Tampilkan postingan dengan label Khas Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khas Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan

Kamis, Desember 17, 2009

RM Ibu Yanti: Nostalgia Makanan Rumahan Ala Kampung

 NASI TIMBEL VS AYAM GORENG KAMPUNG 
Buka Sejak 20 Juli 2009


Bekasi, kelanakuliner.com
Berkunjung ke satu rumah makan yang baru berdiri setelah sebelumnya rumah makan terkenal pindah dari lokasi tersebut ke lokasi lain, maka yang tersisa adalah sebuah tempat makan yang ada dalam bayang-bayang besar nama besarnya. Demikian pula dengan RM Ibu Yanti, yang baru saja berdiri pertengahan Juli 2009 ini. Namun pada kenyataannya bayang-bayang itu hanyalah fenomena yang menguntungkan dan tidak merugikan sama sekali buat sang pemilik rumah yang lokasi terletak di jalan Veteran No. 28 Margajaya - Bekasi depan Alun-alun Kota Bekasi ini.

Ibu Yanti, sang pemilik rupanya tak mau ketinggalan peluang yang ada. Berkonsep sedikit berbeda dan mencoba menemukan ciri khas baru dari pencitraan rumah makan sebelumnya, maka lahirlah sebuah konsep rumah makan sederhana dengan menu-menu tradisional yang lebih beraneka. Taruhlah sebuah contoh menu masakan baru yang hendak dijadikan sebagai unggulannya, yakni Nasi Ayam Goreng Kampung. Menu tradisional khas Jawa Tengah ini bisa dinikmati dalam dua jenis varian masakan ayam, yakni Ayam Bakar dan Ayam Goreng. Menurut sang kokinya menu unggulan yang lebih disarankan bagi pelanggan kali ini adalah Nasi Ayam Goreng atau Bakar. Berbeda dengan menu pada umumnya di tempat lain, konsep sajian menu Nasi Ayam Bakar atau Goreng Kampungnya benar-benar diolah dengan menu bumbu asli dari kampung dimana tak ada bumbu-bumbu yang bercitarasa ataupun bermerk modern apalagi import. Semuanya asli rempah-rempah nusantara.


Kelanakuliner mencoba juga menu Nasi Timbel Komplit Ayam Goreng. Menu lainnya untuk paket Nasi Timbel Komplit seperti Empal Gepuk dan Ikan Mas sebenarnya tidak kalah mengundang selera. Namun karena waktu, maka menu favorit pelanggan Nasi Timbel Ayam Goreng yang dijadikan food tester. keunikan dari menu Nasi Timbel Komplit Ayam Goreng sebenarnya ada pada kekuatan rempah pada bumbu ayam gorengnya sedangkan nasi timbel yang dibungkus daun pisang ini sepertinya sama dengan nasi pada umumnya, namun taburan bawang goreng dan wanginya nasi yang masih panas menambah selera ditambah lagi sayur asem yang sangat gurih dan tentunya sedikit asam. Khusus untuk bumbu sambel Ayam Gorengnya, kelanakuliner menilai lumayan pedas dan manis. Namun melihat warnanya saja yang merah menggairahkan, sepertinya semakin menambah nikmat gurih dan empuknya ayam goreng kampung ini. Anda tertarik dan mau mencobanya untuk dibawa pulang buat keluarga Anda?


Kunjungi saja RM Ibu Yanti yang terletak di jalan Veteran No.28, Margajaya - Bekasi (depan Alun-alun Bekasi), jangan kuatir dengan lahan parkir, karena rumah makan ini tepat di jalan protokol pusat kota, maka lahan parkir yang tersedia adalah sepanjang jalan. Sistem pelayanan adalah Dine In dan Take Away dengan kapasitas maksimum daya tampung rumah makan bernuansa saung khas Jawa Tengah ini adalah 44 kursi. Buka dari jam 10.00 s/d 22.00 wib. Biar pun begitu untuk sistem pesan antar, Septi (waiter) menjelaskan bahwa ada karyawan yang khusus memberikan layanan pesan antar yakni Mulyani, namun baru bisa hanya di sekitaran lokasi Alun-alun, mulai dari Polres, Kehakiman, Kejaksaan, RSUD hingga kantor PMI dan perkantoran serta percetakan yang ada di sekitar daerah itu saja., ujarnya tersenyum.

