Tampilkan postingan dengan label Aneka Soto Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneka Soto Nusantara. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 01, 2011

Warung D'Har Jatiwaringin

Khas Medan Deli, terlahir sedjak 1958
Kelezatan Unik Lontong Medan & Soto Udang Medan

Gampang dicarinya di kawasan jalur Jatiwaringin depan apotek Kimia Farma
Jatiwaringin - bukankelanakuliner.com
Macam mane rasanye, bile kite nak makan siang tapi tengah terjebak di krodidnye macat jalan raye?

Cubelah tengok jalur Jatiwaringin - Kalimalang, setiap pagi dan petang hari, lambatnye kendaraan motor merayapi jalur sepanjang pintu tol Jatiwaringin - Kalimalang bulak balik. Ini bise jadi pertande bagus bagi para pengusahe apapun itu yang berlokasi di sepanjang jalur itu.

Namun tiade mudah membuke usahe di jalur keramaian lalu lintas nan sering merayap lambat itu, banyak usahe semacam resto dan warung makan yang buke tutup dalam usie seumur jagung.

Aneka pilihan minuman segar yang OK
Kalau kita bicara sajian makanan melayu dan Anda termasuk penyuka masakan Melayu, maka kini Anda tak perlu repot lagi mencari di sekitar jalur wisata kuliner Jatiwaringin.


Ya meskipun jalur macet ini bisa jadi sangat mengesalkan para pengguna kendaraan terutama pada hari-hari tertentu, namun untuk mencari beragam pilihan kuliner Anda tak perlu kuatir kesulitan mencarinya. Termasuk aneka sajian masakan Medan Deli.

Akrab di lidah orang Jatiwaringin
Siapa yang tak kenal dengan Deli Serdang, pusat budaya dan peradaban Muslim Melayu di Sumatera Utara, yang memiliki beragam pilihan kuliner. Nah di Warung D'Har inilah Anda bisa menemukan kelezatan khas Melayu Medan Deli Serdang.

Jika Anda berkunjung ke sana serasa seperti mencium aroma khas Sumatera Utara khususnya budaya Muslim Melayu Deli.

Buka dari pagi jam 07.00 s/d 24.00 malam.. asyik
Di tempat yang buka mulai dari jam 06:00 pagi s/d jam 20:00 malam dengan kapasitas pengunjung hingga 26 kursi ini Anda bisa menikmati aneka sajian khas Medan Deli mulai dari Lontong Medan, Nasi Gurih, Tahu Isi Medan hingga yang jarang ditemui di Jakarta, yakni Soto Udang. Hmmmm, dijamin lidah menari tak mau henti hingga habis makanan ditelan. Dan banyak lagi pilihan menu makanan Medan Melayu lainnya yang begitu menggoda selera.

Ibu Dewi Desmartiani
Untuk minumannya pun Anda bisa pesan mulai dari Es Campur Tebak, Juice Terong Medan hingga Teh Tarik. Wah benar-benar seperti di Kota Medan.

Warung Makan D'Har yang dimiliki oleh pak Raden Haryanto, ayah dari dua anak ini bernuansakan warna kuning hijau. Lelaki kelahiran Ponorogo ini adalah pensiunan dari perusahaan besar yang bergerak di bidang telekomunikasi, yang bermitra dengan Indosat.

Lalu bagaimana bisa orang Ponorogo asli, membuat makanan asli khas Melayu? Nah di sini rahasianya, rupanya sang istri rupanya masa kecilnya dibesarkan di kota Medan oleh orangtuanya. Bukanlah satu kebetulan, bila istrinya pajk Raden Haryanto, yakni ibu Dewi Desmartiani, jago masak, khususnya masakan Melayu Medan Deli.

Ibu Dewi, yang berdarah Banten ini, sangat suka sekali memasak, dan makanan favoritnya justru masakanb Medan Deli. Hampir semua masakan Medan Melayu Muslim dikuasainya.

Surya Nugroho - anak pertama
Sayang di sayang, rumah makan bernuansa Melayu Medan ini baru punya satu tempat saja. Tapi, pak Raden Har menegaskan bahwa dirinya sedang mempersiapkan satu cabang baru lainnya setelah RM Waroeng D'Har pertamanya ini berjalan pesat dan ramai pengunjung. Mungkin di pertengahan tahun 2012, RM Waroeng D'Har akan buka cabang ke-2.

