Tampilkan postingan dengan label Caleg Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Caleg Wanita. Tampilkan semua postingan

Kamis, Maret 12, 2009

Ada lagi baliho yang lucu walau ngikut-ngikut

Kemarin kemarin ini saya dihubungi oleh seorang fotografer dari harian Reuters Inggris karena tulisan saya di blogs ini mengenai alamat dimana saya dapatkan lokasi baliho Damin Sada yang berdampingan dengan Obama dan Osama bersalaman.

Pada awalnya saya terkejut, tapi saya coba cari tahu berita apa seh yang sudah dan pernah dimuat Reuters Inggris itu yang ada kaitannya dengan Obama dan Osama. Ternyata saya tahu kemudian bahwa, Reuters pernah "SALAH KETIK" nama calon presiden AS, Obama menjadi Osama. Hal itu menuai protes di negeri Paman Sam. Banyak rakyat Amerika Serikat yang tidak setuju, dengan salah tulis, ketik nama capres mereka dari Obama dan Osama. (Logikanya, kalau salah tulis, berarti tulisannya kan jauh banget huruf "b" dan "s". Terus kalau salah ketik? Lihat aja tuts-nya di kibod, emang huruf "b" deket dengan "s"? Kayaknya enggak deh. Jadi si penulis memang sengaja memelesetkan tulisan tentang capres AS tersebut. Dan ini dianggap pelecehan bagi rakyat Amerika Serikat.

Jadi kesimpulannya saat wartawan Reuters mau mencari foto baliho Obama dan Osama bersalaman (berdampingan juga caleg PPP DPRD Jawa Barat, Damin Sada), adalah salah satu alasan yang berhubungan dengan tulisan kontroversial itu. Entah apa yang ada di benak sang fotografer yang kini jadi satu kolega saya.

Dan setelah itu saya pun mengirim sms massal ke kolega dan para tokoh yang saya kenal. Salah satu respon yang saya terima adalah dari caleg PDIP, Harty S. Muntako. Kemudian dia mengagumi ide kreatif baliho Damin Sada. Saya pun tertarik menawarkan ide kreatif berdasarkan pengalaman tersebut. Memang seh akhirnya dia akan menjadi nomor dua. (Menurut konsulitan kampanyenya, Bunda. Harty S. Muntako bukanlah tipe follower -- pengikut -- dalam hal berkampanye). Saya percaya itu. Tapi saya perlu perlihatkan desain baru baliho caleg PDIP no.3, DPRD Kota Bekasi untuk dapil Bekasi Timur ini, yang akhirnya tidak jadi dibuat ini, karena alasan Panwaslu sudah melarang pembuatan baliho. (Sayang banget... mana bikinnya pake meres otot dan banting otak lagi... cuma diganti biaya ngeprint 25.000 perak... itung-itung pengalaman tahu isi kepala orang).

Senin, Februari 02, 2009

20% Education Budget Allocation Unsafe

sumber : http://www.sfeduresearch.org/content/view/357/77/lang,id/ Tuesday, 07 October 2008

JAKARTA, MEDIA INDONESIA - The allocation of the education budget of 20% in the RAPBN 2009 is unsafe because it can be affirmed that it will not be managed properly. The larger the education budget, the higher the possibility of leaking, in regards the corruptive mental of the managers of the budget.

"I am worried about the increase in the education budget as much as 20% in the RAPBN 2009, without company of tight supervisory commitment and well-prepared program. Corruption will bloom again,” says education observer of Universitas Negeri Jakarta, HAR Tilaar, in Jakarta, yesterday. This evaluation was delivered in response to the findings of BPK and the report submitted by Indonesia Corruption Watch (ICW) concerning the mismanagement and misuse of budget at the Department of Education in the second semester 2007 which reached more than Rp815 billion {Media Indonesia, (9/24). According to Tilaar, the misuse of the education budget is not only the faults of asset management but it is also caused by the non-existence of program according to the needs at the organization control system of the central government.

Critics towards this misuse were also mentioned by member of Commission X DPR RI Aan Rohanah which considered the Department being too contented with the increase of budget without having any clear program.

"Asset management and organization must be improved by the Department of Education. The General Inspector should not merely proclaim an acknowledgment but also a soulution on how to solve the problem,” says Aan.

The weakness in asset management which was indicated by Tilaar and Aan is what gives opportunity to corruption. However, this was objected by the General Inspector of the Department of Education Muhammad Sofyan in a press conference, yesterday.

"If there is in fact a misuse, what kind is it? The budget misuse meant by ICW does not automatically classify under corruption. Procurement at the Department of Education is always accompanied by proof and physical form,”

He even concludes that the misuse mentioned by BPK is only limited to the weakness in asset management.

