Tampilkan postingan dengan label Ayam Bakar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam Bakar. Tampilkan semua postingan

Senin, Agustus 01, 2011

Ayam Bakar Bang H. Didi

Legendanya Ayam Bakar Bekasi di Jalan Kartini
Rasakan barokahnya shodaqoh dalam SATU EKOR AYAM PANGGANG UTUH

Jl. Kartini Bekasi - bukankelanakuliner.com
Inspirasi usaha terkadang memang datang dari pengalaman hidup yang biasa dilakukan setiap waktu. Bukan hanya berharap pada takdir semata, tapi ikhtiar dengan mempertimbangkan faktor tersembunyi yang merupakan syariat perintah agama yang harus dilaksanakan bukan sekadar dipelajari, maka itu bisa menjadi kiat sukses luar biasa. Setidaknya shodaqoh adalah satu kata kunci kesuksesan berwirausaha apa saja termasuk dagang ayam bakar biasa seperti yang dilakukan oleh Bang Haji Didi, sang pemilik warung makan Ayam Bakar Bang H. Didi.

Minggu, Mei 22, 2011

Ayam Bakar Bumbu Rujak Bintara

Gurihnya Kelezatan Segar Ayam Bumbu Rujak
INI DIA RUJAK AYAM PERTAMA DI INDONESIA

Bekasi - kulinerkuliner.com
Banyak sudah dijumpai menu masakan yang mengkombinasi antara gurihnya kelezatan daging dengan segar berkhasiatnya buah-buahan. Tapi pernahkah Anda mencicipi Rujak Ayam yang sebetulnya adalah masakan asli orang Indonesia?

Nah bagaimana menu ini bisa kita nikmati. Kok sepertinya sudah akrab di lidah orang Indonesia... Tapi kayaknya cuma di tempat ini orang benar-benar bisa menikmati Rujak Ayam yang begitu menggelitik lidah!


Beruntung petualangan kuliner kali ini karena saya menemukan warung makan yang konsepnya memang bukan sekadar tampil beda dalam sajian menunya melainkan juga membuka peluang buat siapa saja untuk bisa membuka usaha yang serupa.

Nama usaha inipun lumayan unik didengar, yakni Kiswah Kuliner. Saat kuliner menanyakan apa arti nama kiswa, sang pemilik, ustadz Edi menjelaskan "Kiswah itu artinya kain penutup Ka'bah". Mendengar jawaban sederhananya rasa tertarik kami semakin besar dengan usaha yang rencananya akan dibuat serupa waralaba ini dengan merk Ayam Bakar bumbu Rujak. Hmmmm kayaknya maknyus neh?


Sekarang coba kita jelajahi apa keistimewaan dari ayam bakar berbumbu rujak ini? Kalau mendengar proses pembuatannya, maka tak heran, pada awalnya saat potongan ayam yang ukuran lumayan besar itu direndam dan diungkeb dengan bumbu rujak. Kemudian setelah setengah matang tersaji, potongan dada atau paha atas dan bawah ayam siap untuk dibakar dan disajikan kepada pelanggan.

Melihat mungkin lebih baik daripada membaca tulisan ini. Makanya sebaiknya Anda segera meluncur ke jalan raya Bintara dan cari tempat makan sederhana Ayam Bakar Bumbu Rujak yang tak jauh tepat berada di depan sebuah warnet.

Pak Edi sang pemilik sengaja membuka usaha ayam bakar dengan bumbu rujak, mengingat sepanjang jalur jalan raya BIntara memang belum ada sajian serupa. Apalagi ternyata setelah buka beberapa bulan respon pelanggan dan pengunjung pun lumayan tinggi. Hmmm pasti ada yang lezat dan nikmat sehingga tak sedikit pelanggan ulang yang datang kembali.

Gurihnya daging ayam bakarnya lumayan empuk dan bau serta sensasi gosongnya begitu pas bercampur bumbu rujak. Wah kalau yang kayak gini seh makan setiap hari juga mau. Apalagi harganya pun relatif terjangkau Gan! Bumbu rujak yang meresap ke daging ayam inilah yang diperkuat dengan sambal mangga dan sambel dadak merah atau bisa juga kita minta sambal ijo. Hmmm mantap.