"Kebetulan ada kenalannya yang buka rumah makan serupa khas Medan Melayu di kawasan Jakarta Selatan, Kedai Mamak namanya" ujar Pak Raden Har, yang memberikan kepercayaan kepada kedua anaknya (Havis dan Surya) untuk ikut andil mengembangkan usaha rumah makannya sebagai pengelola website resmi Waroeng D'Har, yakni http://www.tahuisimedan.com dan http://www.waroengd-har.com

Muhammad Havis Risadsono - anak kedua
Kayaknya kalau Anda memang benar-benar tertarik menikmati makanan khas Melayu Medan khususnya Deli, silakan saja kunjungi Waroeng D'Har yang berada di lokasi jalur Jalan Jatiwaringin. Pas buat kantong Anda dan pas di lidah keluarga. Untuk reservasi silakan hubungi (021)9346.1965 - 081385.386.583.

Sidik Rizal - kulinerkuliner.com

Senin, April 25, 2011

Soto Tangkar H. Ahmad Mochtar

Kelezatan Legendaris Asli Bekasi sejak 1965

H. Ahmad Mochtar
Bekasi - bukankelanakuliner.com
Boleh jadi sebagian besar warga Bekasi sudah mengenal warung makan sederhana ini karena kelezatannya Soto Tangkar H. Ahmad Mochtar, karena warung soto khas Bekasi ini sudah berdiri sejak tahun 1965. Itu berarti jauh sebelum Kota Bekasi ada. Namun adakah yang tahu sejarah sang pemilik usaha yang sukses menjadi salah satu warung jajanan terlaris pada Festival Jajanan Bango Legenda Kuliner Nusantara di alun-alun UPTD II Kota Bekasi hari Sabtu (23/4/2011) lalu.

Ramainya Festival Jajanan Bango
Mengenai namanya H. Ahmad Mochtar ini, jangan sampai kita salah membaca dengan nama Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad, karena beda orang beda nasib dan beda rezeki cuma nama nyaris serupa. Kan nggak lucu, jika di kemudian hari timbul gosip atau pemberitaan aneh bahwa walikota Bekasi dulunya adalah pedagang soto tangkar, atau berita lainnya seperti, walikota beralih profesi menjadi pedagang soto tangkar.

Antri hingga omzet 25kg tulang daging
Jelas hal ini merugikan bukan? Ya merugikan si pedagang soto tangkar, H. Ahmad Mochtar, karena nama baiknya selama ini rusak ketika disamakan dengan tokoh yang sedang bermasalah dengan KPK dan diduga terlibat korupsi. Bisa Anda bayangkan apa kata dunia, saat melewati warung Soto Tangkar H. Ahmad Mochtar, orang terbersit pikiran apakah ini hasil korupsi APBD dan dugaan kasus suap untuk memperoleh piala Adipura? "Amit-amit deh, naudzubillahi min dzalik!" ujar salah orang anggota keluarga pedagang soto tersebut sambil tersenyum geli.


Soto Tangkar daging, tulang,  kadang jerohan sapt
Sebagai pedagang warung yang pertama kali mengikuti program Festival Jajanan Bango legenda kuliner Bekasi, H. Ahmad Mochtar merasa bangga dan tak menduga begitu besar animo masyarakat terhadap dagangannya yang habis tuntas, sehingga jatah untuk wartawan media dan panitia penyelenggara Kecap Bango sampai tak kebagian.

Meski sudah berhasil menghabiskan sedikitnya 25 kg daging dan tulang sapi, Warung Soto Tangkar khas Bekasi ini tak mendapat predikat jajanan terbaik. Padahal dalam acara bergengsi itu, warung Soto Tangkar khas Bekasi termasuk salah satu peserta festival yang mempunyai pelanggan terbanyak.

Resep turun temurun keluarga Hj. Echa
H. Ahmad Mochtar tak menduga animo masyarakat begitu besar terutama para pengunjung dari warga Bekasi. Sehingga keluarganya yang kini buka dua cabang warung soto, terpaksa mengambil semua persediaan daging dan tulang untuk soto tangkar demi melayani pelanggan yang membludak datang berkunjung.

Hj. Echa, istri dari H. Ahmad Mochtar mengungkapkan bahwa mereka memang baru pertama kali mengikuti acara festival kuliner legendaris yang jadi program bulanan rutin KEcap Bango di beberapa kota ini. "(Kami) sekeluarga benar-benar kewalahan dan gak ngira banyak bener pengunjungnye padahal baru ikutan pertama kali," ungkap wanita yang memiliki anak sembilan orang ini dengan logat kental Bekasinya. "Sampe-sampe, anak-anak saya menarik semua bahan baku dari warung sama nyang di Rawalumbu berkali-kali." imbuhnya sumringah.

