Tampilkan postingan dengan label Ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikan. Tampilkan semua postingan

Senin, Mei 17, 2010

RM Sangkuriang Jl. Sapta Pesona Jatiasih Bekasi

Memburu 
SUP GURAME KEMANGI PEDAS
dan 
PATIN BAKAR OMEGA 3

Petualangan kali ini membawa saya harus mengunjungi RM Sangkuriang yang berasitektur sederhana dan berkesan kumuh serta ndeso! Beruntung sekali saya juga bisa bertemu dengan sang pemilik, Yarhan Muzal. Meski orang Palembang, Yarhan ternyata sangat menyukai masakan khas Sunda. Baginya kegemaran orang Sunda menggunakan bahan baku alami dan serba mentah atau lalap-lalapan sangat menyehatkan. Bahkan sebagian besar orang luar negeri terutama dunia barat mulai beralih ke makanan yang serba alami dengan bumbu-bumbu rempah alami.

Termasuk dalam hal ini tumbuhan yang dipakai sebagai bahan dasar sayuran dan bumbu adalah tanaman organik. Tumbuhan organik biasanya memang menggunakan pupuk alami dan tanpa menggunakan pestisida. Tak heran bila Yarhan Muzal pun mencoba bisnis ekspor rempah seperti kopi ke Eropa dimana di sana sedang trend menggunakan bahan makanan dan minuman organik.

"Kalau mau tahu, sayuran yang berulat itu jauh lebih sehat dibandingkan dengan sayuran yang mulus bersih tak berlubang-lubang," ungkap Yarhan kepada kelanakuliner. Ternyata sayuran yang berlubang-lubang itu tidak menggunakan pestisida, dan itu berarti jauh lebih sehat dibandingkan dengan sayuran yang mulus penampilannya tapi berpestisida.

Bicara tentang tanaman organik, tentu akan lebih menarik lagi bila kita mengetahui apa saja menu andalan di resto yang serba lalapan dan serba ikan ini. Satu menu unggulannya adalah Sup Gurame Kemangi Pedas, yang sudah dua kali kelana kuliner cicipi. Satu di RM Kampung Sangkuriang Jatiwaringin dan satu lagi RM Sangkuriang Jatiasih. Sepertinya standardisasi rasa sangat dipegang oleh kru RM Sangkuriang. Tak ada beda rasa yang jauh antara menu di Jatiwaringin dengan yang di Jatiasih.

Agar lebih lengkap lagi perbandingannya, maka Sup Gurame Kemangi Pedas bisa dibandingkan dengan Sop Gurame Pendekar Gurame Aqua Resto Komsen Jatiasih. Yang terakhir ini adalah sebuah rumah makan yang terletak kira-kira 500 meter dari RM Sangkuriang ke sebelah utara. Bila sajian di RM Sangkuriang lebih pedas dan aroma kemangi serta seledrinya yang begitu kental, maka sop gurame di Pendekar Gurame Aqua Resto tersaji dengan kompor pemanas yang tetap menyala di atas mangkoknya. Keduanya sama-sama menyajikan ikan gurame ini dengan rasa pedas dan gurih yang sangat nikmat.

Bila Pendekar Gurame sajian sop guramenya selalu panas dengan api stove yang selalu menyala, maka RM Sangkuriang, sajian sop gurame kemangi pedasnya terasa hangat hingga suapan Anda terakhir karena rempah dan aroma bumbunya yang dibuat secara khusus sehingga terasa pedas luar biasa dan pas dengan gurih lezatnya kuah kaldu ikan segar yang langsung diambil dari kolamnya. "Tak ada di tempat kami yang menggunakan ikan frozen, semuanya langsung diambil hidup-hidup dari kolam, sehingga min yak ikannya masih banyak dan segar untuk dibuat kaldu ikan guramenya seperti yang Anda sedang nikmati ini," jelas Yarhan.

Sebagai pelengkap, kini RM Sangkuriang juga menyajikan menu ikan patin atau yang lebih dikenal dengan nama ikan Cod (Kod) bagi orang barat. Ikan patin memang sangat kaya dengan omega 3, sehingga wajar saja bila ikan kod ini dijadikan minuman suplemen penting bagi anak-anak di perkotaan. Ikan Patin itu mengandung sedikitnya 3% dari minyaknya itu adalah Omega 3. Karena kekayaan kandungan gizi inilah, maka sang pemilik yang pernah bekerja di beberapa restoran besar ini menyajikan menu Ikan Patin Bakar ala RM Sangkuriang.

Bagi lelaki kelahiran Palembang, tepatnya di Pager Alam, tanggal 15 Agustus 1970 ini berpromosi yang paling efektif adalah dengan membuat sebuah sajian yang berkualitas dan enak. Pengalaman pelanggan menikmati sajian hidangan inilah yang akan diceritakan ke semua orang sebagai sarana promosi yang paling sering dilakukannya selama ini.

Media cetak Kompas memuat liputan khusus tentang wisata jajan makanan di daerah jatiasih ini. Jalur Jatiasih yang aksesnya bisa menuju ke 5 kota di sekitarnya ini memang cukup ramai dengan wisata kuliner, dan salah satu liputan khas Kompas adalah Jalan-Jalan Berburu Kuliner di Jatiasih. Dalam satu bahasannya, Nama Sama Rasa Berbeda menjelaskan tentang sajian Sup Ikan Gurame ala khas masing-masing resto yang berjarak tak lebih dari 500 meter ini.

Kelana kuliner melihat keunikan lain yang melengkapi interior desain di RM Sangkuriang. Salah satunya adalah koleksi tanda tangan di atas bahan flexi putih dilengkapi nama dan nomor telepon. Memang bagi orang yang baru pertama kali berkunjung ke RM Sangkuriang, kesan berbeda akan terasa saat memasuki RM Sangkuriang. Sebagai patokannya adalah banyaknya kendaraan mobil diparkir di halaman resto bernuansa saung ini yang menunjukkan bahwa restoran ini mempunyai sajian lezat.

Kesan kuno dan tua dari bangunan rumah makan Sangkuriang disebabkan memakai hiasan batu-batu kali besar di sebagian besar dindingnya. Dan saat kita masuk ke dalamnya maka tampaklah bahwa bukan hanya dinding batu saja yang ada di dalamnya, tapi dinding gedek (jalinan bilik bambu) khas saung dengan soko guru berupa bambu besar. Kuat sekali kesan pedesaan yang dirasakan sehingga terasa hadir romantisme jadul di dalamnya. Ditambah lagi kursi dan meja yang ada dilengkapi pula dengan beberapa saung tempat lesehan, dimana kita bisa bersantai memanjakan tubuh kita untuk berselonjoran, bahkan tidur-tiduran bila perlu.

Seperti yang telah diceritakan pada awal tulisan, Yarhan yang asli kelahiran Palembang tahun 1961 ini memprioritaskan masakan Sunda di RM Sangkuriang-nya seperti Nasi Timbel, Karedok Ulek, Sayur Asem, Ikan Peda Bakar, Pete Bakar/Goreng, dan Sambal Dadak. Untuk menu favoritnya adalah Sup Ikan Gurame dan Ikan Patin Omega 3 Bakar. Kesadaran masyarakat akan kandungan gizi dan kesehatan membuat menu Ikan Patin Omega 3 ini jadi pilihan utama para pelanggan.