Untuk jeroan goreng dengan bumbu sambal mangga kayaknya nampol banget. Sepotong kepala bebek atau ayam goreng cuma dihargai 2000 perak. sedangkan jeroan hati ampela goreng dibandrol 5000 perak, untuk jeroan bebek dipatok 6000 perak dan ayam bakar cuma 9000 perak sedangkan potongan bebek bakar bumbu rujak dihargai 12.000 perak. Waduh gimana nggak puas. Harganya segitu murahnya, ukuran porsinya segini gedenya (sambil ngepel neh). Hehehehe... tertarik mau coba?

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Sebelum lebih jauh membahas tentang rasa unik nan lezat dari Rujak Ayam, baiknya kita lihat resep masakan ini terlebih dahulu ya.(diambil dari sumber : dapoerkami.com)


RESEP AYAM BUMBU RUJAK

peralatan yg diperlukan:
pinggan tahan panas, alasi kertas roti, semprot permukaannya dgn cooking oil spray.
bahan:
ayam, potong2 sesuai selera »saya pakai sayap ayam, buang ujungnya, bubuhi garam dan beri perasan air jeruk, aduk rata, sisihkan.
santan
campuran minyak dan margarin tuk menumis
bumbu dihaluskan:
cabe merah
bawang merah & bawang putih
terasi, sangrai
kemiri, sangrai
jahe & kunyit 
gula merah & garam
bumbu lainnya:
serai, ikat & memarkan bagian putihnya
lengkuas, memarkan
daun salam
air asem jawa
cara membuat:
panaskan minyak, masukan bumbu yang telah dihaluskan, serai, lengkuas dan daun salam, bilas cobekan dgn sedikit air, tuang kedalam wajan, aduk rata, tumis hingga bumbu harum, masukan ayam, aduk hingga ayam dan bumbu tercampur rata, lanjutkan menumis hingga ayam berubah warnanya, masukan santan dan air asem jawa, aduk rata & didihkan, kecilkan api, lanjutkan memasak sambil sesekali diaduk hingga santan mengeluarkan minyak.
panaskan oven pada suhu 250oC, pilih fungsi grilled.
atur ayam dalam pinggan tahan panas. panggang kedua sisi ayam hingga agak kegosong2an.  selama proses pemanggangan oles2i ayam dgn sisa bumbu.

Rabu, April 20, 2011

Ayam Bakar Barokah Durenjaya

Dada Ayam Bakarnya Sebesar Milik Melinda Dee
Hebohnya Es Kelapa Bundar Inong Melinda

Ibu Rofiah sedang memanggang
Bekasi - bukankelanakuliner.com
Makanan populer ayam bakar memang sudah demikian melidah bagi kaum urban. Apaan lagi tuh "melidah"? Maksudnya adalah, sudah demikian akrabnya di lidah banyak orang khususnya mereka yang terlalu sibuk untuk bisa memasak sendiri. Khusus di kawasan Bekasi Timur, ada satu tempat warung kaki lima yang begitu populer sehingga bisa kita temui dengan mudah di internet, yakni Ayam Bakar Barokah Durenjaya.

Pengguna setia kecap Bango dari thn 2004
Ayam Bakar Barokah yang dikelola seorang wanita cantik, Ibu Rofiah ini memang terkenal murah dan selalu diramaikan pengunjung setiap harinya.

Sehingga ketika liputan ini berlangsung saja, tak ada hentinya pelanggan yang datang berkunjung untuk membeli dan membawa pulang. Sehingga wawancara yang berlangsung satu jam lebih itu, hanya menyaksikan ibu Rofiah melayani setiap pelanggannya. Aduh rame banget nih bu! Ini berarti ayam bakarnya sudah begitu diterima oleh para pelanggannya.


"Saya sudah 7 tahun lebih berdagang ayam bakar Mas!" ungkap bu Rofiah yang akrab dipanggil Mama Viki ini kepada kulinerkuliner.com. Selama tujuh tahun itu, wanita beranak tiga ini sudah 3 kali berpindah tempat di kawasan jalur jalan baru underpass Durenjaya. Karena berpindah-pindah tempatnya tak jauh dari kawasan tersebut, Ayam Bakar Barokah tidak kehilangan pengunjung yang sudah banyak jadi pelanggan tetap.