Untuk Reservasi Anda bisa menghubungi di nomor telepon
(021) 2888.8439
sedangkan untuk pemesanan skala besar ataupun catering langsung dengan ibu Yanti sendiri di nomor 0815.1121.7092

Menu Utama
RM Ibu Yanti

Paket Spesial 1
* Nasi Timbel Komplit Ayam Bakar/Goreng
* Nasi Timbel Komplit Empal Gepuk
* Nasi Timbel Komplit Ikan Mas
Paket Spesial 2
* Nasi Ikan Gurame Bakar/Goreng
* Nasi Gurame Cobek
* Sop Buntut Goreng/Bakar
* Sop Buntut
* Soto Ayam/ Soto Daging
* Nasi Soto

Paket Spesial 3
* Nasi Ayam Bakar/Goreng Kampung
* Nasi Empal Gepuk/Ikan Mas
* Nasi Goreng Ayam Bakar/Goreng
* Mie Goreng Spesial
* Nasi Goreng Spesial
* Nasi Goreng Seafood
* Mie Goreng Seafood
* Cah kangkung Seafood

PAKET HEMAT
* Nasi Ayam bakar/Goreng Kampung
* Nasi Daging + Tempe + Tahu
* Cah kangkung Polos
* Nasi Capcay
* Nasi Goreng Biasa
* Mie Goreng Biasa
* Nasi Putih
* Telur Ceplok
* Nasi Cah Daging Lada Hitam
* Nasi Cah Ayam Lada Hitam
* Nasi Sapo Tahu



ANEKA MINUMAN RINGAN DINGIN DAN ANEKA JUS


Minggu, November 15, 2009

Pondok Kuring: Saung Kuliner Pondok Kelapa Kalimalang

Kenal Kebutuhan Pelanggan, Kenal Keinginan Mitra, Kenal Kepentingan Karyawan
IKAN BAKAR JIMBARAN


Bekasi, kelanakuliner.com
Kalimalang sebagai area pilihan para kelana kuliner memang pantas saja. Mulai dari yang fenomenal Pecel Lele Lela, Burger Bathok, Martabak Kubang, kemudian Ayam Bakar Mas Mono, Bebek Ireng Cak Bas, Resto Cepat Saji Mac Donald sampai dengan warung kaki lima apa saja ada di pinggiran Kalimalang mulai dari Cawang hingga ujung Bekasi di Cikarang.


Dan kini saya mencoba mengunjungi tempatnya Pecel Lele Lela, milik Rangga Umaro. Rupanya besarnya pelanggan yang datang ke Saung Blessing (dan kini diganti nama dengan nama Saung Kuliner. tempat dimana Pecel Lela Lela berada) yang berlokasi di Pondok Kelapa Kalimalang ini dimana awalnya dipicu dengan berdirinya Pecel Lele Lela, maka berdatangan lah para pengusaha kuliner lainnya. Bahkan mantan kolega dan mitra Pecel Lele Lela sendiri, yakni mas Mono juga mendirikan Lela Park yang brandnya termasuk di bawah manajemen Ayam Bakar Mas Mono Group. Kalau mas Mono mengeluarkan klaim Lela Park (dengan logo uniknya yang meniru persis Jurassic Park) sebagai Lebih Enak - Lebih Enak (hingga dua kali) maka Pecel Lele Lela menggunakan tagline yang lebih provokatif, Lela = Lebih Laku. (hahahaha.... saya tersenyum geli saja melihat perang promo yang kian cerdik dan kreatif itu, padahal mereka masih menggunakan warna "tone" restoran yang sama-sama hijau muda).






Terlepas dari perang promo antara kedua pengusaha pecel lele itu, maka saya lebih tertarik untuk masuk ke Saung Kuliner lebih ke dalam. Di bagian dalam masih banyak lagi usaha kuliner lainnya yang kini mulai menggeliat bangun dan berkembang lumayan ramai. Taruhlah Bebek Ireng Cak Bas yang memang sudah begitu terkenal dan masih kolega dekat Pecel Lele Lela saat di cabang samping gedung TransTV, dan kemudian ada pendatang baru lainnya seperti Sate Kambing Bang Dibul, Kafe NTT (kabarnya sudah disarankan namanya dirubah jadi Warung Mbok Tuman), Pondok Kuring serta Warung Keprabon Solo. Terus  bagaimana saya memilih yang paling menarik untuk saya tulis? Pilihan saya jatuh kepada Kafe NTT, namun akhirnya saya diperkenalkan dengan pemilik Pondok Kuring, mas Iwan.

Lelaki yang bernama lengkap Linwan Opunk Kurniawan dan kerap dipanggil Opunk atau Iwan oleh teman-temannya ini mau menerima saya ngobrol duduk panjang lebar tentang kian maraknya Saung Kuliner di tempat tersebut.