Bagi Anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya kini bisa berkelana kuliner tanpa jauh-jauh mencari wisata ke luar kota seperti Bandung atau Bogor yang lebih sering macet. Lebih bila kita mencoba wisata kuliner ke daerah Jatiasih karena di samping suasananya yang mirip dengan atmosfer pedesaan ada juga yang memiliki konstruksi desain seperti villa di pegunungan. Pastinya bisa menghilangkan rasa rindu kita terhadap kampung. Salah satunya adalah RM Sangkuriang yang kini memiliki 5 cabang kemitraan yang tersebar di Bandung, Subang dan Cibubur, dan Jatiwaringin serta Cempaka Putih Jakarta.

Satu lagi yang bisa jadi penguat mengapa orang mau berkunjung makan di tempat ini adalah penawaran yang menarik bagi para tamunya. Para tamu dipersilahkan membubuhkan nomor telepon dan tanda tangan di bahan flexi putih yang ditempel di dinding. Siapa pun yang membubuhkan nama, tanda tangan dan nomor teleponnya akan mendapatkan satu menu gratis selama setahun penuh setiap kali berkunjung kembali. Sepertinya tawaran ini sangat menarik, karena hampir setiap dinding bilik bambu dipenuhi oleh tanda tangan. Jangan heran bila ada artis atau selebritis yang bertanda tangan dan memberikan nomor HP mereka. Menarik bukan?

Bila Anda tertarik untuk berkunjung atau justru mau buka kerjasama mendirikan restoran seperti RM Sangkuriang, silakan hubungi (021) 9346.1965

Sidik Rizal - kotabekasihotnews.blogspot.com

Sabtu, November 21, 2009

Sambil Menunggu, Cobalah Memancing

Kompas.com, MENUNGGU pesanan diantarkan ke meja boleh jadi masalah membosankan. ”Tapi, cobalah memancing,” ujar Tedi Setiadi, Manajer Rumah Makan Saung Juragan.


Rumah Makan Saung Juragan berlokasi di tepi Jalan Arteri Pintu Tol Cibitung, Kabupaten Bekasi. Letaknya sekitar 100 meter dari gerbang Tol Cibitung, jalan tol Jakarta-Cikampek arah ke Cibitung. Rumah makan ini buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 sampai 21.00.

Luas area rumah makan ini mencapai 2.500 meter persegi. Dilihat dari lokasinya, hampir setengahnya kolam ikan. Di atas kolam tersebut didirikan saung bergaya Sunda. Pengunjung dapat memilih duduk lesehan di saung atau di kursi.

Kolam yang ada di bawah saung ditabur ikan, mulai dari ikan mas, patin, gurami, dan lele. Sambil menunggu pesanan diantarkan, kata Tedi, pengunjung dipersilakan memancing di kolam dan hanya dikenai biaya pembelian ikan apabila hasil pancingan mencapai satu kilogram atau lebih.

Selain memancing, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas koneksi internet nirkabel atau wi-fi. Apabila datang di akhir pekan, Sabtu atau Minggu, pengunjung dapat menikmati pementasan kelompok musik termasuk degung. ”Kami menyediakan tempat pertemuan yang berkapasitas 30 orang dan 150 orang,” ujar Tedi.

Sementara di Rumah Makan Wulan Sari, Bekasi Selatan, pengunjung rumah makan mengisi waktu tunggu dengan bernyanyi. ”Ada karaoke atau iringan organ,” kata Harty S Muntako, pemilik Wulan Sari. ”Untuk anak-anak, kami juga menyediakan tempat bermain,” ujarnya.

Rumah Makan Wulan Sari juga menyediakan dua ruang pertemuan yang berdaya tampung 70 tempat duduk dan 50 tempat duduk. Di rumah makan ini pengunjung dapat memilih bersantap di ruang tertutup yang ber-AC atau lesehan di saung.

Rumah Makan Wulan Sari di Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 22.00. Harty menambahkan, rumah makannya sudah memiliki cabang, yaitu Rumah Makan Wulan Sari II di Desa Setia Darma, Tambun, Kabupaten Bekasi. (COK)



Sambil Menunggu, Cobalah Memancing

Kompas.com, MENUNGGU pesanan diantarkan ke meja boleh jadi masalah membosankan. ”Tapi, cobalah memancing,” ujar Tedi Setiadi, Manajer Rumah Makan Saung Juragan.


Rumah Makan Saung Juragan berlokasi di tepi Jalan Arteri Pintu Tol Cibitung, Kabupaten Bekasi. Letaknya sekitar 100 meter dari gerbang Tol Cibitung, jalan tol Jakarta-Cikampek arah ke Cibitung. Rumah makan ini buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 sampai 21.00.

Luas area rumah makan ini mencapai 2.500 meter persegi. Dilihat dari lokasinya, hampir setengahnya kolam ikan. Di atas kolam tersebut didirikan saung bergaya Sunda. Pengunjung dapat memilih duduk lesehan di saung atau di kursi.

Kolam yang ada di bawah saung ditabur ikan, mulai dari ikan mas, patin, gurami, dan lele. Sambil menunggu pesanan diantarkan, kata Tedi, pengunjung dipersilakan memancing di kolam dan hanya dikenai biaya pembelian ikan apabila hasil pancingan mencapai satu kilogram atau lebih.

Selain memancing, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas koneksi internet nirkabel atau wi-fi. Apabila datang di akhir pekan, Sabtu atau Minggu, pengunjung dapat menikmati pementasan kelompok musik termasuk degung. ”Kami menyediakan tempat pertemuan yang berkapasitas 30 orang dan 150 orang,” ujar Tedi.

Sementara di Rumah Makan Wulan Sari, Bekasi Selatan, pengunjung rumah makan mengisi waktu tunggu dengan bernyanyi. ”Ada karaoke atau iringan organ,” kata Harty S Muntako, pemilik Wulan Sari. ”Untuk anak-anak, kami juga menyediakan tempat bermain,” ujarnya.

Rumah Makan Wulan Sari juga menyediakan dua ruang pertemuan yang berdaya tampung 70 tempat duduk dan 50 tempat duduk. Di rumah makan ini pengunjung dapat memilih bersantap di ruang tertutup yang ber-AC atau lesehan di saung.

Rumah Makan Wulan Sari di Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 22.00. Harty menambahkan, rumah makannya sudah memiliki cabang, yaitu Rumah Makan Wulan Sari II di Desa Setia Darma, Tambun, Kabupaten Bekasi. (COK)



Jumat, November 20, 2009

"Seafood" Muarakarang di Bekasi


KOMPAS.com — Makan seafood di rumah makan bakal lebih asyik jika bisa memilih sendiri ikannya. Bagi Anda yang tinggal di Bekasi, hal itu bisa dilakukan di kompleks Taman Resto yang berlokasi di Rawalumbu. Di tempat itu, suasananya dibuat mirip dengan pasar ikan ala Muarakarang yang ada di Jakarta Utara.

Seperti diketahui, Muarakarang adalah pasar yang menjual aneka ikan segar. Kita bisa memilih sendiri ikan yang diinginkan, dan untuk memasaknya tinggal melangkah ke warung-warung di dekatnya yang menyediakan jasa masak.

Di Taman Resto, meski variasi ikannya cenderung tidak terlalu banyak, konsumen tetap bisa memilih jenis dan ukuran ikan yang ingin dikonsumsi. Tersedia ikan air tawar dan air laut, seperti gurami, kwe, baronang, ayam-ayam, kakap merah, kerapu, udang, cumi, aneka jenis kerang, dan kepiting.