Rasanya ayam bakar buatan wanita yang mengaku mendapatkan rahasia resep dari keluarga ini, memang tak beda jauh dengan ayam bakar lainnya. Tapi mungkin keberkahannya yang membuat ayam bakar ini terkenal dan laris setiap harinya. Bayangkan saja, sedikitnya 35 ekor ayam habis laku terjual, dimana harga satu ekor ayam bakar cuma dihargai Rp 35.000,- Sedangkan untuk potongan, ayam bakar bagian dada dihargai Rp 9.500,- per potong dan bagian paha dihargai Rp 8.500 per potong. Harga yang ekonomis, bukan?

Layanan menyenangkan, rahasianya
Yang lebih utama adalah penamaan barokahnya. Hal ini karena Ibu Rofiah membeli sendiri ayam negerinya dari pasar tradisional di Bekasi. "Saya ingin ayam yang saya olah itu langsung dipotong di hadapan sehingga, sehingga terjamin keberkahannya." ujarnya ketika ditanya mengapa ia lebih memilih beli sendiri daripada membeli dari supplier ayam. "Dan lagi kan yang saya jual kan makanan yang akan dinikmati oleh banyak orang," imbuhnya tersebyum. Di samping itu dirinya mengaku jauh lebih hemat dan bisa mengetahui kesehatan si ayam saat sebelum dipotong dengan syariat Islam, sehingga dia yakin bisa membawa barokah seperti nama warung sederhananya.

Hanya dibumbui Kecap Bango dan jeruk
"Saya juga melayani pesanan paket dengan nasi kotak Mas," imbuh Mama Viki yang jarang kelihatan lelah malayani pelanggan ini. Untuk paket nasi kotak, Mama Viki mematok harga hanya Rp 12,500 untuk sepotong ayam bakar plus lalapan dan nasi putih. Sedangkan paket komplit Nasi Kotak Ayam Bakar, hanya dibandrol Rp 17.000,- per box, yang terdiri dari sepotong ayam bakar, nasi, alapan, tahu tempe, buah dan aqua cup. Hmmmm murah meriah kan... Anda tertarik untuk pesan antar?

Paket Komplitnya bikin puas pelanggan
Untuk pesan antar, Mama Viki menyanggupi hingga ratusan box bahkan ribuan box ayam bakar bisa dikerjakannya dalam hitungan hari. Asal pemesanan dilakukan dengan pembayaran DP 50 persen 2 hari sebelum pengiriman untuk order di atas 500 box. "Kalau masih di bawah 500 box, saya sanggup mengerjakan di bawah 2 hari," pungkas wanita berdarah Jawa ini.

Pemesanan bisa dilakukan melalui ketik SMS "ORDER AYAM BAKAR" spasi "(jumlah order)" spasi "(hari/tgl pengiriman)" spasi "(tujuan)" ke nomor 081.385.386.583

Sidik Rizal - bekasi-online.com


Jumat, April 15, 2011

Ayam Bakar Pondok Kopi

Kelezatan Unik Ayam Kurma dan Ayam Bakar Rempah
Khasiat Nikmat Minuman Teh Telor Plus Rempah Buah Pinang

Ayam Kurma khas Melayu yang aduhai
Pondok Kopi - webrizal.com
Jika Anda kebetulan tinggal di kawasan perumahan padat di antara dua kota seperti Pondok Kopi Klender yang merupakan perbatasan antara Jakarta Timur dan Kota Bekasi Barat, maka tak sedikit bisa Anda jumpai usaha kuliner di kawasan ramai itu.

Ayam Bakar Sari Rempah
Salah satunya adalah sebuah rumah makan sederhana yang menyajikan sajian khas ayam bakar tepat di depan sebuah supermarket besar. Di tempat ini ternyata ada sajian unik khas Melayu seperti Ayam Kurma dan menu minuman khas seperti Teh Telor dan aneka jus plus rempah-rempah.


Harga terbaik di antara semua resto
Jangan salah bila mendengar nama Teh Telor, maka terbayang oleh kita teh manis ditambah telor. "Oh tentu tidak!" ujar sang pemilik resto, bapak Dasril Fachrudin. Menurutnya teh telornya terbuat dari rempah-rempah seperti buah pinang, jahe, sereh, kulit manis (kayu manis dalam bahasa Minang), cengkeh dan rempah lainnya. Jadi dijamin rasanya luar biasa hangat dan menyegarkan. "Apalagi jika ditambah madu, dijamin, laki-laki jadi bertambah jantan dan kuat begini," ujar lelaki Minang ini sambil mengepalkan tinjunya. Saya pun tertawa mengerti maksudnya.