Pondok Kuring yang dikelola dan milik mas Iwan ini sejatinya adalah sebuah usaha resto yang sebelumnya dirinya punya pengalaman pernah bekerjasama dengan investor tempat Bengkel Kuliner, Pondok Jati, Jakarta Timur. Mas Iwan yang bekerja sebagai pengelola Dapur Ampera  salah satu tenant di Resto Bengkel Kuliner  yang mulai dari nol tersebut,  akhirnya berhasil memajukan dan mengembangkan  Dapur Ampera dan saat manajemen pengelolaan akan diambil alih oleh pihak keluarga investor, Iwan mengundurkan diri, padahal  Iwan telah menanamkan sedikitnya 50 juta untuk modal awal usaha di Dapur Ampera. Modal usaha yang didapat dari menjual mobilnya itu, kini masih tertanam di manajamen pengelolaan  Dapur Ampera dan Iwan masih menanti pengembalian modal tersebut dari pihak manajemen. Sambil menunggu pengembalian modal tersebut kini dirinya membuka warung sendiri di Saung Kuliner, Pondok Kelapa - Kalimalang yang disemangati oleh teman-teman kerjanya di Bengkel Kuliner. Anak-anak, demikian Iwan menyebut mereka selaku rekan kerja selama ini, adalah yang memotivasi saya untuk membuka warung di tempat lain selain di Dapur Ampera dan Bengkel Kuliner, ungkapnya membeberkan alasannya. Namun karena alasan etika dan hubungan baiknya dengan sang investor, pak Haji Wawan, dia tak mau menerima dan mengajak rekan-rekan kerjanya di Bengkel Kuliner dan Dapur Ampera bekerja di Warung Pondok Kuringnya yang baru beberapa pekan dibuka ini.



Mengenai pemilihan nama Pondok Kuring, Iwan mengaku sudah beberapa kali memilih nama yang tepat dan pas buat warung sederhana bernuansa kampung ini dengan mendiskusikannya dengan rekan-rekan kerjanya di tempat baru ini dan akhirnya pilihannya adalah 'Pondok Kuring', "Kebetulan lokasinya kan di Pondok bambu, dan pas juga belum ada yang namanya seperti di wilayah ini," jelas lelaki yang belajar manajemen usaha kuliner dari pengalamannya selama ini kepada kelana kuliner.

"Yang jelas saya berusaha agar Pondok Kuring ini bernuansa kampung tapi nggak kampungan, kemudian memiliki sajian murah tapi nggak murahan. Juga tampilan suasana warung yang ndeso tapi nggak norak," ungkapnya berteori. Ini berdasarkan pengalaman saya selama beberapa tahun  bekerja mengelola  Bengkel Kuliner, imbuhnya lagi.

Memang pengalaman adalah guru yang paling baik. Bahkan jauh lebih baik dibandingkan yang didapatkan di bangku kuliah atau sekolah sekalipun, karena bila yang satu didapat dari pengalaman langsung sehari-hari sementara yang lainnya didapat dengan mendengarkan teori baku yang dibukukan dan diajarkan sang guru atau dosen.


Kembali ke pokok permasalahan, yakni sajian menu unggulan apa yang ada di Pondok Kuring yang baru berusia beberapa minggu ini? Iwan pun membuka kiatnya secara blak-blakan dan panjang lebar kepada kelana kuliner hingga jam menunjukkan pukul 12 malam. Mulai dari pengalaman-pengalaman genting saat melayani tamu sementara bahan baku sajian tidak mencukupi, atau kisah bagaimana para karyawannya menghadapi masalah yang sangat mempengaruhi kinerjanya sehari-hari dan termasuk kiat-kiatnya mengelola hubungan baik dengan pelanggan, mitra, manajemen, dan karyawan. Secara prinsip dalam menjalankan usaha kuliner ia bermotto, "Mengenali kebutuhan pelanggan, mengenali keinginan mitra usaha, mengenali kepentingan karyawan", pungkasnya di lain kesempatan.

Pondok Kuring sendiri buka dari jam 10.00 pagi hingga jam 22.00 wib, bahkan untuk malam minggu bisa sampai menjelang dini hari bila memang masih ada pelanggan. Kapasitas meja yang berjumlah 20 kursi ini memang pantas sebagai tempat pilihan acara keluarga atau mengajak teman dan mitra bisnis makan siang maupun malam. Pelanggan bukan saja dimanjakan dengan rasa dan sajian tradisional kombinasi antara menu Sunda, Jawa dan Bali, tapi juga atmosfer yang begitu asri dan seolah kita dibawa ke alam kampung nan klasik. Belum lagi terkadang mas Iwan akan melayani langsung dan menyediakan waktunya untuk sekadar berdiskusi atau curhat tentang banyak hal, dan memang begitulah sifatnya dalam melayani pelanggan. 