Ikan yang ditawarkan harga per onsnya lumayan terjangkau dan tidak berbeda jauh dengan yang ada di Muarakarang. Harganya Rp 3.600-Rp 6.700 per ons.

Untuk mencicipi nikmatnya olahan masakan, pembeli dikenai harga Rp 9.500 per porsi. Harga ini sudah termasuk lalapan dan sambal. Pilihan olahan masakannya adalah bakar spesial, goreng, saus tiram, saus padang, saus mentega, rica-rica, asam manis, goreng tepung, dan rebus.

Untuk ikan bakar disajikan dengan tiga macam sambal, yaitu sambal kecap, sambal rica-rica, dan sambal terasi. Menurut Ajat Sudrajat, Manajer Restoran, yang menjadi favorit adalah ikan bawal bakar dan gurami yang dimasak saus tiram atau saus padang. Sebelumnya ada juga menu seperti tim ikan dori, tetapi kurang diminati konsumen sehingga menu tersebut akhirnya dihilangkan.

Dalam sehari, ikan segar yang habis terjual di restoran tersebut mencapai 15 kg. Adapun pada akhir pekan bisa mencapai 20-30 kg. Semua ikan itu didatangkan dari Muarakarang. Tidak jarang konsumen yang membeli mentah ikan-ikan tersebut untuk dimasak di rumah.

Bagi yang suka dengan kerang, jangan khawatir dengan bau amisnya karena kerang-kerang tersebut sama sekali tidak berbau saat dimakan. "Karena pada saat perebusan kita tambahkan jahe yang sudah dimemarkan," ungkap Ajat.

Selain ikan, ada tambahan menu lain, seperti tumis kangkung dimasak dengan tauco, tumis daun ginseng, dan cah kailan. Semua dimasak secara mendadak dan masih segar. Sementara menunggu masakan matang, sebagai makanan pembuka, otak-otak bakar bisa menjadi pilihan.

Taman anak dan aerobik
Di kompleks Taman Resto, dari pagi hari hingga malam juga ada RM Sati Bundo yang menyediakan masakan khas padang. Pada malam hari, di Taman Resto dibuka gelaran bangku dan kursi untuk sajian makanan khas pasar ikan Muarakarang.

Selain dengan bangku-bangku, Anda juga bisa menikmatinya di saung yang memang disediakan untuk pelanggan yang ingin agar suasana kekeluargaan lebih terasa. Tersedia pula Taman Bermain Anak yang lumayan besar sehingga anak-anak bisa menikmati suasana bermain yang alami, terbuka, dan menyenangkan.

Ajat menambahkan, jika ada konsumen yang memesan tempat untuk acara keluarga, ulang tahun, arisan dan sebagainya, maka penggunaan semua fasilitas yang ada di restoran tersebut tidak dikenai biaya. "Apalagi pada hari Sabtu-Minggu pagi, di halaman diadakan senam aerobik, setelah itu pesertanya mendapatkan bubur kacang hijau secara gratis," ujarnya.

"Seafood" Muarakarang di Bekasi


KOMPAS.com — Makan seafood di rumah makan bakal lebih asyik jika bisa memilih sendiri ikannya. Bagi Anda yang tinggal di Bekasi, hal itu bisa dilakukan di kompleks Taman Resto yang berlokasi di Rawalumbu. Di tempat itu, suasananya dibuat mirip dengan pasar ikan ala Muarakarang yang ada di Jakarta Utara.

Seperti diketahui, Muarakarang adalah pasar yang menjual aneka ikan segar. Kita bisa memilih sendiri ikan yang diinginkan, dan untuk memasaknya tinggal melangkah ke warung-warung di dekatnya yang menyediakan jasa masak.

Di Taman Resto, meski variasi ikannya cenderung tidak terlalu banyak, konsumen tetap bisa memilih jenis dan ukuran ikan yang ingin dikonsumsi. Tersedia ikan air tawar dan air laut, seperti gurami, kwe, baronang, ayam-ayam, kakap merah, kerapu, udang, cumi, aneka jenis kerang, dan kepiting.

Ikan yang ditawarkan harga per onsnya lumayan terjangkau dan tidak berbeda jauh dengan yang ada di Muarakarang. Harganya Rp 3.600-Rp 6.700 per ons.

Untuk mencicipi nikmatnya olahan masakan, pembeli dikenai harga Rp 9.500 per porsi. Harga ini sudah termasuk lalapan dan sambal. Pilihan olahan masakannya adalah bakar spesial, goreng, saus tiram, saus padang, saus mentega, rica-rica, asam manis, goreng tepung, dan rebus.

Untuk ikan bakar disajikan dengan tiga macam sambal, yaitu sambal kecap, sambal rica-rica, dan sambal terasi. Menurut Ajat Sudrajat, Manajer Restoran, yang menjadi favorit adalah ikan bawal bakar dan gurami yang dimasak saus tiram atau saus padang. Sebelumnya ada juga menu seperti tim ikan dori, tetapi kurang diminati konsumen sehingga menu tersebut akhirnya dihilangkan.

Dalam sehari, ikan segar yang habis terjual di restoran tersebut mencapai 15 kg. Adapun pada akhir pekan bisa mencapai 20-30 kg. Semua ikan itu didatangkan dari Muarakarang. Tidak jarang konsumen yang membeli mentah ikan-ikan tersebut untuk dimasak di rumah.

Bagi yang suka dengan kerang, jangan khawatir dengan bau amisnya karena kerang-kerang tersebut sama sekali tidak berbau saat dimakan. "Karena pada saat perebusan kita tambahkan jahe yang sudah dimemarkan," ungkap Ajat.

Selain ikan, ada tambahan menu lain, seperti tumis kangkung dimasak dengan tauco, tumis daun ginseng, dan cah kailan. Semua dimasak secara mendadak dan masih segar. Sementara menunggu masakan matang, sebagai makanan pembuka, otak-otak bakar bisa menjadi pilihan.

Taman anak dan aerobik
Di kompleks Taman Resto, dari pagi hari hingga malam juga ada RM Sati Bundo yang menyediakan masakan khas padang. Pada malam hari, di Taman Resto dibuka gelaran bangku dan kursi untuk sajian makanan khas pasar ikan Muarakarang.

Selain dengan bangku-bangku, Anda juga bisa menikmatinya di saung yang memang disediakan untuk pelanggan yang ingin agar suasana kekeluargaan lebih terasa. Tersedia pula Taman Bermain Anak yang lumayan besar sehingga anak-anak bisa menikmati suasana bermain yang alami, terbuka, dan menyenangkan.

Ajat menambahkan, jika ada konsumen yang memesan tempat untuk acara keluarga, ulang tahun, arisan dan sebagainya, maka penggunaan semua fasilitas yang ada di restoran tersebut tidak dikenai biaya. "Apalagi pada hari Sabtu-Minggu pagi, di halaman diadakan senam aerobik, setelah itu pesertanya mendapatkan bubur kacang hijau secara gratis," ujarnya.

