Tampilkan postingan dengan label Komunikasi Kampanye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunikasi Kampanye. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 15, 2009

Apa singkatan Unik Para Capres-Cawapres 2009

Adu Sakti Ilmu Komunikasi
dalam Kampanye Capres-Cawapres



Bekasi, dobeldobel.com
Melihat dan mendengar kabar langsung dari Bandung saat pendeklarasian Capres yang paling ditunggu dan bikin penasaran banyak partai koalisi, mungkin pendeklarasian Demokrat dengan cawapresnya, SBY-Budiono. Bahkan saat pendeklarasian itu berlangsung akhirnya dihadiri juga oleh koalisi partai walau terlambat datang (PKS) (padahal sudah terlanjur berita tersiar bahwa PKS kecewa karena tak diajak diskusi untuk penentuan cawapresnya SBY). Itulah hebatnya basa-basi politik di negeri ini, walau sebagian orang berpendapat ini adalah dinamika demokrasi. Bahkan pilihan SBY terhadap Budiono sebagai cawapres adalah hal yang sangat logis, (padahal sebelumnya ada kuat dugaan untuk kubu non partai, Sri Mulyanilah cawapresnya).

Dan jargon yang resmi dikeluarkan tak lain adalah SBY-Berbudi. Hal itu disampaikan Gamawan Fauzi, politisi asal Partai Demokrat yang juga Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya di acara Deklarasi SBY-Boediono di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/5/2009) pukul 19.53 WIB. "SBY Berbudi bisa berarti sebenarnya tapi juga bisa berarti SBY bersama Boediono," terangnya lebih lanjut. Namun bukan berarti jargon ini tidak menimbulkan kontroversi. Bahkan ada blogs yang mengatakan bahwa jargon SBY-Berbudi agak narsis. Belum lagi saat sebelum deklarasi dilaksanakan Jargon untuk pasangan capres-cawapres dari partai Demokrat ini beberapa saat setelah nama Budiono muncul maka jargon SBY-No lah yang paling tinggi dijumpai dalam situs internet melalui Google Search Engine (yang mencapai 13.205 tulisan) jika dibandingkan kemungkinan jargon lain seperti SBY-Budiono, SBY-Ono atau SBY-Udin (dasar penulis konyol... hehehehe, lucu aja kalo usulan jargonnya SBY-Udin, kok nggak "sound-catching" banget deh!) Demikian pula SBY-Berbudi yang baru 19 tulisan di Wordpress atau sekitar 5,060 hasil telusur untuk SBY-Berbudi. (0.09 detik).

Terus bagaimana dengan pasangan capres-cawapres lain. Untuk Jusuf Kalla - Wiranto, mungkin capres ini yang kombinasi jargonnya paling menarik untuk diucapkan mulut orang Indonesia, yakni JK-Win (dan itu mencapai 76 tulisan). JK-Win (yang berarti JK menang ini) memang pada awalnya adalah jargon yang mau dipakai, tapi entah bagaimana, justru deklarasi resminya ternyata lebih memilih JK-Wiranto. Padahal Hit JK-Win cukup tinggi di mesin pencari Google, yakni sekitar 942,000 hasil telusur untuk JK-Win. (0.31 detik). Sedangkan JK-Wiranto hanya mencapai sekitar 310,000 hasil telusur untuk JK-Wiranto. (0.21 detik). Mungkin karena kuatir keselip dengar maka kata JK-Win tidak jadi dipilih. (Ya lu bayangin aja sendiri kalo salah ucap -slip off the tounge- "Je- KaWin" kan nggak enak dengernya. Sekalipun maknanya sangat bagus terdengar buat yang biasa dan tahu bahasa Inggris. Lah kalo di daerah?)

