Tampilkan postingan dengan label Bebek Bakar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bebek Bakar. Tampilkan semua postingan

Senin, Juli 18, 2011

Bebek Cabe Ijo (BCI) Kalimalang Pindah ke Jl Kartini Bekasi

Pensiunan BCA Buka BCI
Apakah BCI Jl Kartini Bisa Seramai BCI Villa Nusa Indah Juga?

BCI Galaxi Bekasi
Bekasi - www.wisatakulinerbekasi.blogspot.com
Bila Anda berkunjung ke Villa Nusa Indah Bekasi, maka tak sulit mencari makanan dari daging bebek ini di sana. Di samping hanya satu-satunya warung masakan bebek yang berada di dalam ruko, rumah makan sederhana ini mempunyai nama unik yang sudah begitu populer di wilayahnya. Bebek Cabe Ijo, demikian warung makan bebek goreng maupun bebek bakar ala pak Tedi ini disebut.

Warung makan yang bernuansa oranye dan hijau muda ini kini sudah buka cabang baru di kawasan Kalimalang dekat perapatan Pondok Jati, Jatiwaringin. Logo sederhana bertulisan hijau font Ravie "Bebek Cabe Ijo" memang begitu mencolok terpampang di plang nama di atas warung kecil berukuran tak lebih dari 5 x 4 meter persegi.

Sang pemilik, pak Tedi yang kebetulan masih harus sering memantau beroperasinya warung cabang ke 4 ini, sangat ramah menerima kulinerkuliner.com. Meski sebelumnya sudah menelepon untuk buat janji bertemu di lain waktu, namun pertemuan spontan itu tak kehilangan suasana akrabnya.

Pak Tedi, lelaki pensiun dini perusahaan swasta PT Enseval Putra Megatrading Tbk. dengan posisi terakhir sebagai Account Manager ini memang sengaja mempercepat pensiunannya dei memfokuskan diri untuk terjun langsung di usaha resto bebek miliknya. Dengan bermodalkan kemandirian serta keprihatinan semasa kecil, pak Tedi memulai usaha tanpa beban sama sekali.

Dan kini sang istri pun turut membantu tidak tanggung-tanggung. Istrinya yang bekerja di salah satu bank swasta besar memberanikan diri untuk pensiun dini demi mengelola penuh usaha rumah makan Bebek Cabe Ijo. Meskipun masalah menu masih di tangan sang suami namun masalah masak memasak dalam jumlah besar tetap harus dibantu oleh istrinya.

Ramainya BCI Villa Nusa Indah
Totalitas keduanya untuk terjun ke dunia usaha kuliner ini lah yang menjadi semangat baru bagi kru dan manajemen keluarga. Tak heran bila kini Bebek Cabe Ijo pusat di Villa Nusa Indah mulai menambah karyawannya yang sudah ada 20 orang kru. "Ya untuk mengantisipasi bulan puasa nanti, kami akan menambah satu orang karyawan lagi di Villa Nusa Indah yang dikelola langsung oleh Ibu," papar Tedi kepada kulinerkuliner.com

"Sedangkan untuk cabang yang paling baru di Kalimalang, masih saya yang pegang," jelas lelaki yang memang hobi masak dari kecil ini. Namun kini BCI cabang Kalimalang telah pindah ke Jl. Kartini, Bekasi Timur. Sengaja dibuka di daerah ramai lalu lintas warga Bekasi itu karena kawasan Jl Bekasi termasuk salah satu area wisata kuliner paling ramai. Harapannya adalah warga Bekasi bisa mudah mendapatkan menu bebek cabe ijo di setiap kecamatan.

Ada ruang khusus lesehan loh di BCI
Melihat ukuran luas warung makan cabang Kalimalang dengan suasana yang amat mirip dengan pusatnya terutama warna cat dan interior, mungkin para pelanggan langsung mudah mengenali bahwa ini adalah Bebek Cabe Ijo Villa Nusa Indah. "Betul sekali, beberapa pelanggan yang datang berkunjung ke sini sempat menanyakan 'Apa ini cabang yang di Villa Nusa Indah?' dan saya pun mengiyakan," papar Tedi.

Kalau dilihat sepintas memang warung Bebek Cabe Ijo Kalimalang sangat serupa dengan warung di pusatnya pada awal-awal tahun buka usaha. Sedangkan untuk Bebek Cabe Ijo Jl. Kartini mempunyai luas dengan BCI cabang Galaxi. Bisa dibilang persaingan bebek goreng di kota Bekasi memang cukup ketat, baik itu di jalan raya Kartini yang dekat dengan jalan Mayor Hasibuan dengan Bebek Gureng dan Bebek Goreng Ki Slamet. Sementara di Galaxi BCI harus bersaing dengan Warning Bebek dan Nasi Uduk Ijo serta beberapa warung kaki lima nasi bebek khas Madura.

Ada ayam cabe ijonya juga loh di BCI
Di awal tahun buka usaha. Warung Bebek Cabe Ijo Villa Nusa Indah hanya mempunyai 3 buah meja dengan 12 kursi. Sedikit demi sedikit mulai dari 3 orang karyawan hingga kini bisa menampung lebih dari 100 orang pelanggan dengan kekuatan kru berjumlah 20 orang. Sebuah perjalanan yang mengagumkan dan pantas dijadikan panutan serta pelajaran. (Kapan ya gue bisa seperti itu?)

Kira-Kira apaan yang bikin ngiler neh??
Biar lebih tahu banyak tentang perjalanan usaha Bebek Cabe Ijo Villa Nusa Indah, alangkah pasnya bila kita mendengarkan kisah Pak Tedi yang merintis usahanya dari kecil. Keprihatinannya semasa kecil justru menempanya menjadi pengusaha yang ulet yang tak mudah menyerah dengan segala keadaan baik itu pahit maupun manis.

Keuletan dan totalitasnya terjun sebagai usaha dibuktikannya dengan perjuangan dan kerja keras mulai dari buka warung pertamanya. Warung makan bebek pertamanya dimulai dari 4 meja kecil berkursi empat. Dan menunya pun baru satu jenis sajian yakni Bebek Ekstra Pedas. Perlu Anda ketahui, bahwa di hari pertama ia buka bebek goreng x-tra pedasnya dengan 2 ekor bebek atau 8 potong bebek.

Keuletan dan ketekunan membawanya hingga dirinya kini mempunyai 3 cabang baru lainnya. Satu cabang di Ciangsana, satu lagi di Cibubur dan yang terakhir di Kalimalang. Bila saat pertama kali dia membuka usaha dengan 2 ekor bebek, kini dia telah beromzet dengan produksi sedikitnya 200 ekor bebek atau 800 potong bebek buat seluruh cabang. Sebuah kerja yang cukup berhasil.