Menu unik dan khas ala Pondok Kuring adalah Ayam atau Bebek seperti berikut ini:

- Ayam Bakar Jimbaran / Kecap
- Ayam Bekakak Bakar Jimbaran / Kecap
- Ayam Bekakak Goreng Jimbaran / Kecap
- Ayam Bekakak Goreng Kering
- Ayam Bekakak Goreng Saus Tiram / Kecap



- Bebek Bakar Jimbaran / Kecap
- Bebek Bekakak Bakar Jimbaran / Kecap
- Bebek Bekakak Goreng Jimbaran / Kecap
- Bebek Bekakak Goreng Kering
- Bebek Bekakak Goreng Rujak
- Bebek Goreng




Sajian utama paket Pondok Kuring sendiri adalah seperti berikut ini:
- Nasi Kastrol Bebek (Paket A, B dan C)
- Nasi Timbel Bebek (Paket A, B dan C)
- Nasi Putih Bebek (Paket A, B dan C)

Kemudian sajian paket ayam seperti
- Nasi Kastrol Ayam (Paket A, B dan C)
- Nasi Timbel Ayam (Paket A, B dan C)
- Nasi Putih Ayam (Paket A, B dan C)



Menu Ikan ala Pondok Kuring adalah sebagai berikut:

- Ikan Baronang Bakar (Jimbaran)
- Ikan Baronang Bakar (Kecap)
- Ikan Bawal Hitam Bakar (Jimbaran)
- Ikan Bawal Hitam Bakar (Kecap)

- Ikan Kakap Merah Bakar (Jimbaran)
- Ikan Kakap Merah Bakar (Kecap)

- Ikan Kambing2 Bakar (Jimbaran)
- Ikan Kambing2 Bakar (Kecap)
- Ikan Kwek Bakar (Jimbaran)
- Ikan Kwek Bakar (Kecap)




- Udang Bakar atau Goreng (Bumbu Jimbaran, Kecap, Asam Manis, Saus Tiram atau Crispy)
- Cumi Bakar atau Goreng (Bumbu Jimbaran, Kecap, Asam Manis, Saus Tiram atau Crispy)



- Ikan Gurame Bakar bumbu Jimbaran, Kecap
- Ikan Gurame Goreng Kering atau Bumbu  Asam Manis/Pedas


- Sup Ikan Gurame
- Sup Kakap Merah
- Sup Tomyam
- Ikan Mas Goreng
- Ikan Mas Pepes



- Mie Lidi Goreng/Godog (Ayam, Seafood)
- Nasi Goreng Seafood, Kambing, Ayam
- Kangkung Seafood
- Plecing Kangkung
- Cah Kangkung

Untuk pemesanan dan reservasi tempat Anda bisa menghubungi
 0813.99399.707 
dengan
 Mas Iwan

Pondok Kuring: Saung Kuliner Pondok Kelapa Kalimalang

Kenal Kebutuhan Pelanggan, Kenal Keinginan Mitra, Kenal Kepentingan Karyawan
IKAN BAKAR JIMBARAN


Bekasi, kelanakuliner.com
Kalimalang sebagai area pilihan para kelana kuliner memang pantas saja. Mulai dari yang fenomenal Pecel Lele Lela, Burger Bathok, Martabak Kubang, kemudian Ayam Bakar Mas Mono, Bebek Ireng Cak Bas, Resto Cepat Saji Mac Donald sampai dengan warung kaki lima apa saja ada di pinggiran Kalimalang mulai dari Cawang hingga ujung Bekasi di Cikarang.


Dan kini saya mencoba mengunjungi tempatnya Pecel Lele Lela, milik Rangga Umaro. Rupanya besarnya pelanggan yang datang ke Saung Blessing (dan kini diganti nama dengan nama Saung Kuliner. tempat dimana Pecel Lela Lela berada) yang berlokasi di Pondok Kelapa Kalimalang ini dimana awalnya dipicu dengan berdirinya Pecel Lele Lela, maka berdatangan lah para pengusaha kuliner lainnya. Bahkan mantan kolega dan mitra Pecel Lele Lela sendiri, yakni mas Mono juga mendirikan Lela Park yang brandnya termasuk di bawah manajemen Ayam Bakar Mas Mono Group. Kalau mas Mono mengeluarkan klaim Lela Park (dengan logo uniknya yang meniru persis Jurassic Park) sebagai Lebih Enak - Lebih Enak (hingga dua kali) maka Pecel Lele Lela menggunakan tagline yang lebih provokatif, Lela = Lebih Laku. (hahahaha.... saya tersenyum geli saja melihat perang promo yang kian cerdik dan kreatif itu, padahal mereka masih menggunakan warna "tone" restoran yang sama-sama hijau muda).