Jargon Capres-Cawapres Megawati Prabowo Subianto juga termasuk lumayan apik, yakni Mega-Pro (Wah Honda buanget! --- Bisa-bisa dapat dukungan sponsor perusahaan motor terbesar dari Jepang neh? Hitnya aja luar biasa tinggi sekitar 14,000,000 hasil telusur untuk Mega-Pro. (0.05 detik)). Hit kata Megawati-Prabowo sendiri lumayan tinggi yakni sekitar 459,000 hasil telusur untuk Megawati Prabowo. (0.09 detik)

Tapi kira-kira siapa sih dari ketiga calon ini yang akan masuk ke putaran ke-dua pemilihan capres-cawapres? Banyak analisis yang menilai (pastinya jadi 2 pasangan lah.... masak jadi 4?). Namun bisakah kita menilai dan menghitungnya dari kalkulasi di atas kertas berdasarkan perhitungan data dari perolehan kursi DPR pasca pengumuman resmi KPU?
Kalau menurut Agung laksono yang penasaran apakah SBY-Berbudi dan JK-Wiranto bisa masuk putaran kedua, maka justru itulah kemungkinan terbesar.

Mari kita hitung dari perkiraan quick count perolehan suara di parlemen. Dari jumlah 9 partai terbanyak, Dimana Demokrat dan koalisinya (PKS, PAN, PPP, PKB, PBB) memperoleh (setelah kalibrasi) = 25,2% + 9,3% + 7,3% + 6,6% + 6,4% = 25,2 (Demokrat) + 29, 6 (Koalisi) = 54,8%. (Nyaris 60 persen dari perolehan suara nasional setelah kalibrasi)

Sedangkan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPU adalah =
Demokrat...= 148 kursi (20,85%)
PKS..............= 59 kursi (7,88%)
PAN..............= 42 kursi (6,01%)
PPP...............= 39 kursi (5,32%)
PKB..............= 26 kursi (4,94%)
-------------------------------------------
Total Kursi..= 314 kursi (45 %) dari 560 kursi yang kini ada di DPR (2009-2014)

Sedangkan Pasangan JK-Wiranto penghitungan dukungan partai adalah:
Golkar........= 108 kursi (14,45%)
Hanura.......= 15 kursi (3,77%)
-------------------------------------------
Total Kursi..= 123 kursi (18,22%) dari 560 kursi yang kini diperebutkan

Dan pasangan Mega-Pro perolehan dukungan parlemennya adalah:
PDIP............= 93 kursi (14,03%)
Gerindra.....= 30 kursi (4,46%)
-------------------------------------------
Total Kursi..= 123 kursi (18,49%)

Melihat ini sudah penghitungan di atas kertas berdasarkan data perolehan kursi (parlemen) maka bisa dipastikan kalau SBY pasti masuk ke putaran kedua. Dan dua pasangan capres-cawapres lainnya akan bergelut dengan sangat kuat demi masuk ke putaran kedua. Sepertinya dari jumlah prosentase pasangan Mega-Pro (18,49%) memang lebih punya peluang besar untuk bisa lolos ke putaran kedua. Tapi itu bukanlah jadi tolok ukur mutlak. Karena pada Pilpres 2009 kali ini, para calon harus berjuang keras melalui mekanisme struktur partai agar bisa memperoleh suara langsung rakyat pendukungnya.

Perlu diingat bahwa pada pileg yang lalu, sebenarnya partai Demokrat sudah membuktikan, bahwa kemenangannya karena figur SBY. Namun juga perlu diketahui, bahwa PDIP-Gerindra sepertinya mempunyai kartu truf, dengan figur Prabowo yang memang kuat secara finansial dan berlatarbelakang militer. Sedangkan di sisi JK-Wiranto, JK mempunyai kekuatan finansial yang lumayan besar ditambah figur militer Wiranto. Tinggal bagaimana nanti komunikasi kampanye yang mereka lakukan. Apakah saling menyerang langsung atau dengan kemasan komunikasi cantik yang lihai bermain kata?

Ada satu yang perlu diingat dalam komunikasi kampanye pilpres pada putaran pertama dan kedua ini. dobeldobel.com mensinyalir bahwa kasus AA adalah kuda hitam yang akan mempengaruhi siapa yang bisa masuk ke pilpres putaran kedua.

Sidik Rizal (Mencoba nggak mau untuk liar berasumsi seperti teman saya dulu)

Rabu, April 01, 2009

Kembali Menyoal Masalah Kampanye Lucu & Unik

Kembali Menyoal Poster/Baliho/Banner Kampanye Lucu, Unik, Aneh
di Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Semakin sering kita jalan ke satu daerah maka akan sering pula kita dapati baliho-baliho kampanye yang aneh dan lucu. Kadang kita jadi rindu untuk melihat baliho aneh, lucu dan baliho "katrik" (ini saking katroknya). Secara bawah sadar kita sebenarnya membutuhkan hiburan dalam perjalanan kita di luar sana. Baik itu yang ringan maupun yang susah dicerna tapi memancing otak untuk bereaksi dan merekam ingatnya (memorable view).