DAFTAR MENU

Ayam

Ayam Kampoeng Bakar Rp. 13,000 / potong  
Ayam Kampoeng Bakar + Nasi Uduk Rp. 18,000 / paket  

Ayam Kampoeng Goreng Lengkuas Rp. 13,000 / potong  

Ayam Kampoeng Goreng Lengkuas + Nasi Biasa Rp. 15.000 / paket  
Bebek

Ati Rempela ( 1 porsi isi 3 ) Rp. 4,000 / porsi  

Bebek Bakar + Nasi Biasa Rp. 15.000 / paket  

Bebek Bakar + Nasi Uduk Rp. 17.500 / paket  

Bebek Cabe ijo + Nasi Biasa Rp. 15.000 / paket  

Bebek Cabe ijo + Nasi Uduk Rp. 16,000 / paket  

Bebek Extra Pedas Rp. 13.000 / potong  

Bebek Goreng Rp. 13.000 / potong  

Bebek Goreng + Nasi Biasa Rp. 15.000 / paket  

Bebek Goreng + Nasi Uduk Rp. 16.000 / paket  

Bebek Lada Hitam Rp. 14.000 / potong  

Bebek Lada Hitam + Nasi Biasa Rp. 16.000 / paket  

Bebek Lada Hitam + Nasi Uduk Rp. 17,000 / paket  

Bebek Super / Jumbo Rp. 14,500 / potong  

Bebek Super / Jumbo + Nasi Biasa Rp. 16,500 / paket  

Bebek Super / Jumbo + Nasi Uduk Rp. 17,500 / paket  

Kepala Bebek Rp. 2,000 / potong  
Lain-Lain

Sambal Mangga Rp. 2,500 / porsi  

Tahu Rp. 1,500 / potong  

Tempe Rp. 1,500 / potong  
Minuman

Aqua Botol Rp. 3.000 / botol  

Black Tea Rp. 3.000 / botol  

Es Jeruk Rp. 5.000 / gelas  

Es Lemon Tea Rp. 5.000 / gelas  

Es Soda Susu Rp. 6,000 / gelas  

Es Teh Manis Rp. 3.000 / gelas  

Es Teh Tawar Rp. 1,500 / gelas  

Jeruk Hangat Rp. 5.000 / gelas  

Lime Squash Rp. 5.000 / gelas  

Miu Green Tea Rp. 4,000 / botol  

Teh Botol Rp. 3.000 / botol  

Teh Manis Panas Rp. 3.000 / gelas  

Teh Tawar Rp. 1,000 / gelas  
RESEP BEBEK CABE IJO


Sumber: Forum Tabloid Nova

BAHAN:
1 ekor bebek, bersihkan
2 bh jeruk nipis
250 gr cabai hijau tua, buang tangkainya
500 ml air
5 btr kemiri goreng
10 bh bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
2 cm lengkuas
2 cm kunyit
1/2 sdt lada
1 sdt gula pasir
2 btg serai memarkan
3 lbr daun jeruk
3 bh asam kandis
5 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat:
1. Bersihkan bebek, potong menjadi 16 bagian. Lumuri potongan bebek dengan air jeruk nipis hingga rata, biarkan selama 15 menit. 2. Haluskan: cabai hijau, kemiri, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, kunyit, lada, hingga halus. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum.
3. Tambahkan serai, daun jeruk, asam kandis, garam, gula masak hingga semua bumbu matang.
4. Masukkan potongan bebek, aduk hingga bebek berubah warna dan setengah matang. Tuang air secukupnya dan masak dengan api kecil hingga daging bebek empuk dan kuah menjadi kental berminyak.

Untuk : 8 Porsi

Senin, Juni 27, 2011

Bebek Bendjo BKT Pondok Kelapa

Jagoan Bebek Kalimantan Datang ke Jakarta
BEBEK GORENG "NOMOR 2" PALING RAME SE INDONESIA.....!!!!!

Bebek Bendjo dibuat dari bebek Pilihan
Pondok Kelapa - bukankelanakuliner.com
Kalau sudah bisa sukses di luar Jawa, maka sebuah usaha kuliner baru bisa dibilang populer dan terkenal jika bisa bertahan hidup dan sukses di Jakarta............ Demikian katanya tolok ukur keberhasilan kalau mau merintis usaha apa saja.


Nah, kali ini di Jakarta tepatnya di ujung jalur jalan raya tembusan Cassablanca mendekati Pondok Kelapa, hadir sajian dengan menu unggulan Bebek KeRiipppuuuuttttt.... Huwaduh menu apa lagi neh....?
Bebek Keripuuutttnya bikin nafsu banget
Hmmmm bisa sukses menembus jantung penyuka bebek Jakarta nggak yah? Mau tahu? Ikutin aja terus liputan kulinerkuliner.com yang berusaha SOK menyelidik rahasia kelezatan suksesnya usaha kuliner di Jakarta. Come on guys...!

Namanya saja sudah aneh... Bebek Bendjo. Menurut sang pemilik usaha, Derry Ektrada, sengaja ia memberi nama Bebek Bendjo, karena nama itu mudah sekali diingat oleh anak kecil.

Dia terinspirasi ketika mendengar anak kecil meminta bebek goreng sambal hijau dengan lidah anak-anak, "Minta Bendjo dong Mah!" yang maksudnya adalah Bebek Cabe Ijo. Ide yang kreatif juga yah!?

Sepertinya masalah penamaan Bendjo menjadi hokky nya tersendiri bagi Derry Ektrada. Kini untuk warung bebek nya yang sudah dibuka di kawasan jalur kuliner Cipinang (dekat penjara) dan satu lagi di jalur jalan baru BKT (sebenarnya BKT atau KBT seh??? huuuuuuhhh!*&^%). Meski belum seramai seperti halnya warung pertamnya di Kalimantan Timur, Derry masih berharapan kelak warung bebeknya akan sama terkenal dan ramai seperti di Samarinda. (Mungkin ketularan sama restoran Saung Pasundannya kale yah? Tapi nggak juga seh!?)

Bebek Bendjo BKT Pondok Kelapa kayaknya rame juga diserbu tamu
Keunikan masakan bebek kering yang mirip dengan bebek goreng Ki Slamet ini, memang tak bisa diserupakan. Justru Bebek Bendjo tampak lebih besar dan teksturnya sedikit lebih empuk jika dibandingkan dengan Bebek Goreng Ki Slamet.

Demikian pula jika dibandingkan dengan Bebek Kaleyo, dalam hal rasa, Bebek Bendjo tak kalah lezat dengan rumah makan bebek Nomor 1 paling ramai di Jakarta (itu baru katanya loh... bukan hasil survey... jadi bisa jadi nggak valid banget!).