Minggu, Oktober 04, 2009

Pasar Ikan Segar Taman Resto

Resto untuk Seluruh Keluarga: Pasar Ikan ala Muara Karang ada di Rawa Lumbu Bekasi


Bekasi, kelanakuliner.com
Yang namanya berkeliling ternyata memang menyenangkan. Awal dari pertemuan saya dengan banyak pengusaha serta orang besar dimulai dari pengelanaan saya melewati jalur-jalur yang tak pernah saya kira sebelumnya. Bahkan saat saya masuk ke kota yang belum pernah saya kunjungi, maka biasanya saya akan mencoba semua jalur dengan motor tua saya demi mendapatkan spot yang asyik buat nongkrong dan makan.

Ternyata di sepanjang jalan Pramuka, Rawalumbu yang menuju arah ke perumahan Pondok Hijau, Pondok Timur, Taman Narogong dan Rawalumbu dari arah Bantar Gebang, Kemang Pratama dan Tol Bekasi Barat, banyak bisa kita jumpai tempat makan baik yang berupa Saung, Mini Resto, Warung beraneka yang menerima pelanggan bahkan hingga tengah  malam.


Salah satu pojok adalah Taman Resto tempat saya akhirnya  mangkal sehari-hari dari jam 09.00 s/d 12.00 wib. Di Taman Resto sendiri untuk pagi hari hingga malam ada RM Sati Bundo yang menyediakan masakan khas Padang. Sedangkan untuk malam harinya maka Taman Resto seperti sulap membuka gelaran bangku dan kursi untuk sajian makanan khas Pasar Ikan Muara Karang. Artinya, kalau Anda mau menikmati menu masakan Pasar Ikan Segar ala Muara Karang, kini bisa Anda dapatkan di Rawalumbu Bekasi.

Mau tahu apa uniknya yang bisa Anda dapatkan di sana? Selain menunya berupa masakan ikan segar dengan segala olahan, ANda bisa bersama keluarga Anda menikmatinya di Saung yang memang disediakan untuk pelanggan yang ingin agar suasana kekeluargaan lebih terasa akrab. Belum lagi Taman Bermain Anak yang luamayan besar, sehingga sambil anda dengan anggota keluarga dewasa menikmati kebersamaan dan berdiskusi, anak-anak bisa menikmati suasana bermain yang alami terbuka dan menyenangkan.



Menu ikan yang ditawarkan dibandrol per onsnya lumayan terjangkau buat kantong keluarga di sekitar Bekasi. So nggak beda dengan yang ada di Muara Karang, sajian ikan segar dijual dalam ukuran berat, sedangkan untuk mencicipi nikmatnya olahan masakan hanya dikenai biaya Rp. 9.500,- / porsi, harga ini sudah termasuk lalapan dan sambalnya. Pilihan olah masakannya adalah Bakar Spesial, Goreng, Saos Tiram, Saos Padang, Saos Mentega, Rica-Rica, Asem Manis, Goreng Tepung dan Rebus.

Untuk harga ikan dalam satuan berat yang bisa Anda pilih adalah sebagai berikut:





- Ikan Gurame Rp. 4.200,- / ons
- Ikan Kwe Rp. 5.800,-/ons
- Ikan Baronang Rp. 7.200,-
- Ayam-ayam Rp. 3.600,-
- Bawal Rp. 6.100,-
- Kakap Merah Rp. 6.100,-
- Kerapu Rp. 5.900,-

- Udang Rp. 6.700,-

- Cumi Rp. 4.900,-
Sayuran yang dijual pun per porsi adalah:
- Cah kangkung Rp. 9.000,-
- Cah Kailan Rp. 11.000,-
- Cah Daun Ginseng Rp. 11.000,-




Lain-lain per porsi
Rp. nasi Putih Rp. 4.000,-
Kerang Ijo Rp. 9.000,-
Kerang Dara Rp. 11.000,-
Kerang Bulu Rp. 11.000,-
Ayam bakar / ekor Rp. 39.000,-


Bagi Anda yang menyukai menu masakan Kepiting, maka pilihan masakannya adalah:
- Kepiting Super
- Kepiting Telur
- Kepiting Soka




Untuk Olahan Khusus seperti Cumi Goreng Tepung hanya dibandrol Rp. 14.000,-, Cumi Saos Padang Rp. 14.000,-, Udang Rica-Rica Rp. 21.000,- dan Udang Saos Tiram hanya Rp. 21.000,-






Minuman yang bisa Anda nikmati adalah
- Teh Tawar Rp. 1.000,-
- Es teh Manis Rp. 3.500
- Es Jeruk Rp. 6.000,-
- Es Jeruk Nipis Rp. 6.000,-
- Kelapa Muda Utuh Rp. 9.000,-
- Aqua Botol Rp. 3.500,-
- Soda Gembira Rp. 9.000,-
- Aneka Jus Rp. 8.000,-

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Pasar Ikan Segar Taman Resto

Resto untuk Seluruh Keluarga: Pasar Ikan ala Muara Karang ada di Rawa Lumbu Bekasi


Bekasi, kelanakuliner.com
Yang namanya berkeliling ternyata memang menyenangkan. Awal dari pertemuan saya dengan banyak pengusaha serta orang besar dimulai dari pengelanaan saya melewati jalur-jalur yang tak pernah saya kira sebelumnya. Bahkan saat saya masuk ke kota yang belum pernah saya kunjungi, maka biasanya saya akan mencoba semua jalur dengan motor tua saya demi mendapatkan spot yang asyik buat nongkrong dan makan.

Ternyata di sepanjang jalan Pramuka, Rawalumbu yang menuju arah ke perumahan Pondok Hijau, Pondok Timur, Taman Narogong dan Rawalumbu dari arah Bantar Gebang, Kemang Pratama dan Tol Bekasi Barat, banyak bisa kita jumpai tempat makan baik yang berupa Saung, Mini Resto, Warung beraneka yang menerima pelanggan bahkan hingga tengah  malam.


Salah satu pojok adalah Taman Resto tempat saya akhirnya  mangkal sehari-hari dari jam 09.00 s/d 12.00 wib. Di Taman Resto sendiri untuk pagi hari hingga malam ada RM Sati Bundo yang menyediakan masakan khas Padang. Sedangkan untuk malam harinya maka Taman Resto seperti sulap membuka gelaran bangku dan kursi untuk sajian makanan khas Pasar Ikan Muara Karang. Artinya, kalau Anda mau menikmati menu masakan Pasar Ikan Segar ala Muara Karang, kini bisa Anda dapatkan di Rawalumbu Bekasi.

Mau tahu apa uniknya yang bisa Anda dapatkan di sana? Selain menunya berupa masakan ikan segar dengan segala olahan, ANda bisa bersama keluarga Anda menikmatinya di Saung yang memang disediakan untuk pelanggan yang ingin agar suasana kekeluargaan lebih terasa akrab. Belum lagi Taman Bermain Anak yang luamayan besar, sehingga sambil anda dengan anggota keluarga dewasa menikmati kebersamaan dan berdiskusi, anak-anak bisa menikmati suasana bermain yang alami terbuka dan menyenangkan.



Menu ikan yang ditawarkan dibandrol per onsnya lumayan terjangkau buat kantong keluarga di sekitar Bekasi. So nggak beda dengan yang ada di Muara Karang, sajian ikan segar dijual dalam ukuran berat, sedangkan untuk mencicipi nikmatnya olahan masakan hanya dikenai biaya Rp. 9.500,- / porsi, harga ini sudah termasuk lalapan dan sambalnya. Pilihan olah masakannya adalah Bakar Spesial, Goreng, Saos Tiram, Saos Padang, Saos Mentega, Rica-Rica, Asem Manis, Goreng Tepung dan Rebus.