Dan kalau sudah begitu maka semakin pusing deh mencari yang teramat unik dan lucu dari sekian banyak baliho atau poster yang MENGOTORI jalan dan sarana umum di seluruh daerah. Mau tahu kenapa saya malah nekad memusingkan kepala dan menambah pening saja dengan memperhatikan gaya KOMUNIKASI sang calon anggota dewan (CAD)? (Padahal nggak dikin yang asbun dan ngobral janji... belum lagi yang NARSIS... nggak kuku nahan geli)

Pertama kita bisa memetik pelajaran berharga (yah paling nggak nanti kalo gue mau jadi CALEG alias Calon Anggota Legislatif nggak norak dan katrok lagi... "ja'im mode on"). Bagaimana membuat sebuah media komunikasi kampanye yang santun tapi bombastis, sederhana tapi cerdik, tidak maksa namun cerdas, nggak norak tapi sangat menarik perhatin (eye-catchy gitu deh)... Nyeni (artistik getuh) tapi efisien, elegan tapi efektif... (Nah makin binun kan?)

Lihat neh saya urutkan beberapa poster/baliho/banner berdasarkan beberapa kategori dan kreatifitasnya berkomunikasi... Mulai dari yang kreatif dulu.

Cara berkomunikasi banner/baliho/poster yang paling kreatif ada pada beberapa foto berikut ini.

1. DAMIN SADA, caleg PPP DPRD Provinsi dapil Kota Bekasi dan kabupaten Bekasi no. urut 8. (dan masih caleg yang fenomenal untuk ukuran daerah dari luar Jakarta), dengan fotonya bersama OBAMA dan OSAMA inilah maka blogs saya mendapat respon positif dari kantor berita luar negeri seperti REUTERS, Inggris, dan CNN Amerika Serikat. Buset banbget neh caleg... wajahnya yang cenderung "nggak nyeremin" dibanding ketenaran nama besarnya di kota dan kabupaten Bekasi. Caleg mantan preman yang juga mantan Lurah (Kepala Desa) ini lebih pantas jadi artis sinetron... (Walaupun mungkin dia akan kebagian jadi tokoh penjahat kelas kakap atau kelas cere sekaligus). Tapi memang DAMIN SADA, adalah calon legislator yang paling polos dan terbuka dalam mengungkapkan isi kepala dan ide-ide nyelenehnya yang pernah saya temui. Tidak jarang ia memiliki ide cukup orisinil... Maklum dia memang orisinil anak daerah... (Dan pasti dengan roman mukanya yang lucu, si Damin Sada bertanya kepada saya... Orisinil itu paan yah? Hahahahaha saya menjawab dengan senang hati kepada calon orang besar ini, Orisinil itu ASLI bang).

Makanya tahu kan kenapa ia saya masukkan ke dalam barisan ide kreatif teratas dari kreatifitas caleg lain? Penilaian saya dia orang "jujur yang apa adanya" dan bukan tipe orang partai "culas yang ada apanya"...
(uups sodare-sodare... maaf saya bukan kampanyain dia... karena dia orang PPP sementara saya simpatisan PKS... makanya pasti saya lagi nggak kampanyein dia loh!!!!??? kalo nggak percaya tanya deh toko sebelah!)

2. Yang KEDUA ini jatuh kepada Suharti (bukan Suharto).... hahahaha caleg wanita PAN DPRD Kota Bekasi dapil Bekasi Selatan dan Jatiasih no. urut 5 ini memang cukup banyak bikin baliho/poster/banner. Tapi mungkin hanya yang bertemakan SUHARTI dan SUHARTO saja bisa mengundang perhatian orang. Dengan keywordnya Bukan zamannya Suharto, sebuah media luar negeri mengomentari, "Nggak ada hubungannya mantan presiden RI Suharto dengan caleg PAN, hanya kemiripan nama saja yang mengundang perhatian orang banyak disekitarnya". Sayang sekali, baliho ini pernah diturunkan oleh sang caleg, karena ia mendapatkan kecaman justru dari internal partainya.... Kasian banget deh lo... Suharti atau kak Hang pun tidak kehilangan akal... dia coba merevisi desainnya dengan mencoret nama Suharto dan mengaburkan gambar Suharto. Tapi sekali lagi sayang... tidak dipasang (mungkin bukan karena nggak dibolehin sama internal partai atau teman-temannya, tapi karena waktu pemasangan yang sudah cukup terlambat...hihihi)