Tapi Bendjo menawarkan beberapa bumbu sambal yang tak dimiliki oleh Bebek kaleyo. Nah jadi penasaran kan? Makanya cobalah cari tahu ada sambal apa yang unik dan tak dimiliki oleh Bebek Kaleyo. (Gue kasih tahu yah, salah satunya adalah Sambal Terinya yang mantab banget buat sajian bebek keriputnya.... hmmmm Nomor 2 paling enak deh! Suwer... eh Swear!!!!).

Yang penting kalo gue bilang ini bebek keriputnya memang bener-bener enak... dan Nomor 2 paling enak daseluruh resto bebek yang ada di Jakarta... hehehehe percaya kan?

Sidik Rizal - wisatakulinerbekasi.blogspot.com

Rabu, Januari 19, 2011

Bebek Waris Pekayon

Hmmmm ini baru bebek mantap favoritnya orang Bekasi

Resto Bebek Empuk Paling Ramai di Kawasan Pekayon

Ramainya selalu di tiap sore hingga malam
Pekayon- webrizal.com
Sepertinya memang belum pernah ada bebek empuk yang ramai diserbu pengunjung seperti di Bebek Waris Pekayon. Bahkan mungkin ramainya hampir mirip dengan ramainya Babek Kaleyo atau bahkan mungkin Nasi bebek Mak Isah. Tapi yang jelas Bebek Waris punya kelasnya sendiri.

Merk baru bebek empuk di Bekasi
Selagi masa promosi di bulan lalu paket bebek Waris cuma dibandrol Rp 15.000,- sudah dapat bonus Tehbotol gratis. Sayangnya semenjak tulisan ini terbit, masa promosi sudah habis. Tapi ramainya pengunjung tetap saja membludak setiap harinya, khususnya bila hari telah gelap.


Kristian, sang pengelola BW
Sang pemilik adalah kolaborasi dua orang yang sudah berteman sejak SMP. Wahyu dan Kristian memang sudah sepakat hendak membuka usaha kuliner di bilangan Pekayon itu dengan merk Bebek Waris, penggabungan dua nama mereka. Cerdik juga seh! Nama Waris memang kedengarannya sangat Jawa. Otomatis, baru dibuka beberapa bulan saja warung atau resto sederhana ini sudah ramai diserbu pengunjung yang tinggal di sekitar Pekayon seperti perumahan Galaxi hingga Kemang Pratama.

Bukan cuma nama Bebek Waris yang sangat sound catchy, tapi juga interior design yang begitu menghipnotis para pengunjung seolah mereka masuk ke sebuah resto cepat saji fried chicken terkenal, meski tak terlalu mewah.

Ramainya pun diabadikan dalam hiasan dinding
Kristian, lelaki lajang ini sebenarnya adalah pengusaha sebuah distro terkemuka di Jakarta Pusat, Premiumnation. Dengan keahliannya mendesain ini itu, Kristian bekerjasama dengan Wahyu membuka resto yang bergaya sangat modern dan gaul. Sedangkan manajemen dan pengelolaan belajar selama berjalannya usaha.

Nyaris tak pernah sepi pengunjung
"Learning by doing" ala Kristian ini memang patut untuk diacungkan jempol. Apalagi untuk urusan menu sajian, Bebek Waris tak kalah dengan resep sajian bebek lainnya yang ada lebih dahulu di kawasan Pekayon hingga Jatiasih.

Untuk masalah enak dan nyamannya sajian bebek goreng dengan berbagai pilihan menu, sepertinya Bebek Waris patut dicoba. Selanjutnya terserah Anda.

Sidik Rizal - kulinerkuliner.com



Selasa, September 28, 2010

NASI UDUK Mbak TIWO: Moro Seneng Moro Kangen

AYAM/BEBEK BAKAR Rasa Madu Meski Tanpa Madu
dengan KELEZATAN ASLI KLATEN yang DITIRU Warung Lain



Nusa Indah Raya Perumnas Klender - kulinerkuliner.com
ASUMSI kelezatan yang dirasakan oleh lidah kita memang gak bisa dibohongin. Tapi ternyata siapa kira ada juga banyak orang yang tertipu dengan kelezatan sajian sehingga mereka dengan ikhlas menyebut rasanya melebihi bahan pokok makanannya. Hal ini terjadi di sebuah warung nasi uduk yang menjual ayam bakar dan bebek bakar ala Klaten. Namanya Morse Morngen.... (hahaha.... apaan lagi tuh?) Morse Morngen adalah sebutan singkat buat warung nasi uduk Moro Seneng Moro Kangen milik mbak Tiwo.


Di warung ini saja lah yang terjadi dimana para pelanggannya sering memesan dan meminta Ayam Bakar Madu atau Bebek Bakar Madu, padahal menu sajiannya gak ada satu pun yang pakai madu. Huwaduh apa nggak hebat tuh? Kelezatan dan kepopulerannya yang membuat pelanggan seperti terhipnotis bahwa yang mereka konsumsi itu adalah sajian bakar madu. Ini berarti menu rempah dan bumbu yang dibuat benar-benar datang dari hati dan rasa yang penuh.

"Mungkin karena saya selalu menggunakan feeling saat saya meracik bubu dan memasak bebek atau ayamnya saat diungkeb," papar mbak Tiwo (baca: Tiwuk) yang punya nama asli Yanto ini.... eh salah maksudnya Mina.

"Saat diungkeb dengan campuran bumbu-bumbu ungkeban yang di seperti gula merah (gula aren) ditambah kunyit, bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh, garam dan lain-lainnya hingga kering," ungkap wanita kelahiran Jakarta, 14 Agustus 1972 ini. "Yang paling penting... ngungkebnya dengan penuh perasaan dan cinta," tambah mbak Evi, saudara perempuannya yang kebetulan juga ada saat wawancara.

Kombinasi rasa manis, gurih dan empuknya baik itu daging bebek maupun ayam memang melenakan setiap penikmat nasi uduk mbak Tiwo. Wajar saja kalau nama Morse Morngen alias Moro Seneng Moro Kangen ini pantas jadi sebutannya. Kayaknya kelezatan ayam bakar maupun bebek bakarnya mbak Tiwo memang bikin kita jadi seneng dan kangen. Gak berlebihan kok... swear... kalo nggak percaya, coba aja sendiri dan kunjungi warung sederhana yang berkapasitas 8 kursi pengunjung ini

Jangan salah, warung nasi uduk Morse Morngen mbak Tiwo khas Klaten ini hanya buka dari jam 04.00 sore dan tutup sampe jam 11.00 malam setiap harinya kecuali hari libur besar. Bulan  puasa lalu pun warung Morse Morngen tetap buka dan penjualan pun lumayan besar. "Sedikitnya kami bisa menghabiskan 5 ekor ayam dan 5 ekor bebek per harinya saat tanggalan muda," jelas mbak Tiwo. "Jika nanggung bulan memang kurang dari itu."