Terlepas dari perang promo antara kedua pengusaha pecel lele itu, maka saya lebih tertarik untuk masuk ke Saung Kuliner lebih ke dalam. Di bagian dalam masih banyak lagi usaha kuliner lainnya yang kini mulai menggeliat bangun dan berkembang lumayan ramai. Taruhlah Bebek Ireng Cak Bas yang memang sudah begitu terkenal dan masih kolega dekat Pecel Lele Lela saat di cabang samping gedung TransTV, dan kemudian ada pendatang baru lainnya seperti Sate Kambing Bang Dibul, Kafe NTT (kabarnya sudah disarankan namanya dirubah jadi Warung Mbok Tuman), Pondok Kuring serta Warung Keprabon Solo. Terus  bagaimana saya memilih yang paling menarik untuk saya tulis? Pilihan saya jatuh kepada Kafe NTT, namun akhirnya saya diperkenalkan dengan pemilik Pondok Kuring, mas Iwan.

Lelaki yang bernama lengkap Linwan Opunk Kurniawan dan kerap dipanggil Opunk atau Iwan oleh teman-temannya ini mau menerima saya ngobrol duduk panjang lebar tentang kian maraknya Saung Kuliner di tempat tersebut.


Pondok Kuring yang dikelola dan milik mas Iwan ini sejatinya adalah sebuah usaha resto yang sebelumnya dirinya punya pengalaman pernah bekerjasama dengan investor tempat Bengkel Kuliner, Pondok Jati, Jakarta Timur. Mas Iwan yang bekerja sebagai pengelola Dapur Ampera  salah satu tenant di Resto Bengkel Kuliner  yang mulai dari nol tersebut,  akhirnya berhasil memajukan dan mengembangkan  Dapur Ampera dan saat manajemen pengelolaan akan diambil alih oleh pihak keluarga investor, Iwan mengundurkan diri, padahal  Iwan telah menanamkan sedikitnya 50 juta untuk modal awal usaha di Dapur Ampera. Modal usaha yang didapat dari menjual mobilnya itu, kini masih tertanam di manajamen pengelolaan  Dapur Ampera dan Iwan masih menanti pengembalian modal tersebut dari pihak manajemen. Sambil menunggu pengembalian modal tersebut kini dirinya membuka warung sendiri di Saung Kuliner, Pondok Kelapa - Kalimalang yang disemangati oleh teman-teman kerjanya di Bengkel Kuliner. Anak-anak, demikian Iwan menyebut mereka selaku rekan kerja selama ini, adalah yang memotivasi saya untuk membuka warung di tempat lain selain di Dapur Ampera dan Bengkel Kuliner, ungkapnya membeberkan alasannya. Namun karena alasan etika dan hubungan baiknya dengan sang investor, pak Haji Wawan, dia tak mau menerima dan mengajak rekan-rekan kerjanya di Bengkel Kuliner dan Dapur Ampera bekerja di Warung Pondok Kuringnya yang baru beberapa pekan dibuka ini.



Mengenai pemilihan nama Pondok Kuring, Iwan mengaku sudah beberapa kali memilih nama yang tepat dan pas buat warung sederhana bernuansa kampung ini dengan mendiskusikannya dengan rekan-rekan kerjanya di tempat baru ini dan akhirnya pilihannya adalah 'Pondok Kuring', "Kebetulan lokasinya kan di Pondok bambu, dan pas juga belum ada yang namanya seperti di wilayah ini," jelas lelaki yang belajar manajemen usaha kuliner dari pengalamannya selama ini kepada kelana kuliner.

"Yang jelas saya berusaha agar Pondok Kuring ini bernuansa kampung tapi nggak kampungan, kemudian memiliki sajian murah tapi nggak murahan. Juga tampilan suasana warung yang ndeso tapi nggak norak," ungkapnya berteori. Ini berdasarkan pengalaman saya selama beberapa tahun  bekerja mengelola  Bengkel Kuliner, imbuhnya lagi.

Memang pengalaman adalah guru yang paling baik. Bahkan jauh lebih baik dibandingkan yang didapatkan di bangku kuliah atau sekolah sekalipun, karena bila yang satu didapat dari pengalaman langsung sehari-hari sementara yang lainnya didapat dengan mendengarkan teori baku yang dibukukan dan diajarkan sang guru atau dosen.