Untuk harga ikan dalam satuan berat yang bisa Anda pilih adalah sebagai berikut:





- Ikan Gurame Rp. 4.200,- / ons
- Ikan Kwe Rp. 5.800,-/ons
- Ikan Baronang Rp. 7.200,-
- Ayam-ayam Rp. 3.600,-
- Bawal Rp. 6.100,-
- Kakap Merah Rp. 6.100,-
- Kerapu Rp. 5.900,-

- Udang Rp. 6.700,-

- Cumi Rp. 4.900,-
Sayuran yang dijual pun per porsi adalah:
- Cah kangkung Rp. 9.000,-
- Cah Kailan Rp. 11.000,-
- Cah Daun Ginseng Rp. 11.000,-




Lain-lain per porsi
Rp. nasi Putih Rp. 4.000,-
Kerang Ijo Rp. 9.000,-
Kerang Dara Rp. 11.000,-
Kerang Bulu Rp. 11.000,-
Ayam bakar / ekor Rp. 39.000,-


Bagi Anda yang menyukai menu masakan Kepiting, maka pilihan masakannya adalah:
- Kepiting Super
- Kepiting Telur
- Kepiting Soka




Untuk Olahan Khusus seperti Cumi Goreng Tepung hanya dibandrol Rp. 14.000,-, Cumi Saos Padang Rp. 14.000,-, Udang Rica-Rica Rp. 21.000,- dan Udang Saos Tiram hanya Rp. 21.000,-






Minuman yang bisa Anda nikmati adalah
- Teh Tawar Rp. 1.000,-
- Es teh Manis Rp. 3.500
- Es Jeruk Rp. 6.000,-
- Es Jeruk Nipis Rp. 6.000,-
- Kelapa Muda Utuh Rp. 9.000,-
- Aqua Botol Rp. 3.500,-
- Soda Gembira Rp. 9.000,-
- Aneka Jus Rp. 8.000,-

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Selasa, September 15, 2009

Pecel Lele Lela: Bersama Kami ... Pecel Lele Indonesia Mendunia

Ganti nama Anda jadi Lela: Gratis Makan di Pecel Lele Lela

Bekasi, Kalimalang - dobeldobel.com

Sebenarnya sudah lama gue mau mampir ke tempat yang super nyaman ini. Setiap kali lewati Kalimalng dari Cawang menuju Bekasi, sudah pasti kilasan bundar hijau yang begitu akrab di ingatan memancing gue sedikitnya untuk menengok ke tempat ini. Semua orang tahu apa itu StarBuck Coffee, pasti juga bakalan tahu khususnya di kota Jabodetabek dengan Pecel Lele Lela. Sebelum gue ngelantur lebih jauh lagi, mending gue sekali aja mampir ke tempat ini. kali aja nanti bisa ketemu dengan sang pemilik dan gue bisa wawancara secara ekslusif.


Begitu masuk parkirannya yang lumayan luas, gue lihat di situ ada juga merk menu makanan lele lain, tapi kebetulan gue lagi mau sekalian nyuci motor butut kesayangan. Ya udah, so yang paling deket dengan pencucian motor, ya cuma Pecel Lele Lela, bukan yang lain (ini asli promo, tapi gue nggak dibayar... lha wong promo tempat pencucuian motor di deket Pecel Lele Lela kok!). Begitu gue masuk langsung disambut oleh para waiter yang rata-rata berusia 18-19an tahun, hehehehehe....jadi inget masa remaja lagi begitu masuk tempat ini. Sebelum gue ngejajalin makan di tempat yang nampaknya cozy dan nyaman ini, gue mastiin dulu kalo tempat ini belum pernah disatroni oleh satu wartawan media internet (baca: blogger). Karena gue mau gue yang pertama. Dan ternyata... wuiiihhh udah ada lebih dari 7 stasiun televisi dan beberapa media cetak yang udah pernah meliput tempat makan lele gaul ini. Sumpeh deh, gue telat.... By the way anyway busway, kayaknya belum ada website yang bedah secara khusus, tentang Pecel Lele Lela, kecuali situs FBnya sendiri atau websitenya sendiri. Pas deh!


Sehabis gue kasih kartu nama gue dan sticker dobeldobel.com yang gue selipin di satu media tabloid komunitas, gue pesen makanan utamanya. Menu yang gue pilih Pecel Lele bumbu Padang. Hmmmm, baru nyebut namanya aja gue udah ngiler. Ternyata gue hanya perlu ngerogoh 16 ribu perak. Busyet dah...lelenya segede lengan anak gue... gwued dhe' buanget.. Pasti ini lele dumbo lagi hamil dan kesengat tawon kali yah?
Baru ngelihat gue udah MAU kenyang, hahahaha! Apalagi minumnya Teh Botol gue cuma perlu bayar seribu perak (?) Huik? nggak salah harga neh? Tapi emang gitu kenyataannya....

So right now, I must finish this job well done.... I gegares tuh ikan lele bumbu padang ampe bersih... (ampe lupa segalanya bos.... nggak tahu deh, gue lagi laper... doyan apa KALAP? Ampe segitu napsunya gue makan lele).


Petualangan nikmat menghabiskan seekor lele dumbo goreng raksasa di Pecel Lele Lela hari pertama gue ke sana, ternyata bakalan berlanjut di kemudian hari dengan bertemu sang pemilik sekaligus penemu dan CEO dari merk Pecel Lele Lela, yakni Mr. Rangga Umara. Hmmm nanti gue ceritain lebih lanjut hasil wawancara ekslusif gue sama lelaki muda yang kayaknya sering bernampilan tradisional batik trendi ini.


Oh ya perlu gue kasih tahu neh... di Pecel lele Lela kalimalang, fasilitas ruangan untuk acara reunian, atau tongkrongan komunitas, arisan dan lainnya kayaknya pas banget. Lahan parkir yang lumejen luas, kapasitas kursi yang juga lumayan mampu menampung setidaknya 50 orang lebih. Belum lagi di sana ada banyak pilihan so... kalu mau reservasi tempat bisa menghubungi (021) 326.91.625 atau bisa langsung dengan sang pendiri (founder) Rangga Umara di (021) 70.463.463 atau kamu-kamu bisa kunjungi langsung ke Jl. Raya Kalimalng, Blok A No. 5-7 Lampiri Jakarta Timur.

Sidik Rizal - kelanakuliner.com

Pecel Lele Lela: Bersama Kami ... Pecel Lele Indonesia Mendunia

Ganti nama Anda jadi Lela: Gratis Makan di Pecel Lele Lela

Bekasi, Kalimalang - dobeldobel.com

Sebenarnya sudah lama gue mau mampir ke tempat yang super nyaman ini. Setiap kali lewati Kalimalng dari Cawang menuju Bekasi, sudah pasti kilasan bundar hijau yang begitu akrab di ingatan memancing gue sedikitnya untuk menengok ke tempat ini. Semua orang tahu apa itu StarBuck Coffee, pasti juga bakalan tahu khususnya di kota Jabodetabek dengan Pecel Lele Lela. Sebelum gue ngelantur lebih jauh lagi, mending gue sekali aja mampir ke tempat ini. kali aja nanti bisa ketemu dengan sang pemilik dan gue bisa wawancara secara ekslusif.