Jangan kuatir, di warung sederhana ini juga disediakan ayam goreng dan bebek goreng yang dibumbui sambel cabe merah dan sambel cabe ijo nan lezat. Kelezatan pedasnya sambel ini karena dibuat dari cabe rawit merah dicampur cabe kriting merah dan digerus kasar bukannya diblender. Termasuk cabe rawit ijo dan cabe ijo kritingnya digerus serupa, sehingga rasa alami sambal tradisional khas Jawa begitu terasa. Dijamin deh...  emang pernah kulinerkuliner.com bohongi ente?

Seandainya Anda ingin merasakan sensasi ayam bakar atau bebek bakar madu yang tidak menggunakan madu meskipun begitu Anda juga bisa minta ditambahkan madu saat dibakar bila diinginkan agar terasa lebih dimadu. Hehehehe..... itu kalau Anda mau, bisa langsung dipesan saja via telepon di no telepon berikut ini (021) 9346.1965 atau (021)3098.7837 langsung dengan mbak Tiwo. Dirinya menyatakan siap untuk menerima pesanan nasi kotak untuk aya bakar maupun bebek bakar.

Bila melihat lokasi, sepertinya tempat ini juga menjadi tempat tongkrongan beberapa anak muda, karena lokasinya yang strategis di bilangan jalan Nusa Indah Raya Perumnas Klender. Karena lokasinya berbatasan antara dua komplek perumahan, yakni rusun dan Perumnas, maka pelanggan yang ada banyak dari warga sekitar. Tapi tak sedikit pula para pengunjung dari orang sekadar lewat di jalur kelas 5 yang  lumayan ramai itu.

Buruan kunjungi Warung Nasi Uduk Morse Morngen di sore hari sebelum kehabisan bebek bakar dan ayam bakarnya. Atau nongkrong saja di sana sambil menunggu sajian pesanan Anda digoreng atau dibakar. Hmmm tempat yang nyaman juga seh buat nongkrong.


MENU SAJIAN
Nasi Uduk
Moro Seneng Moro Kangen
(Morse Morngen)
Mbak Tiwo Klaten

Menu Paket
* Paket Rica-Rica Entog
   - Rp 12.000,-
* Paket Ayam Bakar
   - Rp 10.000,-
* Paket Bebek Bakar
   - Rp 15.000,-
* Paket Ayam Goreng
   - Rp 9.000,-
* Paket Bebek Goreng
   - Rp 15.000,-
* Paket Lele Goreng
   - Rp 7.000,-

MENU UNGGULAN
* Bebek Goreng/Bakar
   - Rp 13.000,-
* Ayam Goreng
   - Rp 7.000,-
* Ayam Bakar
   - Rp 8.000,-
* Lele Goreng
   - Rp 5.000,-
* Ati Ampela Goreng
   - Rp 4.000,-
* Leher Bebek Goreng
   - Rp 3.000,-
* Tahu/Tempe Goreng
   - Rp 1.000,-
* Nasi Uduk
   - Rp 3.000,-

Selasa, September 14, 2010

Warung Kuning Spesialis Bebek (Warning Bebek) Galaxi

RASA BEBEK SEMPURNA + KOMPLITNYA SAMBAL
Belum Sempurna Makan Bebek Sebelum Dapat Warning Bebek

Buka Hingga Malam
Galaxi Bekasi - bukankelanakuliner.com 
Satu lagi hadir resto khusus menu bebek yang berkonsep sajian resto modern dengan layanan lengkap. Mulai dari delivery (pesan antar) hingga reservasi tempat, Warung Kuning Spesialis bebek atau lebih dikenal dengan sebutan Warning Bebek ini memang terbilang lengkap dalam pelayanannya.
Bebek Goreng Kremes Unggulan
Dengan kapasitas kursi sedikitnya ada 7 meja (28 kursi) di dalam ruko berlantai 3 dan 6 meja (24 kursi) di luar halaman parkir yang memang sengaja dirancang untuk outdoor. Gedung ruko Bebek Warning yang dominan berwarna kuning ini saja sudah memberikan nuansa rumah makan modern dan memancing selera para pengunjungnya untuk bersantap segera. Secara psikologis warna kuning memang memancing selera makan.

Gaya outdoor yang jadi ciri khas Warning Bebek
Belum lagi pilihan menu yang begitu lengkap. Kulinerkuliner jadi teringat dengan resto bebek lainnya yakni Bebek Kaleyo yang menyajikan aneka masakan olahan bebek dengan beragam bumbu sambala pilihan, mulai dari sambel terasi, sambel penyet, rica-rica, sambal balado (saus Padang) hingga sambal cabe ijo.

Perkedel gemuk nan mengundan
Bebek Warning Galaxi yang berlokasi di Ruko Vila Galaxi Bekasi ini adalah cabang ke 4 dari resto Bebek Warning lainnya yang lebih dahulu ada Jakarta. Warning Bebek Galaxi sendiri baru dibuka semenjak tanggal 31 Juli 2010 lalu. Namun begitu semenjak dibuka para pengunjung sudah ramai memadati resto yang mempunyai dua konsep tempat makan, indoor dan outdoor ini. Jangan lupa nikmati perkedel ukuran jumbo nan gemuk yang dibumbui kremes... hmmm terasa pas banget deh lidah kita. DIJAMIN...hehehehe!

Sayangnya di samping pengunjung yang datang, ternyata Warning Bebek juga bagai gula dikerubuti semut. Baik seluruh lapisan pihak Pemda Kota Bekasi hingga Media Pers lokal silih berganti datang berkunjung untuk meminta jatah. Mulai dari pungutan ini dan itu hingga pajak dan juga iklan media. Tak ketinggalan kulinerkuliner.com yang menawarkan wawancara mendapat jatah getahnya. Bagaimana tidak jadwal wawancara yang seharusnya bisa mewawancarai sang pemilik agak susah diagendakan, kecuali nanti setelah lebaran.

