Tampilkan postingan dengan label Nasi Kebuli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasi Kebuli. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Agustus 14, 2010

Kedai Al-Kifahi Jl Raya Wibawa Mukti Jatiasih

Sate, Sop dan Gule Asli Betawi
Favoritnya Supir Taksi di Pool Jatiasih

Gule Kambing
Jatiasih Komsen - kulinerkuliner.com
Pernahkah Anda dengar istilah pemeo yang paling populer di masyarakat, "Dimana ada resto yang banyak sopir taksinya, pasti enak sajian makanannya!"?


Bila Anda tahu pemeo tersebut, pasti maklum dengan warung-warung legendaris dimana supir taksi sebagai penentu kesuksesan tempat makan tersebut. Karena logikanya, bila supir taksi saja mau mangkal di tempat itu untuk beristirahat makan, maka bisa dipastikan tempat itu mempunyai sajian unggulan yang bukan saja lezat dan nikmat tapi juga relatif murah terjangkau.

Nasi Ulam Betawi
Belum lagi para sopir taksi itu biasanya merekomendasikan tempat makan enak kepada para penumpangnya saat dia sedang mengantarkan mereka ke tempat tujuan. Salah satu bagian dari marketing boost yang lumayan efektif. Eh...!? Malah bukan lumayan deng! Tapi malah SANGAT efektif. Para penumpang taksi memang biasanya bisa jadi sangat percaya pada supir taksi, terutama yang ramah. Saat direkomendasi tempat makan enak, pastinya mereka percaya.

Pertigaan Tol Komsen Jatiasih
Lepas dari masalah promosi sang supir taksi, kulinerkuliner.com kali ini mencoba sebuah tempat yang kebetulan tepat berada di depan sebuah pool taksi. Lalu apa persamaannya warung makan yang tepat berada di depan pool taksi dengan warung makan atau resto yang jadi tempat mangkal taksi? Bila masalah pelanggan laparnya, ternyata tak beda jauh bahkan nyaris serupa. Hanya saja, kalau yang berada di dekat pool, para pelanggannya sudah dapat dipastikan supir taksi, sedangkan resto atau warung makan yang jadi tempat pangkalan (mirip terminal bayangan armada taksi kali ya?) pelanggannya semua kalangan yang biasanya menggunakan taksi.

Contoh warung makan yang jadi pangkalan taksi misalnya RM Daeng Tata lama di Tebet, Bakso Lapangan Tembak lama di Senayan. Sedangkan warung makan populer dan dikenal ramai oleh para supir taksi misalnya Kedai Al Kifahi, Sate, Soto, Gulai dan Sop Kambing Betawi di kawasan Komsen Jatiasih.

Nasi kebuli bisa dalam nampan raksasa
Kedai Al-Kifahi yang dimiliki oleh seorang ustadz, M. Sholeh ini memang terkenal karena kelezatannya. Wajar saja ada anggota dewan Kota Bekasi yang jadi pelanggan tetap, dan beberapa pengusaha besar yang tinggal di kawasan Jatiasih menjadi penggemar fanatik Sop Kambing warung kecil berukuran 1 meja 6 kursi ini.

"Salah seorang pelanggan saya namanya pak Hartono, yang jadi pengunjung di kedai saya. Setelah dia mencoba sop kambing saya, rupanya dia suka banget," ujar Ustadz Sholeh. Dari pelanggan barunya itulah ia mendapat orderan membuat gulai dan sop kambing plus Nasi Kebuli untuk pesta yang pertama dengan jumlah porsi lebih dari seratus orang.

Sop Iga Kambing ala Ustadz Sholeh
Menurut jebolan Pondok Pesantren Al Kifahi Ats Tsaqofi di kawasan Tebet ini, usahanya dirintis dari usaha warung makan di food court Wisma Bakrie. Ustadz Sholeh yang sering dipanggil pak Haji Sholeh ini mengutarakan bahwa setidaknya 7 bulan ia buka Nasi Kebuli di stand pusat jajan gedung perkantoran itu. Padahal Nasi Kebulinya terbilang bukan makanan umum, justru termasuk makanan yang ada musimnya. Dengan harga per porsi cuma Rp 22.500,- sepertinya tidak mencukupi untuk bisa melanjutkan sewa di food court Wisma Bakrie yang lokasinya depan Pasar Festival.

Berawal dari pesan gurunya Habib Umar Alatas, salah seorang tokoh ulama besar di kawasan Tebet yang memiliki pondok pesantren Al Kifahi Ats Tsaqofi, agar M. Sholeh buka usaha nasi kebuli. Nasi Kebuli (Nasi Qabuli) ini sebenranya termasuk sajin khusus yang harganya relatif mahal. Karena seringnya M Sholeh menerima orderan pembuatan nasi kebuli untuk beberapa perayaan hari besar umat Islam, akhirnya Ustadz Sholeh jadi berkeinginan melanjutkan buka usaha Nasi Kebuli.