Lalu apa keistimewaan sajian Ayam Bakar Pondok Kopi yang khas Padang?

kelezatan unik ayam bakar + rempah
Saya pun mencoba menanyakan menu spesialnya yang tak lain adalah Ayam Bakar bumbu sari rempah-rempah. Hmmm hanya butuh waktu tak lebih dari 5 menit, ayam bakar sari rempah sudah tersaji di depan saya. Uniknya selain sambal merah goreng ada bumbu rendang khas dari gule kambing.

Nah bumbu rendangnya inilah yang membuat sajian ayam bakarnya beda daripada sajian ayam bakar lainnya. Jadi ingat dengan bebek khas Madura yang juga menggunakan bumbu rendang sebagai tambahannya.


Lalu apa menu ajaib lainnya selain ayam bakar? 
Ada Ayam Kurma, kelezatan kuah asam dari sari kurma.

Dasril Fachrudin
Biasanya orang Melayu menyajikan menu masakan Ayam Kurma ini untuk acara kumpul-kumpul keluarga atau arisan. Dan umumnya ayam kurma disajikan hangat-hangat. Budaya kuliner orang Melayu yang populer di daaerah seperti Sumatera Barat, sebagian Sumatera Utara seperti Medan, Riau dan Bengkulu ini kini tersedia di rumah makan yang tepat di tikungan jalan raya Pondok Kopi blok Q1, depan Giant hypermarket.

Warung Makan Ayam Bakar PK
Setelah mencoba masakan khas Ayam Kurma, dijamin berkeringat seolah energi saripati ayamnya siap untuk kita gunakan buat beraktivitas harian. Jika Anda rindu dengan masakan Melayu ini silakan mengunjungi Ayam Bakar Pondok Kopi. Dijamin Ayam Kurmanya hangat-hangat tersaji di meja dan siap untuk disantap habis.

Jangan lupa Anda bisa pesan Teh Telor yang sudah dicampur dengan ramuan rempah sehingga kombinasi masakan asam pedas dan gurihnya bisa semakin nendang bila dituntaskan dengan minuman berkhasiat itu.

Rahasia kelezatan di Rumah Makan Ayam Bakar Pondok Kopi

Porsi murah hanya Rp 12.000,-
Asal Anda tahu saja, rahasia kelezatan di rumah makan sederhana yang selalu diramaikan karyawan dan pengunjung Giant Hypermarket ini ada di semua bagian proses pemasakan.

"Rahasianya bukan hanya di bumbu-bumbu dan takarannya tapi juga proses pemasakan dan waktu pengolahannya," ujar lelaki dua anak ini kepada kulinerkuliner.com. Sehingga kelezatan yang Anda bisa dapatkan selalu tetap dan sama dari waktu ke waktu. Seandainya hal ini diabaikan, jangan salahkan pelanggan bila restorannya ditinggalkan, ujarnya memberi tahu kiat usaha kulinernya.

Dipenuhi karyawan Giant Hypermarket
Konsep secara umum, tambah Pak Dasril, bahwa rahasianya ada di kualitas rasa yang memang secara khusus menjadi prioritas usahanya. "Bukannya sekadar nama unik resto kami, Pak!" imbuhnya. Dirinya mengaku inovasi bumbu yang didapat dari orang tuanya itu diperkaya dengan ide-idenya sendiri berdasarkan pengalamannya berwisata kuliner se Jabodetabek, pungkas lelaki yang telah 17 tahun lebih berwirausaha kuliner ini kepada kulinerkuliner.com

Fasilitas layanan yang sementara ada adalah pemesanan tempat untuk arisan dan pesanan pertemuan sedikitnya untuk 5 orang yang terbatas di lingkungan sekitar kawasan Pondok Kopi Bintara, jelas lelaki kelahiran Padang Pariaman tahun 1970 ini.


Bagaimana proses pemasakan ayam bakar dan ayam kurmanya.

menu lengkap ayam bakar + ayam kurma
Proses pengolahannya pertama-tama ayam dipresto terlebih dahulu dengan bumbu rempah selama setengah jam, kemudian ayam setengah matang itu siap untuk dibakar atau dipanggang dan langsung disajikan. Tidak demikian dengan ayam kurmanya. "Soalnya nanti rasa ayamnya hilang jika dipresto," ungkap Dasril. Khusus untuk ayam kurma, sang istri yang memasaknya, sedangkan ayam bakarnya, hanya dirinyalah yang membuatnya sendiri.