Soto daging babat, sop tangkar H.M.Muchtar
Kalau dihitung-hitung, 1 kg daging tulang sapi bisa jadi 10 porsi soto tangkar yang dihargai Rp 12.000,- untuk pembeli yang membawa bungkusan kosong Kecap Bango dihargai Rp 10.000,-. Paling tidak pada festival jajanan kaki lima tersebut, Soto Tangkar H. Ahmad Mochtar meraup omzet sekitar Rp 10.000,- x 10 porsi x 25 kg daging tulang = Rp 2,5 juta. Hmmm... suatu prestasi yang lumayan, bukan? Subhanallah... hasil dari keberkahan sebuah usaha yang sudah puluhan tahun ditekuni.

Wajar saja, Warung Soto Tangkar H. Ahmad Mochtar diundang kembali oleh panitia penyelenggara Kecap Bango, untuk bisa mengikuti acara serupa bulan berikutnya di Kota Sidoarjo. Tentunya hal ini pun dipertimbangkan musyawarah keluarga untuk bisa mengikuti acara tersebut.

Kembali ke sajian khas Bekasi, Soto Tangkar yang terbuat dari daging dan tulang sapi ini adalah sajian dari resep keluarga yang turun temurun diberikan. Lebih jauh tentang kisah menarik perjuangan Hj. Echa, istri H. Ahmad Mochtar yang telah berdagang soto tangkar bersama ayahnya yang akrab dipanggil Engkong oleh keluarganya bisa dilihat di Kisah Pedagang Soto Tangkar Legendaris Khas Bekasi i profiltokohkita.com

Soto Tangkar H. Ahmad Mochtar ini bukan saja lezat tapi juga sulit dicari tandingannya di kawasan Bekasi. Mengapa dia bisa bertahan dari tahun 1965, karena rasanya yang begitu gurih dan pas di lidah orang Bekasi. Belum lagi dengan harganya yang sangat murah, membuatnya menjadi salah satu makanan rakyat yang bisa menjadi alternatif pilihan makanan populer.

Jika Anda tertarik untuk menikmati kelezatan daging dan tulang soto tangkar H.Ahmad Mochtar silakan saja datang berkunjung ke jalan baru underpass Durenjaya (tepat di belakang RS Bella) atau di cabang pertamanya di Ruko (dekat Genada) Jembatan Nol Rawalumbu, Bekasi Selatan. Hanya dengan membayar Rp 12.000,- Anda sudah bisa menikmati nikmatnya makanan asli khas Bekasi yang legendaris. Atau untuk pemesanan acara pesta, silakan hubungi Siti Rohmah 081.385.386.583 atau dengan Muhajirin 0813.1839.6478

SidikRizal - kulinerkuliner.com

Minggu, Juli 18, 2010

Ayam Bakar Belolangi Giant Hypermall Food Court Join Bebek Bentuman Grand Mall

Ayam Kesurupan VS Bebek Kesurupan
Berenang di nikmatnya Kuah Cotto Makassar dan Aneka Soto Nusantara

Bekasi, www.kulinerkuliner.com
Belum lama ini saya dihubungi oleh pihak TransTV (ah lupa gue apa Trans7 yah?) bahwa mereka ingin meliput satu hasil tulisan dan liputan saya tentang makanan berbumbu cabe rawit (dalam bahasa Betawi = cabe setan) hingga setengah kilogram. Bisa kebayang kan betapa pedasnya tuh bebek atau ayam. (Amit-amit deh kalo gue makan setengah kilo cabe rawit aja!!!!)


Akan tetapi sayangnya warung masakan Betawi khas Bekasi itu kini agak keteteran menyajikan masakan Bebek Kesurupannya yang fenomenal luar biasa pedas namun dengan harga "super" murah. Tapi rupanya dewi fortuna masih berpihak pada saya (ah nggak juga seh... Dewi Fortuna kan pengacara terkanal, maksud gue tuh Malaikat Pemberi Rezeqi masih ngasih jatah lebih buat saya). Pas saatnya sudah mendesak, Bebek Kesurupan rupanya kini hadir di beberapa tempat lainnya. Dan kini bebek kesurupan hadir di tengah masakan bakar serta goreng seperti yang pernah saya dapatkan di awal tahun 2009 lalu itu.