Setelah mendapat tempat dari seorang teman di kawasan atiasih, akhirnya Ustadz Sholeh pun buka warung makan dengan menu unggulannya Nasi kebuli dan sajian khas Betawi.

Nasi kebuli per Piring porsian
Sayang untung tak dapat diraih, karena pelanggan dan pasar di kawasan atiasih tidak semuanya bisa dan suka dengan sajian nasi kebuli. Maka menu Nasi Uduk, Nasi Ulam dan Gulai Kambing serta Sop Kambing dan Sate Kambingnya menjadi alternatif. Termasuk menu seperti Sop Tangkar dan Semur Daging (plus jengkola juga kayaknya deh!)

Pilihan tambahan menu masakan Betawi di kedainya karena kebetulan orangtuanya, sang ayah asli Sukabumi tapi tinggal lama di kawasan Tebet, kemudian ibunya yang asli orang Betawi sering membuat makanan bagi keluarganya berupa nasi uduk, nasi ulam.

Sedangkan menu Nasi Kebuli, M Sholeh memaparkan bahwa kini dia hanya menerima pesanan pembuatan paket nasi kebuli untuk perayaan tertentu hari besar umat Islam. Pemesanan Nasi Kebuli ini membutuhkan sedikitnya 4 ekor kambing, dengan biaya hanya Rp 4.500.000,- per pesanan yang langsung dikirimkan ke tempat pemesan.

"Setidaknya pesanan nasi kebuli yang saya buat itu bisa disajikan untuk 300 sampai dengan 400 porsi nampan jamaah," jelas Ustadz Sholeh, "Dan yang bikin para Habib pelanggan saya suka adalah Sayur Merahnya yang berlimpah." pungkas Ustadz Sholeh berpromosi kepada kulinerkuliner.com

Sayur Merah adalah sayur yang berisi daging kambing dengan kuah berwarna merah karena dibuat dari bahan tomat dan tidak menggunakan santan. Namun warna merahnya yang disebut kare inilah yang membuat sajian nasi kebulinya sangat digemari oleh kalangan santri.

Jika Anda tertarik untuk memesan Nasi Kebuli plus Sayur Merah ala Kedai Al-Kifahi, silakan hubungi (021) 932.74925 atau (021) 606.36235 atau (021) 9346.1965

Kedai Al-Kifahi (Ustadz Sholeh)
0813.8914.5670
Jl. Raya Wibawa Mukti
(depan Pool Taksi Primajasa)
Pintu Tol Jatiasih Komsen
Jatiasih - Bekasi

Sidik Rizal Kelana www.bukankelanakuliner.com

Senin, April 12, 2010

Shahrazad Resto and Cafe: Melayang ke Negeri 1001 Malam

Nikmati Nasi Briyani, Kopi Arab sambil Hisap Shisha Ternikmat di Seantero Jakarta

SELAMA MASA PROMOSI HINGGA AKHIR Mei 2010, Shahrazad Resto Cafe memberikan diskon 25% mulai dari jam 17.00 s/d pukul 21.00 wib. Untuk setiap pemesanan hingga mencapai Rp 1.000 ribu, dapatkan diskon pembayaran di kasir hingga 50%, Cukup Anda bayar setengahnya, maka Anda bisa menikmati semua menu di Shahrazad bersama teman. (Jangan lupa membawa print-out blogs ini saat berkunjung. Fotokopian tidak berlaku, hanya printout berwarna.)
Cassablanca, kelanakuliner.com
Setelah lelah menyisiri jalan Cassablanca, tepatnya jl. KH. Abdullah Syafe'i, kelanakuliner menyempatkan diri mampir ke sebuah rumah makan khas Timur Tengah yang sangat mudah dicari, tepat di belakang RM Daeng Tata Ribs dan sebelum Raja Konro Daeng Naba. Lokasi aneh yang berkah, begitu pendapat kami tentang resto yang sangat middle-eastern ini yang bernama Shahrazad Resto

Begitu masuk, satu kebetulan bila saya berkumpa dengan sang pemilik, ibu Intan. Wanita kelahiran Tegal berdarah Arab Yaman yang ramah dan murah senyum ini membiarkan saya untuk bisa menikmati temaramnya ruang lobby rumah makan bergaya tenda padang pasir ini. Sementara bagian dalam, ruangnya lebih terang dan ada beberapa meja set dengan empat kursi besar, dan ada juga beberapa meja untuk lesehan di sebalah kanan kirinya. Hmmmm, sebuah suasana yang menawarkan kesan petualangan di semenanjung Arabia.... terasa kayak di dunia 1001 malam.

Setelah berbincang beberapa puluh menit, sang pemilik yang kini masih sendiri ini, menawarkan sajian istimewa seperti Nasi Beriyani, (Pen: Briani, Briyani atau Beriani) Kopi Arab dan Roti Cane. Wah saking bingungnya kami, sampai salah minum kopi Arab (Qohwah) yang pahitnya naudzubillah.... Malu karena takut nggak bisa menikmati sajian yang harganya lumayan mahal itu, saya pun bilang kepada ibu Intan, "Maaf kopi Arab memang pahit banget ya rasanya, kok semanis pare ya?"