Mau tahu kelezatan ayam bakar bumbu sari rempah (rendang) dan ayam kurma khas Minangnya? Nah datang saja berkunjung ke Ayam Bakar Pondok Kopi di depan Giant hypermarket.

Seandainya Anda ingin memesan untuk acara arisan atau pertemuan keluarga sedikitnya untuk 5 (lima) dalam jumlah kecil, dan kebetulan Anda malas masak sendiri dan tinggal di kawasan Pondok Kopi, silakan pesan langsung melalui telepon Simpati, Pak Dasril 081384350656. Anda bisa langsung mengambil pesanan atau minta diantarkan ke rumah Anda. Meskipun layanan ini sementara hanya untuk lingkungan Pondok Kopi dan sekitarnya saja.

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Kamis, Maret 24, 2011

Ayam Bakar Gandasari (ABG)

Bosan Sop Janda, Buruan Cicipin ABG Pondok Bambu
ABG... Bukan Cuma Ayam Bakar

Seleranya Bos Harganya Anak Kos
Pondok Bambu - bukankelanakuliner.com
Memang Jakarta nggak pernah kehabisan stok buat tongkrongan. Bayangin aja di wilayah jalur ramai Pondok Bambu, mulai dari Klender sampai Pangkalan Jati Kalimalang nggak ada matinya buat para pencinta kuliner dan mereka yang suka menjelajah Jakarta.

Kalau sebelumnya di dekat Cassablanca, ada tempat yang namanya Sop Janda yang punya rasa uniknya sop seperti sayur asam (maklumlah namanya juga sop janda), eh sekarang heboh karena baru seminggu sudah dibuka tongkrongan kuliner baru yang menjual ABG.

ABG = Ayam Bakar Gandasari bukan?
Waiittssss... ABG apaan tuh...? Hold on a sec guys... don't missunderstand! ABG ini memang sudah terkenal kelezatannya loh.

Maklumlah ABG yang dimaksud adalah Ayam Baru Gede eh Ayam Bakar Gandasari. Selintas kita bisa salah sebut dengan ayam bakar G*nth*ri, tapi jangan salah. Meski kalah tua sama resto yang menang di Jakarta Selatan itu, tapi ABG alias Ayam Bakar Gandasari jauh lebih OK... Tapi apanya yang lebih ok?

Mbak Sri (Leader) yg gak mau difoto
Menurut pengakuan sang Leader ABG Pondok Bambu, mbak Sri (nih orang nggak mau difoto... tauk kenapa takut disangka pemiliknya kale yah?), resto sederhana ABG Pondok Bambu baru buka sekitar semingguan, saat tulisan dan wawancara ini dibuat. Weleh... tapi kenapa kelihatannya sudah heboh di dunia persilatan perkulineran?

Es Noni... hmmm rasanya ABG banget
Rupanya karena menunya lah yang menjadi sorotan mata para petualang boga. Di ABG Pondok Bambu, kita bisa dapetin Es Noni yang bukan cuma nyegerin tenggorokan seperti es buah dan campur lainnya, tapi juga menyehatkan.

Kenapa begiccuuu... abisan kuah es buahnya pake yoghurt rasa jeruk yang hmmmm maknyesss pokoknya... Lain deh daripada es buah atau sop buah yang pernah kita cobain. Justru yoghurt yang nyehatin itulah yang bikin ayam bakarnya jadi lebih NONJOK.

Ini baru ayam bakar gaul.... ABG kan?
Ayam Bakar Gandasari memang begitu nonjok kalau kita nikmati dengan sambal ulegnya yang lumayan puweddes (nggak banget-banget deh) plus penggelontor pedasnya si es campur yang paling seksi se Indonesia, Es Noni.

Kelezatan kadang terlihat dari warnanya
Resto yang dimiliki oleh bapak Ismail dan Ibu Sukaesih ini (bukan artis d*ngdut loh), memang diwaralabakan. Tapi untuk cabang Pondok Bambu ini ada pengecualian, karena biasanya waralaba ABG ini biasanya hanya berupa outlet di Mall dan pusat perbelanjaan besar saja.