Kembali ke pokok permasalahan, yakni sajian menu unggulan apa yang ada di Pondok Kuring yang baru berusia beberapa minggu ini? Iwan pun membuka kiatnya secara blak-blakan dan panjang lebar kepada kelana kuliner hingga jam menunjukkan pukul 12 malam. Mulai dari pengalaman-pengalaman genting saat melayani tamu sementara bahan baku sajian tidak mencukupi, atau kisah bagaimana para karyawannya menghadapi masalah yang sangat mempengaruhi kinerjanya sehari-hari dan termasuk kiat-kiatnya mengelola hubungan baik dengan pelanggan, mitra, manajemen, dan karyawan. Secara prinsip dalam menjalankan usaha kuliner ia bermotto, "Mengenali kebutuhan pelanggan, mengenali keinginan mitra usaha, mengenali kepentingan karyawan", pungkasnya di lain kesempatan.

Pondok Kuring sendiri buka dari jam 10.00 pagi hingga jam 22.00 wib, bahkan untuk malam minggu bisa sampai menjelang dini hari bila memang masih ada pelanggan. Kapasitas meja yang berjumlah 20 kursi ini memang pantas sebagai tempat pilihan acara keluarga atau mengajak teman dan mitra bisnis makan siang maupun malam. Pelanggan bukan saja dimanjakan dengan rasa dan sajian tradisional kombinasi antara menu Sunda, Jawa dan Bali, tapi juga atmosfer yang begitu asri dan seolah kita dibawa ke alam kampung nan klasik. Belum lagi terkadang mas Iwan akan melayani langsung dan menyediakan waktunya untuk sekadar berdiskusi atau curhat tentang banyak hal, dan memang begitulah sifatnya dalam melayani pelanggan. 



Menu unik dan khas ala Pondok Kuring adalah Ayam atau Bebek seperti berikut ini:

- Ayam Bakar Jimbaran / Kecap
- Ayam Bekakak Bakar Jimbaran / Kecap
- Ayam Bekakak Goreng Jimbaran / Kecap
- Ayam Bekakak Goreng Kering
- Ayam Bekakak Goreng Saus Tiram / Kecap



- Bebek Bakar Jimbaran / Kecap
- Bebek Bekakak Bakar Jimbaran / Kecap
- Bebek Bekakak Goreng Jimbaran / Kecap
- Bebek Bekakak Goreng Kering
- Bebek Bekakak Goreng Rujak
- Bebek Goreng




Sajian utama paket Pondok Kuring sendiri adalah seperti berikut ini:
- Nasi Kastrol Bebek (Paket A, B dan C)
- Nasi Timbel Bebek (Paket A, B dan C)
- Nasi Putih Bebek (Paket A, B dan C)

Kemudian sajian paket ayam seperti
- Nasi Kastrol Ayam (Paket A, B dan C)
- Nasi Timbel Ayam (Paket A, B dan C)
- Nasi Putih Ayam (Paket A, B dan C)



Menu Ikan ala Pondok Kuring adalah sebagai berikut:

- Ikan Baronang Bakar (Jimbaran)
- Ikan Baronang Bakar (Kecap)
- Ikan Bawal Hitam Bakar (Jimbaran)
- Ikan Bawal Hitam Bakar (Kecap)

- Ikan Kakap Merah Bakar (Jimbaran)
- Ikan Kakap Merah Bakar (Kecap)

- Ikan Kambing2 Bakar (Jimbaran)
- Ikan Kambing2 Bakar (Kecap)
- Ikan Kwek Bakar (Jimbaran)
- Ikan Kwek Bakar (Kecap)




- Udang Bakar atau Goreng (Bumbu Jimbaran, Kecap, Asam Manis, Saus Tiram atau Crispy)
- Cumi Bakar atau Goreng (Bumbu Jimbaran, Kecap, Asam Manis, Saus Tiram atau Crispy)



- Ikan Gurame Bakar bumbu Jimbaran, Kecap
- Ikan Gurame Goreng Kering atau Bumbu  Asam Manis/Pedas


- Sup Ikan Gurame
- Sup Kakap Merah
- Sup Tomyam
- Ikan Mas Goreng
- Ikan Mas Pepes



- Mie Lidi Goreng/Godog (Ayam, Seafood)
- Nasi Goreng Seafood, Kambing, Ayam
- Kangkung Seafood
- Plecing Kangkung
- Cah Kangkung

Untuk pemesanan dan reservasi tempat Anda bisa menghubungi
 0813.99399.707 
dengan
 Mas Iwan

Rabu, November 11, 2009

RM Bale Belacan - Sambalnya Mantaaaaap!



SATU-SATUNYA RUMAH TERASI
YANG MENGGIURKAN DI TENGAH KOMPLEK WISATA



Bekasi, kelanakuliner.com
Bale Belacan, sambalnya..... mantaaaaap! Begitulah bunyi tagline di daftar menu dan brosur yang saya ambil di resto keluarga di bilangan Grand Wisata, Ruko Celebration Walk, Blok AA 10 no. 9, Tambun - Bekasi. Menu paketnya lumayan komplit, mulai dari Ayam Belacan (khas resto ini), Ikan Belacan komplit, Pepes Belacan komplit, Telor Belacan komplit, Ayam Bejek Belacan, Ikan Bejek Belacan, Pepes Bejek Belacan yang dimasak goreng maupun bakar dan balado.


