mulai dari harga Rp 18.000,-/box. Bila nasi putih diganti dengan nasi uduk, maka harga ditambah Rp 1.000,- plus bonus krupuk.

Berikut isi masing-masing pesanan paket kotak:

Paket I - Rp 16.000,-
Nasi Putih,
Ayam Bakar/Goreng,
Sambal dan Lalapan.

Paket II - Rp 19.000,-
Nasi Putih,
Ayam Bakar/Goreng,
Gudeg Krecek,
Sambal dan Lalapan.

Paket III - Rp 22.000,-
Nasi Putih,
Ayam Bakar/Goreng,
Gudeg Krecek,
Tempe + Tahu Bacem,
Sambal dan Lalapan.

Paket IV - Rp 25.000,-
Nasi Putih,
Ayam Bakar/Goreng,
Gudeg Krecek,
Tempe + Tahu Bacem,
Pisang, Sambal dan Lalapan dan Air Mineral.

Paket V - Rp 14.000,-
Nasi Putih,
Gudek Krecek,
Telur,
Sambal dan Lalapan.

Paket VI - Rp 16.000,-
Nasi Putih,
Gudeg Krecek,
Ayam Opor,
Sambal dan Lalapan.

Kini Ayam Goreng Tulang Lunak Ny. Nani S. sudah memiliki 3 tempat.
Sedangkan pesan antar pengiriman, Anda bisa berkunjung ke
Jl. Raya H. Ten No. 7A Jakarta Timu
atau menghubungi telepon ke
No. (021) 475.2128 atau HP 0813.9079.6246

Cabang lain di
Jl. Raya Pondok Kelapa Blok G1 No. 9A
Kalimalang Jakarta Timur
Telp (021) 8690.1028 atau HP. 0813.9079.6246.

Jl. Jatiwaringin Raya No. 28B
Pondok Gede Jakarta Timur
Telp (021) 8497.2233 atau HP 0813.1409.1715

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]