Meski tongkrongan motor, seleranya mobil
Sepertinya manajemen memang mencoba suasana baru pasar pinggiran jalan yang langsung bisa diketahui nyedot tidaknya merk ABG ini terhadap selera pelanggan. Meski baru seminggu, kulinerkuliner.com menjumpai  beberapa pengunjung yang rata-rata memang newcomer. Konon warung ini dulu bekas warung bakso merk lumayan ngetop, Bakso Kolonel.

Ada pula delivery untuk sekitarnya
Apakah kamu tertarik dan tergoda mencoba ABG Pondok Bambu? Silakan saja kunjungi Ayam Bakar Gandasari Pondok Bambu dan untuk reservasi bisa menghubungi (021)932.74925 dengan mbak Sri atau mas Eko.

Mendingan rasain dan kasih skor sendiri!
Untuk rasa: Ayam Bakarnya dapat point 7,4.... lumayan mantabss! Tapi yang dapat point tinggi alias the top scorer adalah Es Noni-nya.... minuman segar es buah dengan kesehatan yoghurt (susu basi Jepang) yang bikin kamu bakal kecanduan... Don't believe it? Just taste it.... hmmmm pasti yummy!


Sidik Rizal - webrizal.com

Rabu, Januari 19, 2011

Bebek Waris Pekayon

Hmmmm ini baru bebek mantap favoritnya orang Bekasi

Resto Bebek Empuk Paling Ramai di Kawasan Pekayon

Ramainya selalu di tiap sore hingga malam
Pekayon- webrizal.com
Sepertinya memang belum pernah ada bebek empuk yang ramai diserbu pengunjung seperti di Bebek Waris Pekayon. Bahkan mungkin ramainya hampir mirip dengan ramainya Babek Kaleyo atau bahkan mungkin Nasi bebek Mak Isah. Tapi yang jelas Bebek Waris punya kelasnya sendiri.

Merk baru bebek empuk di Bekasi
Selagi masa promosi di bulan lalu paket bebek Waris cuma dibandrol Rp 15.000,- sudah dapat bonus Tehbotol gratis. Sayangnya semenjak tulisan ini terbit, masa promosi sudah habis. Tapi ramainya pengunjung tetap saja membludak setiap harinya, khususnya bila hari telah gelap.


Kristian, sang pengelola BW
Sang pemilik adalah kolaborasi dua orang yang sudah berteman sejak SMP. Wahyu dan Kristian memang sudah sepakat hendak membuka usaha kuliner di bilangan Pekayon itu dengan merk Bebek Waris, penggabungan dua nama mereka. Cerdik juga seh! Nama Waris memang kedengarannya sangat Jawa. Otomatis, baru dibuka beberapa bulan saja warung atau resto sederhana ini sudah ramai diserbu pengunjung yang tinggal di sekitar Pekayon seperti perumahan Galaxi hingga Kemang Pratama.

Bukan cuma nama Bebek Waris yang sangat sound catchy, tapi juga interior design yang begitu menghipnotis para pengunjung seolah mereka masuk ke sebuah resto cepat saji fried chicken terkenal, meski tak terlalu mewah.

Ramainya pun diabadikan dalam hiasan dinding
Kristian, lelaki lajang ini sebenarnya adalah pengusaha sebuah distro terkemuka di Jakarta Pusat, Premiumnation. Dengan keahliannya mendesain ini itu, Kristian bekerjasama dengan Wahyu membuka resto yang bergaya sangat modern dan gaul. Sedangkan manajemen dan pengelolaan belajar selama berjalannya usaha.

Nyaris tak pernah sepi pengunjung
"Learning by doing" ala Kristian ini memang patut untuk diacungkan jempol. Apalagi untuk urusan menu sajian, Bebek Waris tak kalah dengan resep sajian bebek lainnya yang ada lebih dahulu di kawasan Pekayon hingga Jatiasih.

Untuk masalah enak dan nyamannya sajian bebek goreng dengan berbagai pilihan menu, sepertinya Bebek Waris patut dicoba. Selanjutnya terserah Anda.

Sidik Rizal - kulinerkuliner.com



Kamis, Oktober 14, 2010

Soto Kroya Pintu Tol Bintara

Sedap Uniknya Soto Kroya Mirip Soto Sokaraja



Bintara - kulinerkuliner.com
Perjalanan pulang dari liputan hingga tengah malam tak pernah menghentikan kulinerkuliner untuk menemukan sajian unik dan lezat meskipun itu adanya di pinggir jalanan seperti warung kaki lima sekalipun. Kali inipun pilihan tertuju pada Soto Kroya yang ada di dekat pintu Tol Bintara. Warung kaki lima yang masih buka hingga jam 12.00 malam ini membuat saya sadar bahwa masih banyak pedagang yang rela berjualan hingga malam hari demi mencari nafkah yang halal.