Begitu masuk parkirannya yang lumayan luas, gue lihat di situ ada juga merk menu makanan lele lain, tapi kebetulan gue lagi mau sekalian nyuci motor butut kesayangan. Ya udah, so yang paling deket dengan pencucian motor, ya cuma Pecel Lele Lela, bukan yang lain (ini asli promo, tapi gue nggak dibayar... lha wong promo tempat pencucuian motor di deket Pecel Lele Lela kok!). Begitu gue masuk langsung disambut oleh para waiter yang rata-rata berusia 18-19an tahun, hehehehehe....jadi inget masa remaja lagi begitu masuk tempat ini. Sebelum gue ngejajalin makan di tempat yang nampaknya cozy dan nyaman ini, gue mastiin dulu kalo tempat ini belum pernah disatroni oleh satu wartawan media internet (baca: blogger). Karena gue mau gue yang pertama. Dan ternyata... wuiiihhh udah ada lebih dari 7 stasiun televisi dan beberapa media cetak yang udah pernah meliput tempat makan lele gaul ini. Sumpeh deh, gue telat.... By the way anyway busway, kayaknya belum ada website yang bedah secara khusus, tentang Pecel Lele Lela, kecuali situs FBnya sendiri atau websitenya sendiri. Pas deh!


Sehabis gue kasih kartu nama gue dan sticker dobeldobel.com yang gue selipin di satu media tabloid komunitas, gue pesen makanan utamanya. Menu yang gue pilih Pecel Lele bumbu Padang. Hmmmm, baru nyebut namanya aja gue udah ngiler. Ternyata gue hanya perlu ngerogoh 16 ribu perak. Busyet dah...lelenya segede lengan anak gue... gwued dhe' buanget.. Pasti ini lele dumbo lagi hamil dan kesengat tawon kali yah?
Baru ngelihat gue udah MAU kenyang, hahahaha! Apalagi minumnya Teh Botol gue cuma perlu bayar seribu perak (?) Huik? nggak salah harga neh? Tapi emang gitu kenyataannya....

So right now, I must finish this job well done.... I gegares tuh ikan lele bumbu padang ampe bersih... (ampe lupa segalanya bos.... nggak tahu deh, gue lagi laper... doyan apa KALAP? Ampe segitu napsunya gue makan lele).


Petualangan nikmat menghabiskan seekor lele dumbo goreng raksasa di Pecel Lele Lela hari pertama gue ke sana, ternyata bakalan berlanjut di kemudian hari dengan bertemu sang pemilik sekaligus penemu dan CEO dari merk Pecel Lele Lela, yakni Mr. Rangga Umara. Hmmm nanti gue ceritain lebih lanjut hasil wawancara ekslusif gue sama lelaki muda yang kayaknya sering bernampilan tradisional batik trendi ini.


Oh ya perlu gue kasih tahu neh... di Pecel lele Lela kalimalang, fasilitas ruangan untuk acara reunian, atau tongkrongan komunitas, arisan dan lainnya kayaknya pas banget. Lahan parkir yang lumejen luas, kapasitas kursi yang juga lumayan mampu menampung setidaknya 50 orang lebih. Belum lagi di sana ada banyak pilihan so... kalu mau reservasi tempat bisa menghubungi (021) 326.91.625 atau bisa langsung dengan sang pendiri (founder) Rangga Umara di (021) 70.463.463 atau kamu-kamu bisa kunjungi langsung ke Jl. Raya Kalimalng, Blok A No. 5-7 Lampiri Jakarta Timur.

Sidik Rizal - kelanakuliner.com

Senin, Juli 27, 2009

Pendekar Gurame Goreng: Aquarium Resto, Rumah Makan Keluarga Terlengkap


Sup Guramenya Tak Ada Banding
Family Resto, Aquarium, Live Music, Catering, Nasi Box, Playground, Education Toys, Free Access Internet.


Bekasi, kelanakuliner.com
Mulai dari pertigaan Pekayon, Kemang Pratama, saya sudah melihat sebuah bilboard atau baliho yang menunjukkan gambar maskot Pendekar Gurame Goreng. Saya pun langsung mencium aroma tersendiri untuk menuliskan keunikan kuliner dari rumah makan ini, apalagi balioho/billboardnya yang dominan berwarna merah ini sudah mengundang daya tarik tersendiri. Hmm pasti ada sesuatu yang sangat menarik di sini, dan saya yakin itu.

Setelah menelpon ke nomor telepon yang terpampang jelas di baliho dan membuat janji dengan seorang wanita di seberang sana, akhirnya saya diminta menemui pak Subarkah, sang manajer resto. Sayangnya saya tak bisa bertemu hari itu, baru beberapa hari saya bisa menemui pengelola, yang ternyata masih paman (uwak) dari pemiliknya, yang disinyalir adalah Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Mas Guntur Laope? (Wah kebetulan banget neh gue udah lama ngejar profil tokoh kapolres kota Bekasi ini, tapi apa bener tempat ini punya dia...? Padahal pak Subarkah membantahnya. Menurut satu sumber yang nggak mau disebut namanya, RM ini milik seorang perwira menengah di Polda Metro Jaya).

Subarkah, pensiunan pegawai negeri di Depdagri yang kebetulan menangani Sumber Daya Manusia, memang diminta pemiliknya untuk mengelola resto yang telah berdiri semenjak 2003 ini. Subarkah sendiri menceritakan ia baru masuk di awal tahun 2006 setelah masa pensiunnya sebagai pegawai negeri di tahun 2005.
Perubahan manajemen pun dilakukan oleh Subarkah demi melanjutkan usaha yang sudah berjalan 2 tahun berjalan saat ia ditawari untuk memegang pengelolaan rumah makan ini. Konsep produksi mulai dari pembenahan kualitas menu masakan dan bumbu menjadi prioritas utama yang harus dirubah. Termasuk dalam hal iniadalah SDM. Subarkah pun merekrut koki profesional yang kelak akan merubah semua menu masakan yang pernah ada menjadi lebih modern dan berkualitas. Bumbu-bumbu lama yang masuk kategori nomor dua dibuang dan diganti total dengan menu kelas satu. Sekalipun mahal, tapi niat kuat untuk m erubah pencitraan resto akuarium lebih penting.

Tak kurang jutaan dikeluarkan oleh sang pemilik dalam pembenahan masalah bumbu saja. Subarkah mengakui, tak ada yang lebih penting daripada kualitas bumbu yang sangat menentukan rasa. Toh akhirnya, Akuarium Restonya akhirnya dicintai para pelanggan yan g kebanyakan adalah keluarga. Targetnya untuk merubah pencitraan kualitas menu masakan berhasil digarap dengan baik oleh Subarkah, tinggal masalah SDM.

Dari koki andalan dia berusaha mempertahankan pelayanan dengan manajemen pelatihan dan transfer pengetahuan serta keahlian ke karyawan yang baru. Hal ini dilakukan secara sistematis oleh Subarkah, sehingga ketika karyawan lama, sang koki andalan itu berhenti kerja, maka regenerasi karyawan baru tetap berjalan. Masalah SDM terselesaikan, dan sekali lagi lelaki berusia 55 tahun ini berhasil membereskan masalah manajemen Akuarium Resto, Pendekar Gurame Goreng.