Adapun masalah nama Belacan sendiri artinya adalah terasi, yang diambil dari bahasa Melayu jadi Bale Belacan berarti identik dengan rumah terasi.


Bila melihat interior desain, maka tampak konsep nuansa Sundanya ada pada tembok, meja dan kursi (bale), bahkan kipas anginnya pun terbuat dari bambu. Belum lagi dengan hiasan ornamen seperti angklung, celengan ayam dan se buah lukisan masakan khas menu Sunda, menambah kuat suasana saung tradisional Pasundan.

Menu yang ditawarkan oleh Bale Belacan termasuk komplit mulai dari Ayam belacan Komplit hingga Ikan Belacan Komplit. Ada lagi menu pilihan lainnya seperti Tulang Iga Bakar, Sop Rawon Item, Sop Ikan Asam Pedas, Soto Mie Bogor, Soto Kuning Ayam. Belum lagi menu lainnya yang tak kalah nikmat seperti Kangkung Belacan, Ikan Balado Belacan, Ikan Teri Medan, Sambal Goreng Ati Pete, Telor Balado Belacan, Leunca Oncom, Tempe Orek, Tahu/Tempe Goreng, Ati/Ampela beserta Lalapan dengan Sambala Belacan.


Bagi kelanakuliner.com lokasi RM Bale Belacan sendiri lumayan strategis, karena di tengah perumahan mewah bilangan Tambun Bekasi. Komplek Grand Wisata merupakan salah satu komplek perumahan kelas menengah atas dengan jalur akses lumayan lengkap ke segala arah menuju luar kota dan Jakarta. Itulah sebabnya Bale Belacan pun mempunyai harga yang relatif disesuaikan dengan segmen pasar yang ada di lingkungan itu. Mau tahu seperti apa nikmat dan  nyamannya Bale Belacan, buruan meluncur ke Ruko  Celebration Walk, Grand Wisata.



Menu baru andalan bale Belacan adalah Piti Ijo Belacan, Telor Balado dan  Ketupat Belacan. Bale Belacan juga menyediakan Nasi Tumpeng Ijo untuk 10 porsi dengan dibandrol harga Rp. 400.000,- Ada juga Nasi Tumpeng Ijo untuk porsi yang lebih banyak tapi harganya jauh lebih disesuaikan. Dan semuanya dijamin halal.


Tak nikmat bila makan tak ditemani oleh minuman yang segar dan nikmat, untuk itu Bale Belacan menyajikan Es Kacang Lengkong Hitam, atau Jus Buah dan Rujak Buah Kacang Malaka yang pasti akan menyegarkan dan hilangkan dahaga kita.

Selain menu masakan yang berkualitas dan nikmat, bale Belacan juga memberikan pelayanan serta kenyamanan pelanggan, seperti televisi, musik dan AC. Bale Belacan juga mempunyai dua lantai. Lantai satu buat mereka yang suka merokok, sedangkan lantai dua khusus yang tak merokok. Untuk pemesanan tempat buat acara arisan, pertemuan keluarga dan lainnya, sebaiknya Anda memesan seminggu sebelum acara demi mempermudah pengaturan jadwal.


Untuk harga yang dipatok mulai dari 2 ribu hingga 40 ribu rupiah per porsinya. Tak usah kuatir bila Anda ingin memesan untuk dikirimkan ke rumah Anda. Layanan Antar Pesan bisa langsung di nomor telepon 0817.816.009 untuk pemesanan Nasi Tumpeng, atau Nasi Box dan Nasi Besek. Untuk pemesanan minimal Rp. 30.000,- tidak dikenakan biaya antar.


Bale Belacan mempunyai kapasitas 60 orang dan lahan parkir luas. Setiap harinya buka dari jam 09.00 hingga 21.00 wib. Bila ingin merasakan nikmatnya masakan khas Sunda campur Jawa dan Sumatera, maka segeralah kunjungi Bale Belacan demi sambalnya yang memang benar-benar mantaaaap!

Untuk pemesanan tempat dan pesan antar, RM Bale Belacan bisa dihubungi di

0817.816.009
 

(dikRizal - dobeldobel.com)





RM Bale Belacan - Sambalnya Mantaaaaap!