=====================================================================

SUMBER : ANTARA NEWS

Tuesday, 16th September 2008 11:16

Jakarta, (ANTARA News) - The House of Representatives (DPR)`s Comission X is satisfied with the Indonesian government`s decision to put 20 percent of the 2009 State Budget (RAPBN) aside for education.


The favorable comments were heard here Monday in a working meeting discussing the 2009 State Budget between the Comission X and representatives of the minitries of national education, culture and tourism, and youth and sport affairs.

"To make use of it maximally, the government must make priority and educational top programs," a legislator from the Prosperous Justice Party (PKS) faction, Aan Rohanah, said.

"The government must increase the quantity and quality of the budget for School Operational Service (BOS)," she said, adding that the Constitution clearly stated that "Each and every citizen must enjoy elementary education and the government must pay for it."

The welfare of teachers and lecturers was also a topic of the meeting.

"The government must pay extra attention to efforts to increase the qualifications, professionalism and welfare of teachers and lecturers," said Rohanah, adding that without professional and adequately-paid teachers, education in Indonesia would not improve nor be competitive.

The allocation for education in the 2009 State Budget had been set at Rp75.551 trillion or up significantly from only Rp 48 trillion in the 2008 State Budget.(*)

COPYRIGHT © 2008 Antara News

Minggu, Februari 01, 2009

Halidah Hatta, Caleg Gerindra no.1 dapil DKI Jakarta 2

Beda Partai, Meutia & Halidah Hatta
Tak Mau Disebut Jago Kandang
Elvan Dany Sutrisno
- detikPemilu


Jakarta - Sejumlah anak-anak dari tokoh Indonesia ramai-ramai merapatkan barisan sebagai caleg dari berbagai partai. Salah satunya dari keluarga Hatta, Halidah Hatta dan Meutia Hatta. Namun keduanya berbeda partai karena tak mau dibilang jago kandang.

"Kalau kita berdua dalam satu partai, berarti seperti berada dalam satu keranjang cuma jago kandang," ujar Halidah di Warung Sehat dan Murah miliknya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2009).

Menurut Halidah, selama ini orang tidak menganggap Bung Hatta. Padahal Bung Hatta adalah a head of this time (founding father). Setiap pemikiran Bung Hatta tidak pernah diadopsi.

"Kalau ada yang diadopsi misalnya koperasi malah dipelintir. Seharusnya itu kan bottom-up tetapi yang terjadi tidak demikian," jelasnya.

Dengan alasan itulah, kedua kakak beradik Hatta ini memutuskan masuk ke partai yang berbeda. Dirinya di Gerindra, sedangkan Meutia di Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

"Sehingga dengan adanya Halidah di sini dan Meutia di sana, maka akan semakin tersebar. Itu pemikiran Bung Hatta. Sehingga azas ekonomi kerakyatan dapat dirasakan rakyat," tegasnya. ( gus / ndr )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

=======================================================================

Sabtu, 31/01/2009 11:49 WIB

Caleg Gerindra
Halidah Hatta 'Dagang' Soto Ayam,
Warga Kebayoran Lama Makan Gratis

Elvan Dany Sutrisno - detikPemilu

Jakarta - Caleg nomor 1 dapil DKI Jakarta 2 Halidah Hatta akan meresmikan Warung Sehat dan Murah Gerindra. Warung itu akan dibuka di Jl Pulo Kenanga Raya, Kemandoran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2009).

Warung ini akan menjual soto ayam seharga Rp 4.000 dan minuman seharga Rp 1.500. Peresmian warung ini akan diramaikan dengan 3 diva dan Yuni Shara. Di warung tersebut, terpasang poster bergambar Halidah dengan nomor pilihannya dan gambar serta nomor Partai Gerindra.

Jelang peresmian, 3 diva bersama Halidah saling ngobrol dengan sejumlah warga sekitar yang berkerumun di dekat warung. Warga ingin bertemu dan melihat selebriti papan atas Indonesia dan anak tokoh Indonesia tersebut.

Rencananya, Halidah akan membagi-bagikan soto ayam secara gratis kepada warga setelah peresmian. (gus/ita)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

DELIVERY SERVICE : (021)30565629 - HOTLINE: (021)606.36235 - 081385.386.583


Waroeng d'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]
Waroeng D'har

Waroeng d'har masakan khas Medan Deli

Mungkin hanya di tempat ini satu-satunya restoran yang menyajikan makanan khas masakan Medan Deli, makanan melayu yang akrab buat kebanyakan orang Indonesia [...]