Namanya saja Soto Kroya, artinya di dalamnya pasti menyajikan masakan dan makanan ala Banyumasan khususnya dari daerah Kroya. Meski awalnya saat melihat bentuknya saya menduga ini adalah Soto Sokaraja, namun ternyata warung kecil ini benar-benar menawarkan sesuatu yang berbeda daripada Soto Sokaraja. Lalu apanya yang beda?

Ternyata taburan kacangnya dan potongan ayamnya yang relatif lebih besar. Uhhhhh, mantap nian. Meski taburan krupuk merahnya yang tak jauh berbeda dengan Soto Sokaraja maupun Soto Gombong, namun dari suapan kuah yang saya rasakan memang terasa beda. Entah dimananya, tapi buat kulinerkuliner yang sering sekali mencicipi Soto Sokaraja, saya tahu persis, bahwa Soto Kroya ini beda jauh dengan saudaranya yang lebih populer itu.

"Sebenarnya menu Soto Kroya ini adalah menu keluarga kami di Kroya," papar sang empunya Soto Kroya, pak Sugi. Dengan membuka warung kecil di pinggir jalan, pengurus RT dan RW ini berusaha untuk berdagang yang beda dari yang lainnya di kawasan jalur yang tak pernah mati itu. "Kebetulan tak jauh dari pintu tol Bintara, saya berharap para pelanggannya bukan hanya warga sekitar tapi juga mereka yang pada malam hari ingin mencicipi kehangatan malam dengan Soto asli dari daerah saya ini," tambah pak Sugi lelaki beranak 3 ini.



Anda tertarik ingin mencicipi Soto Kroya yang bukan saja enak dilihat tapi juga enak disruput malam hari kehangatannya ini? Hanya dengan Rp 8.000,- Anda bisa mendapatkan seporsi soto khas Kroya yang menghangatkan ditambah Anda juga bisa memesan Ayam Goreng maupun Ayam Bakar khas ala Kroya bersama Tempe Mendoan tentunya. Jika Anda tertarik silakan menghubungi (021)902.900.60 dengan pak Sugi.

Sidik Rizal - bukankelanakuliner.com

Selasa, September 28, 2010

NASI UDUK Mbak TIWO: Moro Seneng Moro Kangen

AYAM/BEBEK BAKAR Rasa Madu Meski Tanpa Madu
dengan KELEZATAN ASLI KLATEN yang DITIRU Warung Lain



Nusa Indah Raya Perumnas Klender - kulinerkuliner.com
ASUMSI kelezatan yang dirasakan oleh lidah kita memang gak bisa dibohongin. Tapi ternyata siapa kira ada juga banyak orang yang tertipu dengan kelezatan sajian sehingga mereka dengan ikhlas menyebut rasanya melebihi bahan pokok makanannya. Hal ini terjadi di sebuah warung nasi uduk yang menjual ayam bakar dan bebek bakar ala Klaten. Namanya Morse Morngen.... (hahaha.... apaan lagi tuh?) Morse Morngen adalah sebutan singkat buat warung nasi uduk Moro Seneng Moro Kangen milik mbak Tiwo.


Di warung ini saja lah yang terjadi dimana para pelanggannya sering memesan dan meminta Ayam Bakar Madu atau Bebek Bakar Madu, padahal menu sajiannya gak ada satu pun yang pakai madu. Huwaduh apa nggak hebat tuh? Kelezatan dan kepopulerannya yang membuat pelanggan seperti terhipnotis bahwa yang mereka konsumsi itu adalah sajian bakar madu. Ini berarti menu rempah dan bumbu yang dibuat benar-benar datang dari hati dan rasa yang penuh.

"Mungkin karena saya selalu menggunakan feeling saat saya meracik bubu dan memasak bebek atau ayamnya saat diungkeb," papar mbak Tiwo (baca: Tiwuk) yang punya nama asli Yanto ini.... eh salah maksudnya Mina.