Interior menggugah selera makan
"Mungkin setelah lebaran ya Mas," ujar sang manajer pengelola yang memang sudah merasa kepayahan mengeluarkan aneka biaya pembukaan resto bernuansa semi modern ini. Anda tertarik untuk memesan aneka masakan olahan bebek dengan beragam bumbu sambal? Silakan hubungi (021)9346.1965 / (021)932.74925 atau (021)8242.9548 atau (021) 9366.0034 atau 0812.83111.125

Untuk minuman penyegarnya Anda bisa memesan Es Kelapa khas ala Warning Bebek yang terasa pas dibarengi makan Bebek Goreng maupun Bebek bakar. Buruan kapan lagi Anda bisa menikmati masakan bebek yang pastinya bukan sekadar membebek dan nyaman pula!



WARNING BEBEK
- Jl. Pulo Ribung Raya Blok AR 1 Kav. 16 Ruko Vila Galaxi Bekasi
- Jl. Cempaka Putih Raya Blok B/No.14 Jakarta Pusat
- Jl. Percetakan negara No. 7 Mencos, Salemba Jakarta Pusat
- Jl. Iskandarsyah 2 No. 91 Blok M Jakarta Selatan


MENU MAKANAN
- Bebek Goreng Kremes
- Bebek Cabe Ijo
- Bebek Penyet
- Bebek Bakar
- Bebek Bakar Rica-Rica
- Bebek Saos Mangga
- Bebek Saos Padang
(Paha Rp 21.000,- / Dada Rp 22.000,-)

- Ayam Goreng Kremes
- Ayam Cabe Ijo
- Ayam Penyet
- Ayam Bakar
- Ayam Bakar Rica-Rica
- Ayam Saos Mangga
- Ayam Saos Padang
( Rp 17.500,-/porsi)

- Nasi Putih - Rp 3.500,-
- Nasi Uduk - Rp 4.000,-
- Nasi Goreng Bebek / Ayam -  Rp 15.000,-
- Nasi Goreng Bebek / Ayam Spesial - Rp 17.500,-

- Tahu / Tempe - Rp 2.000,-
- Bakwan Jagung - Rp 3.000,-
- Sate Ati / Ampla Bebek - Rp 4.000,-
- Tumis Kangkung - Rp 8.000,-

CEMILAN

- Pisang Goreng Rp 10.000,-
- Pisang Bakar Coklat Keju Rp 10.000,-
- Sambosa Daging/Keju Rp 12.500,-
- Risol Aneka Rasa Rp 16.000,-

ORIGINAL JUICE (Rp 10.000,-)
- Apel, Alpukat, Belimbing, Jambu, Melon, Mangga, Pepaya, Sirsak, Strawberry, Tomat, Wortel

MIXED JUICE (12.000,-)
- Apel + Jeruk
- Belimbing + Jeruk
- Jambu + Jeruk
- Jambu + Jeruk Nipis
- Jambu  + Sirsak
- Jambu  + Strawberry
- Jambu + Strawberry + Pepaya (Valentine)
- Mangga + Jeruk
- Mangga + Sirsak
- Mangga + Strawberry
- Jambu + Pepaya + Jeruk
- Pepaya + Jeruk Nipis
- Semangka + Jeruk
- Semangka + Strawberry
- Sirsak + Jeruk
- Sirsal + Strawberry (Jasmine)
- Tomat + Jeruk + Strawberry (Tom & Jerry)
- Tomat + Strawberry
- Tomat + Wortel (Wormat)
- Wortel + Apel
- Wortel + Jeruk


Sidik Rizal -
kotabekasi-news.com

Liputan terkait Warning Bebek Galaxi

WARUNG KUNING ... BUKAN SEKADAR MEMBEBEK ?

Sumber: Van KlikMdotcom
Saat Launching akhir Juli 2010
Galaxi Bekasi - Kota Bekasi sedang berbenah menjadi kota kuliner. Berbagai lokasi penganan mulai bermunculan, seperti kuliner di GOR dan berbagai lokasi jajanan rasa lahir di pinggir jalan kota Bekasi.

Di antara makanan yang menjadi selera pengunjung di Kota Bekasi, selain gabus pucung, adalah makanan olahan bebek. Warga Bekasi dan Jakarta sekitarnya, selalu mencari sajian yang berasal dari daging bebek. Mulai dari bebek kremes yang kriuk, bebek saos padang yang pedas menggigit, sampai bebek saos mangga yang asam-asam pedas, dan cabe ijo.

Selain telah bertebaran restoran dan rumah makan yang menyajikan bebek, seperti di dekat kampus bani saleh dan di ruko Pekayon. Kini hadir makanan olahan daging bebek di Perumahan Taman Galaksi, Ruko Villa Galaksi Bekasi, Jln.Pulau Ribung Raya, Blok AR I Kav 16, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan.

Warung Bebek yang dimiliki Alexandra Aprilina tersebut, memang merupakan sebuah usaha pembelian merk (brand) dagang perdana dari warung bebek untuk di wilayah Bekasi. Sebelumnya Warung bebek ini sudah berkembang dan memiliki pusat usaha yang berlokasi di Jl. Cempaka Putih Raya Blok B No.16, Jakarta Pusat (Depan Bank Danamon) dan Jl. Percetakan Negara No.7, Mencos Salemba, Jakarta Pusat.

"Kini, tantangan bagi kami adalah bagaimana me-mentenance kualitas pelayanan dan image dari warung kuning agar tidak berubah di tangan kami. Sehingga, peningkatan konsumen dari waktu ke waktu kedepan dapat bertambah. Sehingga, berdampak positif bagi kelanggengan usaha kami," harap Aprilina.

Konsep warung bebek yang berada di Kota Patriot ini terbilang sederhana. Keseluruhan tempat menikmati olahan bebek bernuansa kuning, dengan jajaran kursi dan meja dari kayu. Sehingga aura adem dengan tempat yang cukup nyaman semakin terasa, tak terkecuali ornamen anyaman bambu di setiap sisi dinding restoran menjadikan suasana makin teduh.

"Meskipun semua serba bebek tapi hidangan dipastikan berbeda rasa dan dijamin tak bau anyir (amis, red). Apalagi, semua hidangan disini dapat dikatakan spesial. Kalau masih penasaran kami undang dan rasakan bedanya," terang ibu dari satu putri, Marvella Mutiara (6) tersebut.

Keunikan lainnya, di warung bebek tersebut, setiap hidangan disajikan dalam piring dan mangkok kayu yang beralaskan daun pisang. Semisal, bebek goreng kremes digoreng kering, berwarna kecokelatan dengan taburan kremes yang royal di atasnya. Sebagai pelengkap ada lalapan berupa irisan timun, daun kemangi, kol, serta sambal dadak yang ditaruh dalam wadah mungil dari daun pisang.

Dapat dipastikan, dari rupanya menu bebek tersebut, sudah membuat siapa saja yang melihat menitikkan air liur. "Ada juga nasi uduk sebagai teman pendamping bebek disajikan dalam mangkok kayu bertabur bawang goreng dan kerupuk aci berwarna pink," paparnya.