Kini masalah pelayanan dan tempat. Kebetulan sekali sang pemilik, yang juga masih keponakannya ini, termasuk seorang yang kreatif dalam banyak hal. Misalnya ide untuk meletakkan aquarium kecil yang berisi seekor ikan mas di atas meja untuk menambah suasana aquariumnya, atau tulisan-tulisan bijak yang ditempelkan di tiang-tiang utama gedung atau di tembok-tembok yang begitu atraktif. Seolah sang pemilik ingin memberikan suasana bahwa para pengunjung bukan saja bisa mengenyangkan perut mereka tapi juga mendapatkan pencerahan dengan kata-kata bijak yang mungkin bermanfaat.

Belum lagi fasilitas free internet Wifi, atau life music dan televisi serta arena bermain anak-anak balita. Lebih uniknya lagi, Subarkah mengatakan bahwa manajemen dan pemilik merencanakan akan membangun lapangan futsal demi memanjakan para tamu bila mereka sedang menunggu makanan pesanan mereka diantarkan. Suatu trik pelayanan yang sangat inovatif dan tentunya canggih. Membuat pelanggan bukan saja kenyang tapi sehat dan kembali segar setelah keluar dari resto akuarium Pendekar Gurame Goreng ini.

Lalu bagaimana dengan menu andalan yang disajikan di Akuarium Resto Pendekar Gurame Goreng ini?
Sajian utama yang menjadi primadona adalah SOUP GURAME (disebutnya SOP GURAME), dan saya berani memberi label 3 bintang untuk rasanya. Saat saya mencoba kaldu supnya yang kental, Wuiiihhh! Ajiiib banget rasanya bukan hanya lezat gurih tapi juga segar dan hangat sekaligus.

Kaldu ayamnya begitu kuat dicambur dengan wangi rempah dan empuknya daging gurame. Saya berani taruh Anda rela membayar berapa saja (sesuai kantong Anda dong!) untuk dapat mencicipinya lagi. Hehehehe! Saya sendiri tak bisa menahan diri untuk tidak menghabiskan sup ikan gurame ini, tapi saya tetap harus minta komentar anak dan istri saya tentang rasanya dari pendapat dan lidah mereka. Mereka mengangguk... setuju!

Masakan gurame andalan Akuarium Resto, menurut Subarkah adalah Gurame Goreng dalam dua ukuran baik yang kecil maupun yang besar. Jangan heran bila Deddy Mizwar yang jadi pelanggan tetap sangat menyukai Gurame Goreng olahan mereka. Bahkan krew film sinetron "Kepompong" kerap nongkrong istirahat makan untuk memesan menu masakan gurame ini.

Kemudian ada juga Gurame Asam Manis, Gurame Asam Pedas dan terutama Gurame Bakar. Kesemua menu masakan gurame itu tersedia dalam dua ukuran, yakni ukuran kecil dan besar dan biasanya ukuran kecil untuk porsi dua orang sedangkan yang besar untuk porsi 4 orang.

Akuarium Resto juga menyajikan the Home Cooking Faovourite seperti Kangkung Hot Plate, Cah kangkung, Capcay, Sapi Lada Hitam, Sapo Tahu, Tahu jepang Hot Plate, Udang Goreng Telur Asin dan Udang Saos Padang.

Subarkah juga menambahkan bahwa segala macam menu bisa dipesan walaupun tidak ada di dalam daftar menu. Hal ini demi keinginan pelanggan. Itulah sebabnya dia memastikan menerima pesanan antar untuk pelanggan rutin yang tak sempat datang ke tempat mereka. Sayangn ya baru bisa menerima pesan antar dalam radius kurang dari 5 km saja.

AKUARIUM RESTO
Pendekar Gurame Goreng
Jl. Wibawa Mukti 2 No. 81
Jatiasih Bekasi
Telp. Reservasi Deliveri
(hanya untuk radius 5 km)
(021) 822.5353

Sidik Rizal, dobeldobel.com


Tulisan terkait tentang Pendekar Gurame Goreng

Pendekar Gurame Goreng, Aquarium Resto
(Akuarium Resto)
Aku gak ingat alamat lengkapnya, tapi letaknya di daerah Komsen Bekasi. Restoran keluarga yang nyaman, enak, dan yang pasti gak mahal hehehe…. Cocok untuk merayu anak yang susah makan, ‘coz di tempat ini banyak sekali kolam ikan, akuarium, bahkan di sepanjang dinding bagian dalam resto dipajang aquarium besar. Gak tau ikan apa tapi lumayan menyegarkan mata yang penat.
Yang lebih seru lagi di tiap meja terdapat satu akuarium kecil berisi ikan koki ato koi, jadi anak-anak makan sambil menikmati ikan berenang. Oya, ada juga tempat untuk live music, jadi bis makan kenyang mo nyanyi juga boleh.
Sesuai namanya, menu andalan di sini adalah gurame. Dibakar, goreng, asam manis, asam pedas. Tapi ayam gorengnya juga enak, bumbunya meresap sampai ke dalam, hmmm… Saking serunya liat ikan aku lupa foto makanannya hehehe… tapi boleh dicoba gurame asam manis dan bakarnya. Cukup enak. Yang buat aku penasaran pada saos gurame asam manisnya ada buah ato apa berwarna merah diiris tipis, rasanya enak tenan. Aku sangat familiar dengan rasanya tapi sampe skarang gak ingat namanya. Duh, penasaran!
Pokoknya kalo pengen makan di tempat sejuk, santai melepaskan lelah, tapi gak mo jauh-jauh ya datang aja ke sini. Lumayan enak kok. Palagi kalo diiringi music dan hujan gerimis, wahh…..

Pendekar Gurame Goreng: Aquarium Resto, Rumah Makan Keluarga Terlengkap


Sup Guramenya Tak Ada Banding
Family Resto, Aquarium, Live Music, Catering, Nasi Box, Playground, Education Toys, Free Access Internet.


Bekasi, kelanakuliner.com
Mulai dari pertigaan Pekayon, Kemang Pratama, saya sudah melihat sebuah bilboard atau baliho yang menunjukkan gambar maskot Pendekar Gurame Goreng. Saya pun langsung mencium aroma tersendiri untuk menuliskan keunikan kuliner dari rumah makan ini, apalagi balioho/billboardnya yang dominan berwarna merah ini sudah mengundang daya tarik tersendiri. Hmm pasti ada sesuatu yang sangat menarik di sini, dan saya yakin itu.

Setelah menelpon ke nomor telepon yang terpampang jelas di baliho dan membuat janji dengan seorang wanita di seberang sana, akhirnya saya diminta menemui pak Subarkah, sang manajer resto. Sayangnya saya tak bisa bertemu hari itu, baru beberapa hari saya bisa menemui pengelola, yang ternyata masih paman (uwak) dari pemiliknya, yang disinyalir adalah Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Mas Guntur Laope? (Wah kebetulan banget neh gue udah lama ngejar profil tokoh kapolres kota Bekasi ini, tapi apa bener tempat ini punya dia...? Padahal pak Subarkah membantahnya. Menurut satu sumber yang nggak mau disebut namanya, RM ini milik seorang perwira menengah di Polda Metro Jaya).