SATU-SATUNYA RUMAH TERASI
YANG MENGGIURKAN DI TENGAH KOMPLEK WISATA



Bekasi, kelanakuliner.com
Bale Belacan, sambalnya..... mantaaaaap! Begitulah bunyi tagline di daftar menu dan brosur yang saya ambil di resto keluarga di bilangan Grand Wisata, Ruko Celebration Walk, Blok AA 10 no. 9, Tambun - Bekasi. Menu paketnya lumayan komplit, mulai dari Ayam Belacan (khas resto ini), Ikan Belacan komplit, Pepes Belacan komplit, Telor Belacan komplit, Ayam Bejek Belacan, Ikan Bejek Belacan, Pepes Bejek Belacan yang dimasak goreng maupun bakar dan balado.


Adapun masalah nama Belacan sendiri artinya adalah terasi, yang diambil dari bahasa Melayu jadi Bale Belacan berarti identik dengan rumah terasi.


Bila melihat interior desain, maka tampak konsep nuansa Sundanya ada pada tembok, meja dan kursi (bale), bahkan kipas anginnya pun terbuat dari bambu. Belum lagi dengan hiasan ornamen seperti angklung, celengan ayam dan se buah lukisan masakan khas menu Sunda, menambah kuat suasana saung tradisional Pasundan.

Menu yang ditawarkan oleh Bale Belacan termasuk komplit mulai dari Ayam belacan Komplit hingga Ikan Belacan Komplit. Ada lagi menu pilihan lainnya seperti Tulang Iga Bakar, Sop Rawon Item, Sop Ikan Asam Pedas, Soto Mie Bogor, Soto Kuning Ayam. Belum lagi menu lainnya yang tak kalah nikmat seperti Kangkung Belacan, Ikan Balado Belacan, Ikan Teri Medan, Sambal Goreng Ati Pete, Telor Balado Belacan, Leunca Oncom, Tempe Orek, Tahu/Tempe Goreng, Ati/Ampela beserta Lalapan dengan Sambala Belacan.


Bagi kelanakuliner.com lokasi RM Bale Belacan sendiri lumayan strategis, karena di tengah perumahan mewah bilangan Tambun Bekasi. Komplek Grand Wisata merupakan salah satu komplek perumahan kelas menengah atas dengan jalur akses lumayan lengkap ke segala arah menuju luar kota dan Jakarta. Itulah sebabnya Bale Belacan pun mempunyai harga yang relatif disesuaikan dengan segmen pasar yang ada di lingkungan itu. Mau tahu seperti apa nikmat dan  nyamannya Bale Belacan, buruan meluncur ke Ruko  Celebration Walk, Grand Wisata.



Menu baru andalan bale Belacan adalah Piti Ijo Belacan, Telor Balado dan  Ketupat Belacan. Bale Belacan juga menyediakan Nasi Tumpeng Ijo untuk 10 porsi dengan dibandrol harga Rp. 400.000,- Ada juga Nasi Tumpeng Ijo untuk porsi yang lebih banyak tapi harganya jauh lebih disesuaikan. Dan semuanya dijamin halal.


Tak nikmat bila makan tak ditemani oleh minuman yang segar dan nikmat, untuk itu Bale Belacan menyajikan Es Kacang Lengkong Hitam, atau Jus Buah dan Rujak Buah Kacang Malaka yang pasti akan menyegarkan dan hilangkan dahaga kita.

Selain menu masakan yang berkualitas dan nikmat, bale Belacan juga memberikan pelayanan serta kenyamanan pelanggan, seperti televisi, musik dan AC. Bale Belacan juga mempunyai dua lantai. Lantai satu buat mereka yang suka merokok, sedangkan lantai dua khusus yang tak merokok. Untuk pemesanan tempat buat acara arisan, pertemuan keluarga dan lainnya, sebaiknya Anda memesan seminggu sebelum acara demi mempermudah pengaturan jadwal.


Untuk harga yang dipatok mulai dari 2 ribu hingga 40 ribu rupiah per porsinya. Tak usah kuatir bila Anda ingin memesan untuk dikirimkan ke rumah Anda. Layanan Antar Pesan bisa langsung di nomor telepon 0817.816.009 untuk pemesanan Nasi Tumpeng, atau Nasi Box dan Nasi Besek. Untuk pemesanan minimal Rp. 30.000,- tidak dikenakan biaya antar.


Bale Belacan mempunyai kapasitas 60 orang dan lahan parkir luas. Setiap harinya buka dari jam 09.00 hingga 21.00 wib. Bila ingin merasakan nikmatnya masakan khas Sunda campur Jawa dan Sumatera, maka segeralah kunjungi Bale Belacan demi sambalnya yang memang benar-benar mantaaaap!

Untuk pemesanan tempat dan pesan antar, RM Bale Belacan bisa dihubungi di

0817.816.009
 

(dikRizal - dobeldobel.com)





DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]