3. Urutan ke tiga kreatif ditempati oleh caleg PKS, Ahmad Fauzi, DPRD Kota Bekasi, dapil Bekasi Timur no. urut 7. Calon anggota legisatif dari partai dakwah ini mencoba tokoh kartun Kungfu Panda yang film layar lebarnya begitu box office di Indonesia. Mang tokoh pahlawan kartun 3d Kungfu Panda bisa menggambarkan sosok dirinya yang LUCU (sayang dia nggak ada gelar Lc -- gelar juru dakwah-- di belakang namanya seperti kebanyakan caleg PKS lainnya). Dia mencoba menganalogikan bahwa dia berusaha untuk menjadi tokoh pahlawan keadilan tapi sekaligus warrior (prajurit). Dengan kemasan prajurit keadilan (justice warrior) yang lucu, dan tidak memberikan kesan sombong atau narsis... bahkan menyenangkan dan lucu kan??? (Untung aja bukan cewek... pasti lucu kan pahlawan cewek tapi berbadan seperti panda yang mbotoh kayak gentong)... Belum lagi matanya yang dihitamkan, persis sekali dengan sang tokoh kartun.

Saya menilainya dia cukup cerdik, dan finishing desain grafisnya juga lumayan cantik. Sebenarnya dia bisa dimasukkan dalam urutan pertama dalam segi kreatifitas, namun karena konten (isi artinya mas Tukul... kalau nggak tahu apa itu konten=content) nya tidak bisa menggantikan ide orisinal Damin Sada PPP dan idenya Suharti PAN maka saya masukkan ia yang ketiga.

4. Kemudian yang ke empat juga ditempati oleh caleg PKS, Rahman Tamin, DPRD Kota Bekasi dengan no. urut 7. Caleg ini kebetulan mantan seorang desainer grafis (wah ada juga ya graphic designer yang jadi caleg???) maka dalam mengkomunikasikan poster/baliho/banner kampanyenya dia mengutamakan efektifitas komunikasi. Kata 7 RT adalah keysign dan keyword utamanya. 7RT (dan kedengarannya seperti ada 7 erte /7 RT yang mendukung Rahman Tamin. Padahal itu adalah no. urut calegnya, dan inisial namanya RT=Rahman Tamin. Seandainya dia punya no urut 70 sekalipun, tetap aja dia beruntung... kan pasti dia desain 70RT gede-gede.... hahahaha pasti tuh orang bacanya "wah ada 70 RT ngedukung neh caleg....) Belum lagi dengan manisnya, di atasnya ada tulisan kecil Relawan di atas 7RT yang sangat dominan. Makanya saya setujut dia masuk urutan banner/poster/baliho terkreatif ke 4. Hidup bang Ustadz Rahman Tamin... (Nah kalo ini gue sekarang lagi kampanyein caleg yang dulu pernah jadi senior gue di PII... heheheh)

5. Yang berikutnya masuk kategori (sengaja lah... tapi saya menilainya dari segi redaksi dan faktor desain grafis adalah yang kedua). Baliho Harty Muntako, caleg PDIP DPRD Kota Bekasi no.urut 3 ini memang didesain oleh orang yang hanya tahu bagaimana membuat sesuatu dengan tujuan "bombastis" tapi malah "blunder" dan cenderung "katrok" (ini istilah saya untuk kata "MENIPU PUBLIK". Gimana nggak katrok dan menipu publik.... Coba perhatikan kata yang paling atas... Satu-satunya caleg perempuan di Bekasi Timur... Saya tahu maksudnya itu untuk mengundang perhatian orang... tapi malah jadi blunder... kenapa coba... Karena kata-kata - Satu-satunya caleg perempuan di Bekasi Timur jadi tidak efektif dan mengundang cibiran apalagi di samping baliho dia adalah baliho/banner/poster caleg perempuan lainnya yang berasal dari dapil yang sama.... (Ala makjan... hare genneh mau ngebohongin publik dengan kata-kata nggak mutu...) Kan bisa menimbulkan persepsi miring... "wah ini mah nggak beda jauh deh sama pemimpinnya..."