"Oh Anda salah cara minumnya. Seharusnya ambil dulu buah kurma yang ada di samping cangkir kopi ini... kunyah hingga lembut baru kemudian minum kopinya. Yah seperti kumur-kumur...!" jelasnya membuat saya tersipu, dan saya pun melakukan cara minum orang Arab asli itu, benar.... ternyata nikmatnya dan manisnya kurma begitru pas saat digelontor dengan pahitnya kopi... hmmm ini baru mantap. Nggak perlu lagi minuman hram seperti alkohol untuk menghangatkan badan. Dan betul tak kurang dari 5 menit, badan saya terasa hangat mulai dari tenggorokan dan lambung... sensasi yang menyenangkan.

Melihat Nasi Beriyani yang dibuat hanya dengan beras import dari India ini plus potongan ayam goreng khas timur tengah ini, membuat air liur saya tak tertahan untuk segera menikmatinya. Belum lagi roti cane yang bisa jadi appetizer.... tapi harganya benar-benar khusus untuk orang Arab... (harus bawa kocek tebal supaya bisa menikmati makanan dan minuman Arab ini....)

Intinya bila Anda ingin pula menikmati Shisha asli dari semenanjung Arabia dan tak mau ketinggalan dengan menu sajian Arab lainnya. Silakan berkunjung ke Shahrazad.... hmmmm dijamin lidah dan indera Anda lainnya akan dimanjakan bak di negeri 1001 malam. Tapi jangan berharap Anda bisa menemui tari perut di tempat ini, karena kebetulan sang pemilik masih menekankan suasana Islami yang sunnah dalam menjalankan usahanya. So selamat menikmati makanan dan minuman serta rokok asap sari buah khas Timur Tengah alias Shisha.

Untuk Reservasi silakan hubungi  (021)8379.2166 
 (021) 68359359  atau  081510.111.893  dengan pak Iskandar
sidikrizal - dobeldobel.com

Kamis, April 01, 2010

RM Manggurebe: Masakan Khas Maluku Ada di Malaka

Satu-satunya Khas Indonesia Timur di Jakarta Timur

Jakarta Timur - kelanakuliner.com
Gak pernah kebayang tuh saat menemui sebuah rumah makan khas Ambon Manise ada di kawasan Jakarta. Mungkin untuk makanan khas dari Manado atau Makassar lebih dulu populer semenjak tahun 1980-an mulai dari Konro, Coto Makassar atau Ikan Dabu-Dabu sampai Bubur Manado ataupun Ikan Bakar Rica-Rica. So jadi agak aneh pada mulanya mendengar menu dari negeri Ambon Manise itu, misalnya Papeda Ikan Kuah Kuning, Nasi Kelapa atau menu lainnya yang lumayan agak akrab di telinga, yakni Nasi Minyak atau Nasi Kebuli. Wah kalo itu seh masakan khas Timur Tengah kan?

Tapi begitulah yang kelanakuliner dapatkan di sebuah rumah makan khas masakan Maluku di kawasan Malaka. Eit jangan salah Bro and Sis, Malaka di sini bukan di semenanjung Malaysia sana, namun  Kelurahan Malaka Jakarta Timur, tepatnya Jl. Taman Malaka Selatan Blok K2 No.13, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Kebetulan sekali ya? Dan ternyata dak sulit kok menjumpai rumah makan Khas Maluku ini di wilayah ini, cukup patokannya adalah kampus Universitas Dharma Persada, masuk ke dalam menuju Pondok Bambu, tepat setelah Bengkel Motor Honda AHASS di sebelah kanan lokasi RM MANGGUREBE, sebuah ruko dengan baliho gambar menu makanan.

Manggurebe sendiri artinya adalah berkumpul atau berebutan dalam bahasa Ambon. Jadi dengan berharap orang-orang di wilayah Jakarta mau berebutan mencoba kuliner khas Maluku dan seolah mengajak kita dengan panggilan bersahabat "Mari katong, ronda-ronda ke Ambon Manise!" (Mari kita jalan-jalan ke Ambon Manise).

Khusus untuk menu masakan Ambon sendiri, memang harus dipesan terlebih dahulu. Hal ini memang karena proses pembuatannya yang lumayan sulit dan membutuhkan waktu lumayan lama, sedikitnya lebih dari setengah jam khususnya untuk menu unggulan Papeda Kuah Kuning.

Bila Anda tertarik berkunjung untuk menikmati makanan khas Maluku !!! Dan bagi anda yang sedang berada di Jakarta atau sekitarnya, gak usah jauh-jauh... langsung saja datang ke
Rumah Makan Manggurebe
Jl. Taman Malaka Selatan Blok K2 No.13, P
ondok Kelapa, Jakarta Timur

Telp. 021-99790517 
atau 0818.080.74014 
atau 0813.814.75733 
langsung dengan sang pemiliknya, Fahria serta Dessy Mawear

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]