Sementara itu, menurut para pengunjung, sensasi sambal, seolah menyetrum saat mendarat di lidah. "Sensasi pedas, gurih bebek dan nasi uduk menciptakan sensasi yang luar biasa enak. Rasanya, membuat mulut jadi tidak bisa berhenti mengunyah," terang seorang pengunjung, Suimin Diharja.

Sedangkan masalah harga, rumah makan yang pusatnya berada di Cempaka Putih ini mematok harga yang tak terlalu mahal. Sedangkan untuk minuman tersedia mulai dari bandrek, soda, jus, hingga es kelapa muda yang menjadi favorit rumah makan ini.

Bagi pencinta bebek, rumah makan di Galaksi ini bisa jadi alternatif memanjakan lidah. Apalagi semakin nikmat, dijadikan santapan berbuka puasa bersama keluarga atau kolega. Selamat berbebek ria... (van)

Selasa, September 07, 2010

Minggu, Juli 18, 2010

Bebek Djingkrak Duren Jaya Bekasi

Bikin Kita Jingkrak Kepedasan
Sepedas Es Cream Rujaknya

Durenjaya Bekasi - www.bukankelanakuliner.com 
"Beeehh...! Pertama kali makan bebek pedes ini,  gue dikagetin sama sambel super pedasnya sampe gue jingkrak-jingkrak, hahaha...." teriak Rizal anakku kepada temannya via HP esianya ketika sedang menghabiskan menu bebek yang kubawa dari Bebek Djingkrak menu asli buatan mas Agus (sang koki warung makan Bebek Djingkrak).


Ya...! Mas Agus namanya, sang koki khusus yang bermitra dengan sang pemodal usaha Bebek Djingkrak, mas Ragiel Edi Susanto. Kebetulan mereka masih satu kantor. Teman kerja di kantor, berlanjut jadi mitra usaha di luar kantor. Ide bersama membuka menu makanan bebek ini memang sudah sejak lama mereka rencanakan. Tapi baru sekitar kurang dari sebulan kini mereka jalankan.

Terus gimana seh sebenarnya rasa menu unggulan bebek di warung sederhana Bebek Djingkrak yang berlogo mirip Daffy Duck atau Plucky Duck ini? Mendingan makan aja sambil mendengarkan komentar anakku saja si Rizal.

"Daging bebeknya lembut nan gurih, pokoknya... rasanya Makknyyoss, lah Bih!!!" ujarnya puas dengan gayanya yang konyol seperti biasanya sehingga aku, abinya, nggak kebagian secuil pun. Dasar jagoan tukang makan on duty! Hehehehe...!

Waktu kutanya sambelnya gimana, dia langsung nyerocos, "Wah ini baru sambil yang paling pedas dari sekian banyak menu bebek yang Abi sering bawa pulang." Aku pun mengernyitkan alis, "Mosok seh Zal?" Berarti sambelnya bener-bener nendang dong!? (Nendang? Piala Dunia kaleh!)

Kalo begitu benar apa yang dikatakan si koki Bebek Djingkrak. Kata mas Agus, sedikitnya cabe rawit hijau dibutuhkan 1 kilo untuk 10 ekor bebek yang diolah. "Kini harga cabe rawit, bisa mencapai 50 ribu perak Mas!" ujar mas Agus dan diamini oleh mas Ragil. "Namun masalah rasa dan harga kami tetap tak mau kompromi," tegas Agus.

"Biarpun harga bahan pada naik, kami mengusahakan agar setiap bumbu yang dibuat harus sesuai dengan standar yang biasa dipake oleh mas Agus untuk masak bebeknya agar tetap nikmat," tegas mas Ragil.

Melihat keringat nafsu makan anak saya yang tak henti menetes dan mendengar komentar dari sang koki maupun sang pemodal, saya percaya bahwa masalah rasa Bebek Djingkrak patut dikasih jempol 3 kayaknya. Loh kok 3? Soalnya jempol yang satunya lagi kan sedang asyik (berkolaborasi dengan telunjuk dan jari lainnya) megangin bebek goreng pedas ala Bebek Djingkrak... Hehehehe! Asyik banget Cuy, kayak deh! (Sayang gue belum nyobain... gampang lah!).

Pengamatan saya buat resto mini gaul warung yang berlokasi di pertigaan jalan menuju kampung Cerewet Kelurahan Durenjaya ini lumayan strategis. Ada pompa bensin dan tak jauh dari situ ada warung Baso Komplit (Baskom) yang sudah lama berdiri di jalur itu. Jadi Bebek Djingkrak sebenarnya tinggal menunggu waktu untuk jadi terkenal di kawasan Durenjaya atau malah bisa jauh lebih terkenal dari Baskom se Bekasi Timur. Kayaknya nggak mustahil seh... Soalnya suasananya lumayan mendukung, gaya interior desainnya lesehan gitu deh! Belum lagi merk yang bener-bener mancing rasa ingin tahu. Meski logonya mirip tokoh kartun bebek terkenal, namun mas ragil sepertinya mensiasati dengan merubah karakter maskot Bebek Djingkrak di sana-sini. So logo dan maskot Bebek Djingkrak sangat jauh berbeda. Jadi mereka tak perlu kuatir akan diklaim patent merk dan maskot di kemudian hari oleh pihak lain.

Lepas dari masalah itu, Bebek Djingkrak sepertinya memang pantas untuk dituding eh... direkomendasi sebagai tempat nongkrong asyik bersama keluarga atau teman dan sahabat. Bila Anda tertarik bisa menghubungi mas Ragil di telepon (021) 932.74925 - (021) 9346.1965 atau (021) 9901.5602 - (021) 9721.5602. Sepertinya Bebek Djingkrak juga melayani pesan antar untuk kawasan terbatas. Buruan datang...Seperti quote sebuah film terkenal Amerika Serikat "300", sang komandan Leonidas berteriak kepada para prajuritnya, "Tonight, let's dine in the hell of Bebek Djingkrak...!!!" Hahahaha, pas banget kayaknya deh!

Sidik Rizal - www.wisatakulinerbekasi.blogspot.com

Ayam Bakar Belolangi Giant Hypermall Food Court Join Bebek Bentuman Grand Mall

Ayam Kesurupan VS Bebek Kesurupan
Berenang di nikmatnya Kuah Cotto Makassar dan Aneka Soto Nusantara

Bekasi, www.kulinerkuliner.com
Belum lama ini saya dihubungi oleh pihak TransTV (ah lupa gue apa Trans7 yah?) bahwa mereka ingin meliput satu hasil tulisan dan liputan saya tentang makanan berbumbu cabe rawit (dalam bahasa Betawi = cabe setan) hingga setengah kilogram. Bisa kebayang kan betapa pedasnya tuh bebek atau ayam. (Amit-amit deh kalo gue makan setengah kilo cabe rawit aja!!!!)