Subarkah, pensiunan pegawai negeri di Depdagri yang kebetulan menangani Sumber Daya Manusia, memang diminta pemiliknya untuk mengelola resto yang telah berdiri semenjak 2003 ini. Subarkah sendiri menceritakan ia baru masuk di awal tahun 2006 setelah masa pensiunnya sebagai pegawai negeri di tahun 2005.
Perubahan manajemen pun dilakukan oleh Subarkah demi melanjutkan usaha yang sudah berjalan 2 tahun berjalan saat ia ditawari untuk memegang pengelolaan rumah makan ini. Konsep produksi mulai dari pembenahan kualitas menu masakan dan bumbu menjadi prioritas utama yang harus dirubah. Termasuk dalam hal iniadalah SDM. Subarkah pun merekrut koki profesional yang kelak akan merubah semua menu masakan yang pernah ada menjadi lebih modern dan berkualitas. Bumbu-bumbu lama yang masuk kategori nomor dua dibuang dan diganti total dengan menu kelas satu. Sekalipun mahal, tapi niat kuat untuk m erubah pencitraan resto akuarium lebih penting.

Tak kurang jutaan dikeluarkan oleh sang pemilik dalam pembenahan masalah bumbu saja. Subarkah mengakui, tak ada yang lebih penting daripada kualitas bumbu yang sangat menentukan rasa. Toh akhirnya, Akuarium Restonya akhirnya dicintai para pelanggan yan g kebanyakan adalah keluarga. Targetnya untuk merubah pencitraan kualitas menu masakan berhasil digarap dengan baik oleh Subarkah, tinggal masalah SDM.

Dari koki andalan dia berusaha mempertahankan pelayanan dengan manajemen pelatihan dan transfer pengetahuan serta keahlian ke karyawan yang baru. Hal ini dilakukan secara sistematis oleh Subarkah, sehingga ketika karyawan lama, sang koki andalan itu berhenti kerja, maka regenerasi karyawan baru tetap berjalan. Masalah SDM terselesaikan, dan sekali lagi lelaki berusia 55 tahun ini berhasil membereskan masalah manajemen Akuarium Resto, Pendekar Gurame Goreng.

Kini masalah pelayanan dan tempat. Kebetulan sekali sang pemilik, yang juga masih keponakannya ini, termasuk seorang yang kreatif dalam banyak hal. Misalnya ide untuk meletakkan aquarium kecil yang berisi seekor ikan mas di atas meja untuk menambah suasana aquariumnya, atau tulisan-tulisan bijak yang ditempelkan di tiang-tiang utama gedung atau di tembok-tembok yang begitu atraktif. Seolah sang pemilik ingin memberikan suasana bahwa para pengunjung bukan saja bisa mengenyangkan perut mereka tapi juga mendapatkan pencerahan dengan kata-kata bijak yang mungkin bermanfaat.

Belum lagi fasilitas free internet Wifi, atau life music dan televisi serta arena bermain anak-anak balita. Lebih uniknya lagi, Subarkah mengatakan bahwa manajemen dan pemilik merencanakan akan membangun lapangan futsal demi memanjakan para tamu bila mereka sedang menunggu makanan pesanan mereka diantarkan. Suatu trik pelayanan yang sangat inovatif dan tentunya canggih. Membuat pelanggan bukan saja kenyang tapi sehat dan kembali segar setelah keluar dari resto akuarium Pendekar Gurame Goreng ini.

Lalu bagaimana dengan menu andalan yang disajikan di Akuarium Resto Pendekar Gurame Goreng ini?
Sajian utama yang menjadi primadona adalah SOUP GURAME (disebutnya SOP GURAME), dan saya berani memberi label 3 bintang untuk rasanya. Saat saya mencoba kaldu supnya yang kental, Wuiiihhh! Ajiiib banget rasanya bukan hanya lezat gurih tapi juga segar dan hangat sekaligus.

Kaldu ayamnya begitu kuat dicambur dengan wangi rempah dan empuknya daging gurame. Saya berani taruh Anda rela membayar berapa saja (sesuai kantong Anda dong!) untuk dapat mencicipinya lagi. Hehehehe! Saya sendiri tak bisa menahan diri untuk tidak menghabiskan sup ikan gurame ini, tapi saya tetap harus minta komentar anak dan istri saya tentang rasanya dari pendapat dan lidah mereka. Mereka mengangguk... setuju!

Masakan gurame andalan Akuarium Resto, menurut Subarkah adalah Gurame Goreng dalam dua ukuran baik yang kecil maupun yang besar. Jangan heran bila Deddy Mizwar yang jadi pelanggan tetap sangat menyukai Gurame Goreng olahan mereka. Bahkan krew film sinetron "Kepompong" kerap nongkrong istirahat makan untuk memesan menu masakan gurame ini.

Kemudian ada juga Gurame Asam Manis, Gurame Asam Pedas dan terutama Gurame Bakar. Kesemua menu masakan gurame itu tersedia dalam dua ukuran, yakni ukuran kecil dan besar dan biasanya ukuran kecil untuk porsi dua orang sedangkan yang besar untuk porsi 4 orang.

Akuarium Resto juga menyajikan the Home Cooking Faovourite seperti Kangkung Hot Plate, Cah kangkung, Capcay, Sapi Lada Hitam, Sapo Tahu, Tahu jepang Hot Plate, Udang Goreng Telur Asin dan Udang Saos Padang.

Subarkah juga menambahkan bahwa segala macam menu bisa dipesan walaupun tidak ada di dalam daftar menu. Hal ini demi keinginan pelanggan. Itulah sebabnya dia memastikan menerima pesanan antar untuk pelanggan rutin yang tak sempat datang ke tempat mereka. Sayangn ya baru bisa menerima pesan antar dalam radius kurang dari 5 km saja.

AKUARIUM RESTO
Pendekar Gurame Goreng
Jl. Wibawa Mukti 2 No. 81
Jatiasih Bekasi
Telp. Reservasi Deliveri
(hanya untuk radius 5 km)
(021) 822.5353

Sidik Rizal, dobeldobel.com


Tulisan terkait tentang Pendekar Gurame Goreng

Pendekar Gurame Goreng, Aquarium Resto
(Akuarium Resto)
Aku gak ingat alamat lengkapnya, tapi letaknya di daerah Komsen Bekasi. Restoran keluarga yang nyaman, enak, dan yang pasti gak mahal hehehe…. Cocok untuk merayu anak yang susah makan, ‘coz di tempat ini banyak sekali kolam ikan, akuarium, bahkan di sepanjang dinding bagian dalam resto dipajang aquarium besar. Gak tau ikan apa tapi lumayan menyegarkan mata yang penat.
Yang lebih seru lagi di tiap meja terdapat satu akuarium kecil berisi ikan koki ato koi, jadi anak-anak makan sambil menikmati ikan berenang. Oya, ada juga tempat untuk live music, jadi bis makan kenyang mo nyanyi juga boleh.
Sesuai namanya, menu andalan di sini adalah gurame. Dibakar, goreng, asam manis, asam pedas. Tapi ayam gorengnya juga enak, bumbunya meresap sampai ke dalam, hmmm… Saking serunya liat ikan aku lupa foto makanannya hehehe… tapi boleh dicoba gurame asam manis dan bakarnya. Cukup enak. Yang buat aku penasaran pada saos gurame asam manisnya ada buah ato apa berwarna merah diiris tipis, rasanya enak tenan. Aku sangat familiar dengan rasanya tapi sampe skarang gak ingat namanya. Duh, penasaran!
Pokoknya kalo pengen makan di tempat sejuk, santai melepaskan lelah, tapi gak mo jauh-jauh ya datang aja ke sini. Lumayan enak kok. Palagi kalo diiringi music dan hujan gerimis, wahh…..

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]