Tepatnya rezeqi itu saya dapatkan di Bebek Bentuman Grand Mall Bekasi dan Belolangi & Konro Giant Bekasi. Gerai Belolangi yang ada di dua tempat ini, yakni Giant Mall Food Court lantai 3 serta Bekasi Grand Mall Food Court Lantai 4 kedua-duanya menyajikan sajian super pedas yang diberi nama Bebek Kesurupan dan Ayam Kesurupan.

Sesuai dengan namanya, baik Ayam Kesurupan maupun Bebek Kesurupan baik itu yang disajikan dengan dibakar maupun dengan digoreng serta panggang, kesemuanya menggunakan bumbu utama cabe rawit atau cabe setan hingga setengah kilogram. Wait a minute.... Cabe Rawit yang berwarna merah oranye diungkeb bersama bebek atau ayam selama lebih dari 1 jam hingga pedasnya benar-benar menyerap ke dalam dagingnya. Wuihhhh... Oh my God.... ini seh makanan terpanas dan terpedas di kolong langit yang pernah saya jumpai.

Coba deh sensasi Cabe Setan (cabe rawit oranye) yang digerus bareng dengan ungkeb bebek atau ayam selama lebih dari sejam ini... berani bertaruh saya, kalau bebek atau ayam malang ini bisa menghanguskan langit-langit mulut kita dalam sekali suap.... Hoaaaaaahhhh aaaaargggghhhh.... Ingat film the Dragon Heart kan... si naga baik hati yang bersifat ksatria itu sedang menyemburkan api dari mulutnya... Nah mirip gitu lah kali rasanya... hmmmmm (pas gak yah?)

Menurut ibu Anna, sang pengola lapangan Ayam Bakar Kesurupan dan Bebek Kesurupan di dua tempat tersebut, mengatakan "Cabe Rawit sekilo kini seharga 40 ribu rupiah, jadi untuk sepotong ayam maupun bebek harganya kami naikkan 20 ribu dibagi empat potong. Cuma 2500 perak saja harganya kami sesuaikan." jelas wanita kelahiran Makassar, 25 Mei 1965 kepada kulinerkuliner.com

Untuk seporsi Ayam Bakar Kesurupan dipatok Rp 17.500,- termasuk nasi dan lalapan. Sedangkan Bebek Kesurupan plus nasi dan lalapan Rp 30.000,- Hmm gimana murah gak? Ya iya laha masak ya iya wekwekwek?

Terus di samping makanan yang bisa bikin haus tenggorokan, ternyata Belolangi menyediakan menu berkuah yang mampu mengguyur rasa pedas dari tenggorokan yang terbakar cabe rawit yang kini meroket harganya menjadi mahal. Sekalipun cabe rawit kini melonjak harganya jadi 2 kali lipat lebih, namun Bu Anna memastikan sajian Ayam Kesurupan dan Bebek Kesurupan tetap tersedia di kedai belolangi dan Bebek Bentuman yang dikelolanya. "Masalah harga mahal cabe rawit yang kini sedang melonjak tinggi, bagi kami sebagai tantangan agar bisa semua pelanggan kami tetap menikmati pedasnya cabe namun dengan harga yang tak terlalu tinggi," papar Anna berpromosi.

Bila Anda ingin merasakan pedasnya cabe rawit di kelezatan daging ayam bakar atau panggang atau goreng serta bebek panggang atau bakar ala Belolangi dan Bebek Bentuman, ya sudah buruan saja kunjungi kedua tempat ini di Bekasi Grand Mall dan Giant Hyper Mall. Pasti nggak akan kecewa dengan rasa lezat super pedanya. Pasti!!! 

Sepertinya menu Bebek Kesurupan dan Ayam Kesurupan Bu Anna ini bener-bener laku karena rasanya yang super pedas. Meski bukan utnuk konsumsi anak-anak, namun terkada ada saja anak-anak yang berani mencoba masakana super pedas ini. Wajar saja menu masakan ini disajikan di beberapa cabang warung makan milik Agus Iriyanto dan Bu Anna. Bila pak Agus sebagai pengelola keuangannya, sementara ibu Anna sebagai pengolala operasional harian menu masakannya.

Bu Anna sendiri mengaku telah lebih dari 7 tahun warungnya dia kelola di Bekasi Grand Mall, Giant Hyper Mall Food Court, dan C-One Plaza Hotel dan Cafe Deliza di Bekasi Square.

Biar lebih enak, kayaknya perlu deh saya kasih tahu nomor hotlinenya sang pengelola Bebek Kesurupan atau Ayam Kesurupan ala Bebek Bentuman dan Belolangi ini, yang langsung menghubungi Ibu Anna di (021) 321.75*** atau (021)9346.1965

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]