Akan tetapi sayangnya warung masakan Betawi khas Bekasi itu kini agak keteteran menyajikan masakan Bebek Kesurupannya yang fenomenal luar biasa pedas namun dengan harga "super" murah. Tapi rupanya dewi fortuna masih berpihak pada saya (ah nggak juga seh... Dewi Fortuna kan pengacara terkanal, maksud gue tuh Malaikat Pemberi Rezeqi masih ngasih jatah lebih buat saya). Pas saatnya sudah mendesak, Bebek Kesurupan rupanya kini hadir di beberapa tempat lainnya. Dan kini bebek kesurupan hadir di tengah masakan bakar serta goreng seperti yang pernah saya dapatkan di awal tahun 2009 lalu itu.

Tepatnya rezeqi itu saya dapatkan di Bebek Bentuman Grand Mall Bekasi dan Belolangi & Konro Giant Bekasi. Gerai Belolangi yang ada di dua tempat ini, yakni Giant Mall Food Court lantai 3 serta Bekasi Grand Mall Food Court Lantai 4 kedua-duanya menyajikan sajian super pedas yang diberi nama Bebek Kesurupan dan Ayam Kesurupan.

Sesuai dengan namanya, baik Ayam Kesurupan maupun Bebek Kesurupan baik itu yang disajikan dengan dibakar maupun dengan digoreng serta panggang, kesemuanya menggunakan bumbu utama cabe rawit atau cabe setan hingga setengah kilogram. Wait a minute.... Cabe Rawit yang berwarna merah oranye diungkeb bersama bebek atau ayam selama lebih dari 1 jam hingga pedasnya benar-benar menyerap ke dalam dagingnya. Wuihhhh... Oh my God.... ini seh makanan terpanas dan terpedas di kolong langit yang pernah saya jumpai.

Coba deh sensasi Cabe Setan (cabe rawit oranye) yang digerus bareng dengan ungkeb bebek atau ayam selama lebih dari sejam ini... berani bertaruh saya, kalau bebek atau ayam malang ini bisa menghanguskan langit-langit mulut kita dalam sekali suap.... Hoaaaaaahhhh aaaaargggghhhh.... Ingat film the Dragon Heart kan... si naga baik hati yang bersifat ksatria itu sedang menyemburkan api dari mulutnya... Nah mirip gitu lah kali rasanya... hmmmmm (pas gak yah?)

Menurut ibu Anna, sang pengola lapangan Ayam Bakar Kesurupan dan Bebek Kesurupan di dua tempat tersebut, mengatakan "Cabe Rawit sekilo kini seharga 40 ribu rupiah, jadi untuk sepotong ayam maupun bebek harganya kami naikkan 20 ribu dibagi empat potong. Cuma 2500 perak saja harganya kami sesuaikan." jelas wanita kelahiran Makassar, 25 Mei 1965 kepada kulinerkuliner.com

Untuk seporsi Ayam Bakar Kesurupan dipatok Rp 17.500,- termasuk nasi dan lalapan. Sedangkan Bebek Kesurupan plus nasi dan lalapan Rp 30.000,- Hmm gimana murah gak? Ya iya laha masak ya iya wekwekwek?

Terus di samping makanan yang bisa bikin haus tenggorokan, ternyata Belolangi menyediakan menu berkuah yang mampu mengguyur rasa pedas dari tenggorokan yang terbakar cabe rawit yang kini meroket harganya menjadi mahal. Sekalipun cabe rawit kini melonjak harganya jadi 2 kali lipat lebih, namun Bu Anna memastikan sajian Ayam Kesurupan dan Bebek Kesurupan tetap tersedia di kedai belolangi dan Bebek Bentuman yang dikelolanya. "Masalah harga mahal cabe rawit yang kini sedang melonjak tinggi, bagi kami sebagai tantangan agar bisa semua pelanggan kami tetap menikmati pedasnya cabe namun dengan harga yang tak terlalu tinggi," papar Anna berpromosi.

Bila Anda ingin merasakan pedasnya cabe rawit di kelezatan daging ayam bakar atau panggang atau goreng serta bebek panggang atau bakar ala Belolangi dan Bebek Bentuman, ya sudah buruan saja kunjungi kedua tempat ini di Bekasi Grand Mall dan Giant Hyper Mall. Pasti nggak akan kecewa dengan rasa lezat super pedanya. Pasti!!! 

Sepertinya menu Bebek Kesurupan dan Ayam Kesurupan Bu Anna ini bener-bener laku karena rasanya yang super pedas. Meski bukan utnuk konsumsi anak-anak, namun terkada ada saja anak-anak yang berani mencoba masakana super pedas ini. Wajar saja menu masakan ini disajikan di beberapa cabang warung makan milik Agus Iriyanto dan Bu Anna. Bila pak Agus sebagai pengelola keuangannya, sementara ibu Anna sebagai pengolala operasional harian menu masakannya.

Bu Anna sendiri mengaku telah lebih dari 7 tahun warungnya dia kelola di Bekasi Grand Mall, Giant Hyper Mall Food Court, dan C-One Plaza Hotel dan Cafe Deliza di Bekasi Square.

Biar lebih enak, kayaknya perlu deh saya kasih tahu nomor hotlinenya sang pengelola Bebek Kesurupan atau Ayam Kesurupan ala Bebek Bentuman dan Belolangi ini, yang langsung menghubungi Ibu Anna di (021) 321.75*** atau (021)9346.1965

Jumat, Mei 14, 2010

KPK Bakar Madu Komsen Jatiasih Bekasi

PASTI KERINGETAN KALO MASUK KPK
KPK 
Bakar Madu
Jl. Raya Wiabawa Mukti No. 19
Komsen Jatiasih, Bekasi
Reservasi: (021) 989.4466.9 atau 0815.7467.2525

Jatiasih - www.kelanakuliner.co.cc
Tahukah Anda apa yang khas dari daerah Pekalongan? Pasti terbayang langsung di benak kita Batik Pekalongan. Tapi bagaimana dengan kulinernya? Tahukah Anda makanan khas dari Pekalongan? Ada yang spesial gak seh? Kalau belum, mungkin Anda perlu tahu yang namanya sayur Megono. (Itu pun gak juga termasuk yang unik ada di daerah ini....) Sayur Megono adalah sayur yang dibuat dari buah nangka muda kemudian dicacah-cacah dan dimasak dengan gula aren bercampur bumbu rempah pokoknya tak beda dengan sayur Gori dari beberapa daerah Jawa Tengah lainnya.