Saya seh nggak nyalahin sang caleg... tapi saya lebih mengkritisi sang "kreator" desain... pastilah ia konsultan kampanye yang "kepepet" nyari ide kreatif... (Ahaa... asal gue dapat ide ANEH gue pasti BISA... hahahahaha... nggak laku tauk???)

Berani taruh...(GUE TARUHAN RATUSAN JUTA SESUAI DENGAN KONTRAK POLITIK PARA CALEG KEBANYAKAN DUIT, KALO CALEG INI SANGAT DIRUGIKAN DENGAN BALIHONYA YANG NOTORIOUS INI) kalo kreatif norak kayak gitu malah "kontra produktif" sekali lagi kontra produktif Ibu-Ibu... inilah dia contoh kampanye komunikasi yang "blunder" dan "kontra produktif".... (Sorry gue sebel banget sama kreatif idenya apalagi sama yang buat idenya... abis "kaku" dan "cupu banget"... Untung aja gue nggak tegaan nyebutin namanya di internet... kalo gue sebutin... berani taruh tuh orang nggak akan punya pekerjaan lagi di bidang kreatif... hahahah alias Pensiun Dini)

6. Berikutnya caleg Partai Demokrat, H. Azhar Laena, SE. Saya menganggap poster dan baliho terlucu, karena paan coba? Liat aja cara dia menulis nama H. Azhar Laenanya.

Karena dia punya pengalaman pahit dengan koleganya, yang juga menggunakan nama gelar haji yang sama dengan H. dan dibaca oleh orang banyak "Hendrikus" lah... atau lainnya (biasanya karena black campaign!!! wahai Ibu-ibu sekalian).

Jadi kita maklumkan kenapa dia menulis lengkap dan jelas gelar hajinya dengan nama Haji Azhar Laena, SE.

Padahal SE-nya juga potensial untuk di-black campaign kan? Ada yang tahu nggak SE nya itu apa? Bisa aja kan SE= Susah E'ek... atau Sarjana Ecek-ecek atau apalah lainnya... Jadi kenapa neh sang caleg nggak nulis lebih lengkap lagi di poster/banner/balihonya... Haji AZHAR LAENA Sarjanah Ekonomih (sengaja begitu mbacanya, maklum kita pan orang Bekasih???) hehehe (gubrak!)

7. Berikutnya kategori desain fotrografik terlucu, jatuh pada caleg PAN, MANDRA YS, caleg DPR RI dapil Jakarta Timur. Ini caleg udah bawaan orok lucunya. Kesialannya mempunyai wajah yang nggak ganteng, justru merupakan keberuntungan besar. Gimana nggak Blessing in Disguise, sang tokoh bintang sinetron dan bintang film sekaligus selebritis kelas nasional ini, memang terkenal mempunyai ekspresi komersil dan unik. (Pokoknya jangan ngebayangin kalo dia jadi anggota dewan... karena sudah seperti yang kita semua duga... PASTI Pentas sandiwara di parlemen lebih seru dan kocak dengan kehadirannya). Salut buat Bang Mandra. Caleg artis dan selebritis yang memang nggak ada matinya... ngomong-ngomong KAPAN MATINYA neh BANG? (hehehehe pasti dia nggak marah... justru dia bales ucapan gue ama jawaban kayak geneh "Yah abis lu mati duluan ajah... pan begetuh perjanjiannye Dik?")

Kalau udah begini jadi susah kan nyari nyang aneh dan lucu... abis para caleg itu biasanya TALK THE WALK... harusnya mereka kan WALK THE TALK yah... (amit-amit deh kalo anda nggak ngerti maksud saya)...

Talk the Walk=Ngomongin apa yang dijalaninya (ini bisa narsis bisa JUGA pamer), sedangkan WALK the TALK= Menjalankan apa yang diomongin.

Sementara ini aja dulu... kalo mau lihat fofo yang lain... liat foto aku di facebook aku... dik_rizal@yahoo.com, okeh?)
Sidik Rizal

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]