"Saat diungkeb dengan campuran bumbu-bumbu ungkeban yang di seperti gula merah (gula aren) ditambah kunyit, bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh, garam dan lain-lainnya hingga kering," ungkap wanita kelahiran Jakarta, 14 Agustus 1972 ini. "Yang paling penting... ngungkebnya dengan penuh perasaan dan cinta," tambah mbak Evi, saudara perempuannya yang kebetulan juga ada saat wawancara.

Kombinasi rasa manis, gurih dan empuknya baik itu daging bebek maupun ayam memang melenakan setiap penikmat nasi uduk mbak Tiwo. Wajar saja kalau nama Morse Morngen alias Moro Seneng Moro Kangen ini pantas jadi sebutannya. Kayaknya kelezatan ayam bakar maupun bebek bakarnya mbak Tiwo memang bikin kita jadi seneng dan kangen. Gak berlebihan kok... swear... kalo nggak percaya, coba aja sendiri dan kunjungi warung sederhana yang berkapasitas 8 kursi pengunjung ini

Jangan salah, warung nasi uduk Morse Morngen mbak Tiwo khas Klaten ini hanya buka dari jam 04.00 sore dan tutup sampe jam 11.00 malam setiap harinya kecuali hari libur besar. Bulan  puasa lalu pun warung Morse Morngen tetap buka dan penjualan pun lumayan besar. "Sedikitnya kami bisa menghabiskan 5 ekor ayam dan 5 ekor bebek per harinya saat tanggalan muda," jelas mbak Tiwo. "Jika nanggung bulan memang kurang dari itu."

Jangan kuatir, di warung sederhana ini juga disediakan ayam goreng dan bebek goreng yang dibumbui sambel cabe merah dan sambel cabe ijo nan lezat. Kelezatan pedasnya sambel ini karena dibuat dari cabe rawit merah dicampur cabe kriting merah dan digerus kasar bukannya diblender. Termasuk cabe rawit ijo dan cabe ijo kritingnya digerus serupa, sehingga rasa alami sambal tradisional khas Jawa begitu terasa. Dijamin deh...  emang pernah kulinerkuliner.com bohongi ente?

Seandainya Anda ingin merasakan sensasi ayam bakar atau bebek bakar madu yang tidak menggunakan madu meskipun begitu Anda juga bisa minta ditambahkan madu saat dibakar bila diinginkan agar terasa lebih dimadu. Hehehehe..... itu kalau Anda mau, bisa langsung dipesan saja via telepon di no telepon berikut ini (021) 9346.1965 atau (021)3098.7837 langsung dengan mbak Tiwo. Dirinya menyatakan siap untuk menerima pesanan nasi kotak untuk aya bakar maupun bebek bakar.

Bila melihat lokasi, sepertinya tempat ini juga menjadi tempat tongkrongan beberapa anak muda, karena lokasinya yang strategis di bilangan jalan Nusa Indah Raya Perumnas Klender. Karena lokasinya berbatasan antara dua komplek perumahan, yakni rusun dan Perumnas, maka pelanggan yang ada banyak dari warga sekitar. Tapi tak sedikit pula para pengunjung dari orang sekadar lewat di jalur kelas 5 yang  lumayan ramai itu.

Buruan kunjungi Warung Nasi Uduk Morse Morngen di sore hari sebelum kehabisan bebek bakar dan ayam bakarnya. Atau nongkrong saja di sana sambil menunggu sajian pesanan Anda digoreng atau dibakar. Hmmm tempat yang nyaman juga seh buat nongkrong.


MENU SAJIAN
Nasi Uduk
Moro Seneng Moro Kangen
(Morse Morngen)
Mbak Tiwo Klaten

Menu Paket
* Paket Rica-Rica Entog
   - Rp 12.000,-
* Paket Ayam Bakar
   - Rp 10.000,-
* Paket Bebek Bakar
   - Rp 15.000,-
* Paket Ayam Goreng
   - Rp 9.000,-
* Paket Bebek Goreng
   - Rp 15.000,-
* Paket Lele Goreng
   - Rp 7.000,-

MENU UNGGULAN
* Bebek Goreng/Bakar
   - Rp 13.000,-
* Ayam Goreng
   - Rp 7.000,-
* Ayam Bakar
   - Rp 8.000,-
* Lele Goreng
   - Rp 5.000,-
* Ati Ampela Goreng
   - Rp 4.000,-
* Leher Bebek Goreng
   - Rp 3.000,-
* Tahu/Tempe Goreng
   - Rp 1.000,-
* Nasi Uduk
   - Rp 3.000,-

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]