Tapi kini kelanakuliner tidak sedang meliput tentang keunikan khas kuliner  yang  dibuat oleh putra daerah Pekalongan. Tapi meliput tentang sebuah warung makan yang menggunakan nama KPK Bakar Madu di bilangan jalan Wibawa Mukti Jatiasih Bekasi. Membaca spanduk besar bertuliskan KPK besar saja sudah mengundang rasa penasaran para pengguna jalan raya Komsen Jatiasih yang melewatinya. Bahkan sempat di antara mereka mampir berkunjung hanya untuk mengambil foto spanduk warung makan, yang bertulisan besar KPK.

Lalu apa seh artinya KPK itu? Apa Komisi Pemberantasan Korupsi atau Kelipatan Persekutuan ter-Kecil? Menurut sang pemilik tempat ini, Rekki Roberto, KPK adalah singkatan dari Keluarga PeKalongan. "Sengaja saya memberi nama warung makan keluarga ini dengan istilah KPK, karena saya mengajak semua adik kandung dan adik sepupu dari keluarga saya bekerja di warung,' ujar Rekki Roberto yang akrab dipanggil mas Ekki ini.

Yang jelas dari namanya saja sudah SANGAT mengundang perhatian siapapun yang lewat dan lalu lalang di jalan Wibawa Mukti Jatiasih itu. Tak usah menunggu lama untuk ditengok atau membuat orang mau berkunjung mencoba yang disajikan di warung makan sederhana yang mempunyai lahan parkir. Hanya dalam waktu kurang dari dua minggu. "Bahkan saat masih baru buka, saya tak memasang spanduk yang bertulisan sajian makanan yang kami jual. Cuma tulisan KPK saja!" papar mas Ekki. Namun dampaknya begitu lumayan, setidaknya beberapa orang lewat yang membacanya ada yang berhenti sejenak dan bahkan ada yang masuk mampir sekaligus akhirnya mencoba sajian di warung itu.

Lalu apa sih sajian yang ada di warung milik mas Ekki, sang seniman kontemporer ini?. Ternyata KPK Bakar Madu menyajikan beraneka masakan Ayam kampung, Ayam Negeri, Bebek dan Burung Puyuh.  Mas Ekki, lelaki kelahiran 9 Juni 1978 ini menyewa tanah kosong di bilangan Jl. Wibawa Mukti No. 19 Komsen Jatiasih, memang sengaja berniat membuka usaha warung makan ayam bakar, bebek bakar dan puyuh goreng. Padahal ia masih menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta di daerah Lubang Buaya yang bergerak di bidang peralatan kesehatan. Karena jiwa seniman dan keinginannya untuk berwirausaha itulah, maka ayah dari 3 anak ini meluangkan waktu dengan membuka warung bersama keluarganya dari Pekalongan.

Sajian utama yang ada di warung KPK sebenarnya adalah menu sajian bakaran dengan bumbu madu dan kecap. Seperti ayam kampung dan ayam negeri yang disajikan dengan menu bakar madu. "Meski menggunakan madu sebagai saus utamanya, tapi sebenarnya dicampur pula dengan kecap manis," ungkap mas Ekki. Sehingga sajian yang kian populer ini memang mempunyai rasa cukup unik dibandingkan dengan menu bakaran madu di lain tempat.

"Biarpun kami menyajikan ayam kampung dan negeri, kami juga menyajikan bebek bakar madu dan bebek goreng serta burung puyuh goreng," jelas mas Ekki yang juga seniman pelukis kontemporer ini. Semua sajian baik itu bakaran madu maupun gorengannya diberi dua jenis sambal, yakni Sambal Ijo dan Sambal Bajak. Sambal Ijo yang pedasnya luar biasa ini dibuat dari cabe rawit yang ditumis dengan bawang putih dan sedikit minyak kelapa. Sedangkan Sambal Bajak yang tak terlalu pedas itu dibuat dari cabe merah yang digerus kemudian ditumis dengan bawang merah dan bawang putih plus terasi.

Ternyata kombinasi menu masakan bebek bakar madu yang cenderung manis hingga ke dalam daging bebeknya. Umumnya bebek digoreng garing dan gurih asin di lain tempat namun di warung KPK, bebeknya lebih terasa empuk dan manis. Sedangkan sajian gorengan unggulan di warung KPK adalah Burung Puyuh Gorengnya yang empuk gurih asin. Ukuran daging burung puyuh yang kecil sering membuat penasaran para pelanggannya saat menikmatinya, sehingga terkadang mereka memesan lebih dari satu.

"Justru saat pembukaan banyak sekali para pengunjung yang tidak tahu seperti apa burung puyuh itu. Jadi saya biasanya menjelaskan lebih dulu kepada mereka dan mempersilahkan mereka untuk mencobanya," imbuh mas Ekki. Malah setelah mereka mencobanya, kebanyakan dari mereka jadi pelanggan dan pencinta burung puyuh goreng di warung KPK.

Khusus ayam kampungnya di warung KPK disajikan dengan menu goreng. Memang sangat tak lazim, sedangkan ayam negerinya disajikan dalam menu bakaran madu seperti halnya bebek. "Warung KPK hanya mencoba untuk tampil beda agar gampang diingat oleh para pelanggannya. Jadi setiap sajian masakannya tak perlu harus sama dengan tempat makan lain," pungkas mas Ekki yang mempunyai anak dengan nama-nama unik seperti, anak pertamanya Lentero Suminaring Jagad, anak keduanya Bunga Cinta dan anak ketiganya Sekar Langit.

Kelana kuliner hanya bisa merekomendasikan sajian di warung KPK Bakar Madu yang berkapasitas 24 kursi ini dengan dua jempol, rasanya mantabbbsss buanget terutama pedasnya Sambal Ijo. "Wah pedas sambelnya parah banget!" ujar seorang pelanggan yang tengah menikmati hidangan aneka bakaran dan gorengan unggas bersama keluarganya. Kelana kuliner setuju, siapapun yang masuk warung KPK pasti keringetan. Bukan karena takut masuk KPK nya tapi, karena pedasnya sambel ijo yang luar biasa bisa bikin para penikmatnya keringatan kepedasan.

Bila Anda tertarik untuk mengunjungi warung KPK Bakar Madu di bilangan Jl. Raya Wiabawa Mukti No. 19 Komsen Jatiasih, Bekasi silakan memesan tempat atau reservasi terlebih dahulu di Nomor (021) 989.4466.9 atau 0815.7467.2525

Sidik Rizal - kotabekasihotnews.blogspot.com

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]